
"bik buka pintunya"
Fahmi dan ana melanjutkan makan.
bibi saat membuka pintu iya melihat nyonya dan Lala
"eh nyonya"ucap bibi menunduk
"Fahmi sama ana ada bik"tanya mama
"ada nyonya mereka sedang sarapan"
mama dan Lala langsung menuju meja makan
"eh mama"kagetnya Fahmi saat melihat mamanya
ana yang melihat mama dan Lala langsung berdiri dan mencium tangan mamanya.
"gimana kabar kamu sayang"
"Alhamdulillah mah"
"aku kangen banget sama Kaka ipar"sambil menghamburkan kepelukan ana
"aku juga"
Fahmi dan mama yang melihat itu hanya tersenyum bahagia karna keakrabannya.
"udh berapa bulan usia kehamilanmu an"tanya mama
"20 Minggu ma"
"kapan USG?"
"sekarang mah ini mau jalan"
"ya sudah kalian hati" dijalan mama sama Lala tunggu disini"
Fahmi dan ana langsung berangkat menuju rumah sakit,
__ADS_1
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sesampainya di rumah sakit ana dan Fahmi tidak perlu mengantri karna rumah sakit milik keluarga Fahmi.
"ada yang bisa saya bantu tuan"tanya dokter sopan
"tolong periksakan istri saya"
"silahkan nyonya"ucap dokter sambil menunjukkan tempat tidur minim
dokter langsung memasangkan gel keperut ana dengan perlahan dan memasangkan alat.
"tuan liat ke monitor"
Fahmi langsung melihat kemonitor iya melihat ada dua kantong yang bergerak
"itu apa"tanya Fahmi
"nyonya sedang mengandung bayi kembar tuan"
Fahmi yang mendengarkan langsung tersenyum bahagia sambil mencium tangan ana.
sedangkan ana sudah bergelinang air mata karna bahagia.
"ada yang kamu buruhkan sayang"tanya Fahmi
"emm enggk mas"ucap ana sambil mengelus perutnya
mereka berdua telah sampai di rumah iya segera membukakan pintu mobil dan menuntun ana keluar.
"mas aku baik baik saja"kata ana risih karna dipengang
Fahmi tidak memperdulikan ucapan ana iya terus memegang tangan ana sampai masuk ke dalam rumah.
"assalamualaikum"
"waalaikum salam gimana sayang hasilnya"tanya mama penasaran
"Alhamdulillah kandungan ana baik baik saja dan mama akan punya cucu kembar"ucap Fahmi
__ADS_1
"jadi ana hamil kembar"
"iya ma"
mama yang mendengarkannya langsung memeluk ana dan mencium pipi ana.
"makasih sayang akhirnya mama bakal punya cucu"
"jadi mulai hari ini kamu jangan cape" ya mama dan Lala Bakal tinggal disini sampai papa kembali"
"papa kemana mah"tanya ana
"papa sedang ada bisnis diluar negeri sayang"
Mama langsung menyuruh ana untuk istirahat karena tidak ingin menantunya kelelahan.
"mas kamu ke kamar dulu aja aku ingin bertemu Lala"
"iya tapi jangan lama lama"
ana langsung menuju kamar Lala
"Lala"ucap ana sambil membuka pintu
"eh ana sini masuk gimana yang USG"
"Alhamdulillah anak aku kembar"
Lala yang mendengar langsung menghamburkan kepelukan ana
"aaaa aku bakal jadi aunty"
"kamu masih mau lanjutin kuliah"tanya Lala
"gk tau la aku bingung itu terserah mas Fahmi"
Lala yang mendengarkan ucapan ana pun langsung mengalihkan pembicaraan karena tidak ingin membuat sekali badannya pusing karena masalah kuliah.
"la aku tambah gendut ya"tanya ana karna sekarang baju" ana sudah banyak yang gk muat
__ADS_1
"enggk kok kamu makin cantik kalok gendut itu wajar karna kamu sedang hamil"
Fahmi Yang sedang menunggu ana di kamar tidak kembali langsung menghampirinya. iya menguping sedikit saat Lala membicarakan tentang kuliah dan berat badan iya hanya kasihan pada ana karna masa remajanya sudah hamil.