
Fahmi menghampiri ana dengan membawa makanan yang diinginkan ana
"nih nasi gorengnya sudah jadi silahkan di makan tuan putri"ucap Fahmi lembut
ana langsung memakan makanan yang telah disajikan Fahmi
Fahmi yang melihat ana memakan dengan lahap pun tergiur ingin mencobanya.
"gmn an rasanya enak"tanyanya
"enak sekali mau nih"sambil menyodorkan sendok yang berisi nasi
Fahmi tidak menolak sedikitpun saat makanan masuk kedalam mulutnya Fahmi langsung berlari menuju wastafel untuk memuntahkan makan itu.
"an ini sangat asih buang saja ya"ucap Fahmi sambil mengambil makanan ana
"jangan dibuang ini sangat enak"ucap ana dengan mata yang berkaca-kaca
"ini asin sayang lebih baik bikin lagi"
"aku maunya itu hiks"ucap ana menangis
bibi yang melihat itu langsung menghampiri mereka.
"tuan lebih baik makanannya di kasih kembali pada nyonya mungkin memang keinginan Dede bayinya"ucap bibi pelan
Fahmi yang tidak tega pun memberikan kembali piringnya kepada aja
"udh jangan nangis lagi"ucap Fahmi sambil menghapus air mata ana
ana langsung melahap makanannya kembali.
tiba tiba
Ting tong Ting tong
__ADS_1
bunyi hell rumah
"saya permisi tuan mau membuka pintu"ucap bibi pamit
saat bibi membuka pintu terlihat ada seseorang yang berpakaian minim dengan rambut yang terurai panjang, bertubuh sexy.
"ada yang bisa saya bantu nona"tanya bibi
"emm apakah benar ini rumah Fahmi"tanya seseorang
"iya"
"boleh saya bertemu dengannya"tanyanya
"tunggu sebentar saya panggilkan dulu"ucap bibi
bibi langsung menutup pintunya kembali dan menuju meja makan.
"emm tuan ada tamu yang ingin bertemu dengan tuan"ucap bibi sopan
"tidak tau tuan tapi iya seorang perempuan"
"kamu tunggu sini ya aku keluar dulu"ucap Fahmi sambil berdiri menuju pintu
saat Fahmi membuka pintu betapa kagetnya Dinda yang sedang bertamu kerumahnya.
"ada apa"tanya Fahmi the points
"emm Fahmi aku kangen banget sama kamu"ucap dinda sambil memeluk Fahmi
ana yang mendengan suara itu penasaran siapa wanita itu, iya yang penasaran langsung menuju ke luar
"siapa mas"tanya ana betapa kangetnya ana saat melihat suaminya berpelukan dengan wanita lain
Fahmi yang melihat ana Langsung melepaskan pelukan Dinda
__ADS_1
"emm ini tidak seperti apa yang kamu lihat sayang"ucap Fahmi sambil mendekat kearah ana
ana hanya diam dan langsung masuk kedalam kamar,Fahmi yang melihat ana pergi langsung mengejarnya
"ternyata itu istri Fahmi bisa bisanya Fahmi memilih wanita bertubuh gendut dan jelik dibandingkan dengan aku yang cantik dan sexy aku akan rebut Fahmi dari dia"ucap Dinda dalam hati
sedangkan ana langsung menuju ruang tamu dan mengunci pintu.
"hiks aku kira kamu beneran sayang sama aku mas"
"hiks hiks ternyata aku selama ini sudah dibohongi"ucap ana sesegukan
Fahmi mengetok pintu tapi tidak juga dibuka oleh ana
"an sayang buka pintunya aku bisa jelasin semuanya dengerin dulu penjelasan ku"ucap Fahmi
tapi tidak ada jawaban dari dalam
"bik bibi"teriak Fahmi
"iya tuan"
"ruang tamu ada kunci cadangan"tanya Fahmi
"ada tuan tapi kuncinya ada didalam kamar tamu"
ehhhh
Fahmi menjambak rambutnya sendiri,Fahmi tidak memperdulikan Dinda Yang sedang duduk di sofa
"udah lah sayang biarin aja"ucap dinda
"ngapain kamu masih disini pulang sana dan jangan pernah datang kembali"ucap Fahmi mengusirnya tapi dinda tidak peduli
Fahmi terus mengetok pintunya
__ADS_1