
ana dan Fahmi langsung berangkat menuju rumah ana di pertengahan jalan Fahmi menghentikan mobilnya.
"kok berhenti bang"ucap ana gugup
"gw mau bicara"ucap Fahmi
ana mulai gelisah
"an soal tadi malem itu gue gak ada maksud buat mengambil mahkota lu ada seseorang yang menaruh obat didalam minumanku saat sedang di klub aku tidak bisa menahan nya maafkan aku ya ya aku bakal tanggung jawab"ucap Fahmi panjang lebar sambil memegang tangan ana.
ana hanya mengangguk
"tapi gimana dengan masa depanku bang aku masih pengen kuliah"ucap ana dengan mata yang berkaca kaca
"gimana kalok kita nikah aja nanti masalah kuliah biar Abang yang urus"ucap Fahmi
"tapi kan aku masih skolah bang gmn kalok anak anak tau"ucap ana
"gak ada tapi tapian Minggu depan kita nikah"ucap Fahmi tegas
"emangnya Abang mau punya istri yang gendut kayak aku"ucap ana
Fahmi langsung terdiam
"nanti bang Fahmi di ejek mantannya karna nikah sama aku si tubuh gendut"ucap ana ngotot
"gak bakal"ucap Fahmi
merekapun sampai dirumah ana
Fahmi hanya mengantarnya sampai depan pagar karna ada miting mendadak
satu Minggu berlalu
Fahmi menceritakan semua kejadian yang dia alami dengan ana ayah dan ibunya merestuinya apalagi Lala bahagia akhirnya ana. bisa jadi kakak iparnya
hari ini adalah hari pernikahan ana dan Fahmi
ana sedang di rias oleh Mia berkelas di sebuah hotel bintang 5
__ADS_1
"kamu cantik banget sih"kata Mia yang sedang mempercantik wajah ana
"makasih kak"ucap ana
selesai sudah ana dengan baju yang berwarna putih agak sesak itu,tiba tiba ada yang mengetok pintunya
tok tok tok
"masuk"kata Mia
lalapun langsung masuk kedalam dia terpana saat melihat kecantikan ana
"an sumpah kamu cantik banget"ucap Lala
"makasih Lala"ucap an
"udh tuk kita kebawah mempelai prianya sudah menunggu"kata Mia
lala langsung menggandeng tangan ana untuk turun kebawah setibanya di bawah
Fahmi tidak mengedipkan matanya karna kecantikan ana yang begitu terpancar fahmi tidak mempermasalahkan gendut atau tingginya ana.
"mari kita mulai apakah mempelai prianya sudah siap"tanya penghulu
"siap pak"ucap Fahmi gugup
"kamu ikuti saya bicara ya
(saya terima nikah dan kawinnya Anastasya dengan Fahmi Siwon dengan mas 100gram dengan itu dibayar tunai)
"saya terima nikah dan kawinnya Anastasya dengan Fahmi Siwon dengan mas 100gram dibayar tunai"ucap Fahmi
"gimana para saksi sah"
"saaaaaaaah"
Alhamdulillah
"ana ciumlah tangan suamimu dan Fahmi mencium kening ana"ucap papa Fahmi
__ADS_1
setelah semuanya selesai para tamu menghampiri mereka sambil mengucapkan selamat.
"huu capek banget kakiku"ucap ana
"capek ya yuk kekamar"ucap Fahmi
"kan belum selesai acaranya bang"ucap ana
"udh gak papa ada papa dan mama yang bisa ngurus yuk kita pamit dulu sama mereka"ucap Fahmi
mereka berdua menghampiri mama dan papa
"mah pah aku kemar ya kasihan ana kecapean"ucap Fahmi
"iya menantuku pasti capek udh sana kekamar" ucap mama
mereka berdua langsung menuju kamar hotel
saat membuka pintu mereka berdua dikagetkan karna ada banyak bunga di atas kasur
"wah bangus banget dekorasinya"ucap ana
"kamu suka"kata Fahmi
"iya"ucap ana sambil berjalan ke sofa dan kedudukan tubuhnya disana
"kok tiduran disitu sini aja biar enak an kakinya bisa leluasa"kata Fahmi
"enggak bang aku tidur disini aja"ucap ana
Fahmi langsung berjalan menuju sofa dan mengangkat tubuh ana
"bang turunin,aku berat loh"ucap ana
"enggak kok gak berat"ucap Fahmi menahan
mereka berdua berdua langsung tidur tanpa mengganti baju dan membersihkan make up karna lelah
ke esokan harinya
__ADS_1