
sesampainya dikamar
Fahmi merebahkan tubuh ana di kasur perlahan karna takut menganggu tidurnya.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
pagi pun tiba
ana membuka matanya perlahan karna perutnya ada yg menimpanya.
"kok aku bisa ada disini"
perlahan ana menurunkan tangan Fahmi kebawan
dan langsung membuka kamar mandi dan menguncinya.
Fahmi yg sedang tidur dan meraba kesamping tidak ada orang iya kaget dan langsung berdiri
"ana kamu dimana"tanya Fahmi sambil mencari ke balkon
sedangkan ana didalam kamar mandi hanya duduk sambil main air.
Fahmi yg melihat pintu kamar mandi tertutup langsung mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban karna ketakutan Fahmi yang sangat besar hingga akhirnya dia mengambil kunci cadangan kamar mandi.
saat membuka pintu kamar mandi Fahmi melihat ana sedang melamun dipinggir bethub sambil memainkan air.
Fahmi langsung menghampiri ana dan memeluknya dari belakang.
ana yg kaget langusng melihat ke belakang
"kamu kenapa sayang"tanya Fahmi
__ADS_1
tapi ana tidak menjawabnya
"aku tau kamu salah faham tentang Dinda yg mengirim tespek kan?
ana menganggukkan kepalanya.
"dia hanya berbohong sayang supaya kita bertengkar dan berpisah karna dia ingin menggantikan tempat kamu sebagai istri aku"
"dan anak yg dikandung Dinda bukanlah anakku tapi anak orang lain"ucap Fahmi panjang lebar
ana yang mendengar semuanya langsung tarik nafas dan membuangnya perlahan dan membalas pelukan Fahmi.
"kamu ngapain disini sayang kok melamun"tanya kembali Fahmi
"aku hanya ingin bermain air saja"ucap bumil
"udh yuk keluar nanti kamu kedinginan disini kasinah dedek bayinya"ucap Fahmi sambil mengelus perut ana
sesampainya di dapur
"mama sedang apa"tanya ana
"mama lagi masak sayang"ucap mama
"aku bantu ya mah"
"jangan sayang perut kamu sudah besar nanti kamu kesusahan membantunya"bukan mama yg menjawab melainkan Fahmi
"boleh ya mah"ucap ana dengan mata yg berkaca kaca
"iya boleh kamu potong sayur aja ya"
__ADS_1
ana langsung mengerjakan pekerjaannya sedangkan fahmi lebih memilih keruang kerjanya karna ada pekerjaan yg tertunda.
tiba tiba......
"auuu"ucap ana kesakitan karna tangannya kena pisau
"kamu kenapa sayang"tanya mama khawatir
"gak papa ma cuma kena pisau dikit"
Fahmi yg sedang berada di ruang kerjanya sambil melihat sisi tv dapur kaget saat melihat tangan ana terkena pisau.
"kamu kenapa sayang"tanya Fahmi
"gak papa mas cuma kena pisau dikit"ucap ana tersenyum karna Melihat kekhawatiran Fahmi
"gak papa gimna ini keluar darah sayang"bentak Fahmi sambil memasukkan jari ana kemulutnya.
ana yg dibentak langsung menunduk karna iya sensitif terhadap bentakan😂
Fahmi yang sadar karna membentak ana langsung menatap kearah ana yang sedang menunduk
"maafkan mas ya sayang mas gak sengaja membentak"ucap Fahmi sambil memeluk tubuh ana
ana hanya menganggukkan kepalanya.
sedangkan mama sudah meninggalkan dapur karna kebelet pipis.
"ya sudah mulai sekarang kamu jangan kedapur lagi ya aku Bakan menyuruh Alex untuk mencari pembantu"ucap Fahmi sambil menuntun ana ke ruang tamu
sebenarnya dirumah Fahmi punya pembantu tapi sudah berhenti satu Minggu yang lalu karna anaknya sakit dan tidak ada yang mengurusinya.
__ADS_1
fahmi mengobati luka ana yg tidak terlalu besar itu tapi dibesar besarkan olehnya.