Si Gendut

Si Gendut
part 5


__ADS_3

sesampainya Fahmi di kamar


"nih minum dulu supaya badan kamu enakan"ucap Fahmi sambil menyodorkan teh


Fahmi membantu ana menyenderkan badannya di pinggir kasur.


"kamu kenapa kok bisa seperti ini"tanya Fahmi


"gak tau bang tiba tiba bangun tidur perut gak enak kepala pusing"ucap ana lemah


"periksa aja yuk kedokteran takut terjadi sesuatu"tanya Fahmi


"mungkin cuman masuk angin aja bang nanti juga baikan"ucap ana menolah


ana langsung menidurkan badannya lagi karna sudah tidak kuat menopang badannya


"ya sudah istirahat Abang ke bawah dulu ya bikinin kamu bubur"ucap Fahmi sambil berjalan menuju pintu


Fahmi sudah sampai di dapur dia bingung cara bikin bubur


"duh gimana sih gw kan gak bisa bikin bubur"ucap Fahmi bingung


Fahmi langsung mengambil hpnya dan membuka you tobe mencari tutorial buat bubur setelah menemukan iya langsung membuatnya


setengah jam kemudian bubur yang di buat pun jadi tapi rasanya masih rahasia karna Fahmi takut untuk merasakannya.


dapur sudah seperti gudang karna ulah Fahmi yang mengobrak abrikan dapur sesampainya dikamar Fahmi melihat ana sedang memejamkan matanya tandanya sednag tidur 😂


"bangunin apa enggak ya tapi dia belum makan"ucap Fahmi menggoyangkan tubuh ana


"an bangun yuk makan dulu kamu belum sarapan"ucap Fahmi pelan

__ADS_1


ana membuka matanya karna ada yang menggoyangkannya


"bangun dulu yuk Abang udh bikinin km bubur"ucap Fahmi lembut


"suamin"ucap ana manja


Fahmi membantu ana untuk duduk.


"kamu masih pusing?"tanya Fahmi


"sedikit"ucapnya


Fahmi menyuapi ana saat sendok yang di pengang Fahmi mau memasukkan kemulut ana tiba tiba ana ingin muntah dan berlalu menuju kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya kembali


Fahmi yang melihat ana pun langsung berlari menuju kamar mandi


"an kamu baik baik aja kan?"tanya Fahmi


ana pingsan dan Fahmi mengangkat tubuh ana yang lumayan berat tapi harus kuat


sesampainya di kasur Fahmi mengambil hpnya dan menelfol dokter Nuri dokter yang khusus untuk menangani keluarga Fahmi


"hallo"cap fahmi


"iya tuan ada yang bisa saya bantu"tanya dokter Nuri


"cepat kerumahku ku tunggu 5 menit lagi aku kirim lokasinya"ucap Fahmi langsung mematikan hpnya


5 menit kemudian dokter Nuri telah sampai dan langsung masuk kedalam menuju tempat Fahmi


tok tok tok

__ADS_1


"masuk" ucap Fahmi


dan dokter Nuri langsung masuk kedalam


"ada apa tuan"tanya Nuri


"cepat periksa istriku"ucap Fahmi tegas


dokter Nuri pun langsung mengecek keadaan ana yang sedang pingsan itu.


setelah mengecek keadaan ana dokter Nuri tersenyum kenapa hayoooooo......


"kamu kenapa senyum senyum"tanya Fahmi


"santai saja istri kamu hanya kelelahan dan selamat ya"ucap dokter Nuri terpotong karna Fahmi langsung berbicara


"selamat selamat apa istriku sedang sakit"bentak Fahmi


"selamat kamu akan jadi papa tuan"ucap dokter Nuri tersenyum


Fahmi membelalak tak percaya jika iya sebentar lagi akan jadi ayah.


"tuan lebih baik jika nyonya di bawa dokter kandungan untuk memeriksa keadaan bayi tuan"ucap dokter Nuri


"terimakasih nanti aku transfer uang 2x lipat"ucap Fahmi bahagia


dokter Nuri langsung keluar dari kamar itu.


sedangkan fahmi masih tak percaya jika iya akan jadi papa.


tiba riba tangan ana bergerak pertanda sudah sadar saat membuka mata pemandangan pertama yang iya liat adalah suaminya..

__ADS_1


__ADS_2