Si Gendut

Si Gendut
part 8


__ADS_3

ana menunggu suaminya yang belum pulang waktu sudah menunjukkan pukul setengah tiga.


tiba tiba


tin tin tin bunyi klakson mobil


ana melihat mobil Fahmi yang sedang menuju garasi.


"sayang"ucap ana bergelut manja


"muach"cium Fahmi


"gimana jadi yang mau ke dokter"tanya Fahmi


"iya jadi"jawab ana antusias


ana langsung masuk kedalam rumahnya sambil menggandeng tangan suami di pertengahan jalan Ana melihat mertuanya sedang menatap mereka berdua.


"mau kemana nih kok bahagia banget"tanya mama


"aku sama Anna mau pergi ke dokter kandungan untuk mengecek dede bayi sekalian mau pamit pulang"ucap Fahmi


"loh udah mau pulang aja nggak mau nginep nih"tanya papa


"enggak pah nanti lain kali aja"ucap Fahmi menolak


"kamu gak butuh pembantu kasihan loh jika ana terus membersihkan rumah dalam keadaan hamil"ucap papa


"iya pak nanti aku bakal cari pembantu untuk membersihkan rumah sekalian shef"ucap Fahmi.


Ana dan Fahmi sudah berpamitan pulang kepada orang tuanya ana tidak bertemu dengan lala karena Lala sedang berada di luar negeri bersama cowoknya.


mereka berdua langsung menuju ke rumah sakit sampainya di rumah sakit

__ADS_1


"yuk turun"ucap Fahmi Sambil membukakan pintu mobil ana


mereka berdua bergandengan tangan menuju dokter kandungan


tok tok tok


"iya masuk"ucap dokter


"ada yang bisa saya bantu tuan nyonya"tanya dokter sopan


"tolong periksakan istri saya"ucap Fahmi dingin


"silakan nyoya berbaring di sini"ucap dokter sambil menunjukkan tempat tidur minim


dokter langsung memeriksa keadaan ana


"tuan lihat ke monitor itu"ucap dokter


"itu apa kok kayak ada biji" tanya Fahmi khawatir


hufff


Fahmi bersyukur karena tidak terjadi apa-apa kepada ana.


setelah mengecek kandungan mereka berdua langsung menuju rumah karena tidak ada lagi yang ingin mereka kunjungi.


sesampainya di rumah ana terlelap di dalam mobil karena dari rumah sakit ke rumahnya cukup jauh, Fahmi yang melihat ana terlelap pun tersenyum


"gmn ya bangunin apa gendong"ucap Fahmi bingung karena melihat anak yang sedang terlelap tidak tega untuk membangunkannya Fahmi pun menggendong dengan berat hati.


🏵️🏵️🏵️🏵️


pagipun tiba

__ADS_1


ana telaga elesai menunaikan sholatnya dengan Fahmi,. ana langsung berlalu menuju kamar mandi karna perutnya terasa tidak enak.


Fahmi yang melihat ana berlari ke kamar mandi langsung menyusulnya dan memijat lengkuk leher ana


"udh baikan"tanya Fahmi


"iya mas"ucap ana semboyan


Fahmi menuntun ana menuju kasur untuk istirahat


"kamu mau makan apa sayang"tanya Fahmi sambil memegang perut ana yang masih rata.


"anak ayah jangan bikin mamamu sakit ya nak, kamu mau makan apa anak ayah"ucap Fahmi tidak ada sautan dari bayinya kan masih rata hahahahahha


"aku mau makan nasi goreng buatan kamu mas"ucap ana


"y udh mas bikinin dulu ya kebawah kamu tunggu sini"ucap Fahmi sambil berdiri


"aku mau ikut"ucap ana dengan gemez


Fahmi menuntun ana menuju meja makan


"kamu tunggu sini ya"ucap Fahmi meninggalkan ana


"duhh gimana ini"ucap Fahmi bingung


"bik "


"iya tuan"ucap bibi Marni


"bik kasih tau saya cara bikin nasi goreng"ucap Fahmi dingin


"biar saya aja tuan yang membuatkannya"tawar bibi

__ADS_1


"tidak usah ini kemauan calon bayi saya"ucap Fahmi menolak


bibi langsung memberikan cara caranya dan nasi goreng buatan Fahmi pun jadi


__ADS_2