
sesampainya Fahmi di kamar
"nih minum dulu supaya badan kamu enakan"ucap Fahmi sambil menyodorkan teh
Fahmi membantu ana menyenderkan badannya di pinggir kasur.
"kamu kenapa kok bisa seperti ini"tanya Fahmi
"gak tau bang tiba tiba bangun tidur perut gak enak kepala pusing"ucap ana lemah
"periksa aja yuk kedokteran takut terjadi sesuatu"tanya Fahmi
"mungkin cuman masuk angin aja bang nanti juga baikan"ucap ana menolah
ana langsung menidurkan badannya lagi karna sudah tidak kuat menopang badannya
"ya sudah istirahat Abang ke bawah dulu ya bikinin kamu bubur"ucap Fahmi sambil berjalan menuju pintu
Fahmi sudah sampai di dapur dia bingung cara bikin bubur
"duh gimana sih gw kan gak bisa bikin bubur"ucap Fahmi bingung
Fahmi langsung mengambil hpnya dan membuka you tobe mencari tutorial buat bubur setelah menemukan iya langsung membuatnya
setengah jam kemudian bubur yang di buat pun jadi tapi rasanya masih rahasia karna Fahmi takut untuk merasakannya.
dapur sudah seperti gudang karna ulah Fahmi yang mengobrak abrikan dapur sesampainya dikamar Fahmi melihat ana sedang memejamkan matanya tandanya sednag tidur 😂
"bangunin apa enggak ya tapi dia belum makan"ucap Fahmi menggoyangkan tubuh ana
"an bangun yuk makan dulu kamu belum sarapan"ucap Fahmi pelan
__ADS_1
ana membuka matanya karna ada yang menggoyangkannya
"bangun dulu yuk Abang udh bikinin km bubur"ucap Fahmi lembut
"suamin"ucap ana manja
Fahmi membantu ana untuk duduk.
"kamu masih pusing?"tanya Fahmi
"sedikit"ucapnya
Fahmi menyuapi ana saat sendok yang di pengang Fahmi mau memasukkan kemulut ana tiba tiba ana ingin muntah dan berlalu menuju kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya kembali
Fahmi yang melihat ana pun langsung berlari menuju kamar mandi
"an kamu baik baik aja kan?"tanya Fahmi
ana pingsan dan Fahmi mengangkat tubuh ana yang lumayan berat tapi harus kuat
sesampainya di kasur Fahmi mengambil hpnya dan menelfol dokter Nuri dokter yang khusus untuk menangani keluarga Fahmi
"hallo"cap fahmi
"iya tuan ada yang bisa saya bantu"tanya dokter Nuri
"cepat kerumahku ku tunggu 5 menit lagi aku kirim lokasinya"ucap Fahmi langsung mematikan hpnya
5 menit kemudian dokter Nuri telah sampai dan langsung masuk kedalam menuju tempat Fahmi
tok tok tok
__ADS_1
"masuk" ucap Fahmi
dan dokter Nuri langsung masuk kedalam
"ada apa tuan"tanya Nuri
"cepat periksa istriku"ucap Fahmi tegas
dokter Nuri pun langsung mengecek keadaan ana yang sedang pingsan itu.
setelah mengecek keadaan ana dokter Nuri tersenyum kenapa hayoooooo......
"kamu kenapa senyum senyum"tanya Fahmi
"santai saja istri kamu hanya kelelahan dan selamat ya"ucap dokter Nuri terpotong karna Fahmi langsung berbicara
"selamat selamat apa istriku sedang sakit"bentak Fahmi
"selamat kamu akan jadi papa tuan"ucap dokter Nuri tersenyum
Fahmi membelalak tak percaya jika iya sebentar lagi akan jadi ayah.
"tuan lebih baik jika nyonya di bawa dokter kandungan untuk memeriksa keadaan bayi tuan"ucap dokter Nuri
"terimakasih nanti aku transfer uang 2x lipat"ucap Fahmi bahagia
dokter Nuri langsung keluar dari kamar itu.
sedangkan fahmi masih tak percaya jika iya akan jadi papa.
tiba riba tangan ana bergerak pertanda sudah sadar saat membuka mata pemandangan pertama yang iya liat adalah suaminya..
__ADS_1