
ana menatap wajah suaminya yang sedang mengobati lukanya itu.
"iya aku tau aku ganteng"ucap Fahmi karna sadar istinya sedang menatapnya
ana yang mendengar itu langsung melihat kelain arah karna malu.
"sudah"ucap Fahmi sambil membereskan kotak P3K
"mas aku mau bantu mama dulu ya"ucap ana ngeyel
"satu langkah kamu ke dapur aku buat kamu gak bisa jalan satu hari"ucap Fahmi tegas
ana yang mendengar itu langsung duduk kembali karna takut dikurung suaminya.
"mas seperti ini karna aku sayang sama kamu aku tidak mau ada yang terluka sama orang yang mas sayang"ucap Fahmi karna melihat ana cemberut
"sayang makanannya udah siap"teriak mama
ana dan Fahmi langsung menuju meja makan
"gimana sayang udh baikan"tanya mama
"iya ma"senyum ana
seperti biasa saat di menaja makan hanya ada suara sendok dan garpu yang sedang beradu.
selesai makan ana langsung menuju kamarnya meninggalkan Fahmi karna merasa badannya kurang enak.
sesampainya dikamar ana langsung menuju tempat tidur dan membaringkan tubuhnya
"kenapa rasanya badanku tidak ada tenaga hari ini"ucap ana sambil memejamkan matanya
Fahmi yang merasa ana Tidak ada langsung menuju kamarnya dan melihat istrinya sedang tidur dia ikut berbaring di sampinga.
__ADS_1
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ
hari semakin sore tapi dua makhluk yang meringkuk di dalam selimut tidak membuka matanya.
mama yang merasa menantu dan anaknya tidak ada langsung menuju kamarnya
saat membuka pintu iya melihat sepasang suami istri yang sedang berpelukan.
Mama tidak ingin mengganggu mereka dan akhirnya menutup pintu kembali dan menuju kamarnya.
malam hari
ana membuka matanya saat iya melihat sekeliling dan langsung tertuju pada jam dinding yang menunjukkan pukul 17.00 iya langsung kaget dan beranjak dari kasurnya.
Fahmi yang sedang berada di dalam mimpi kaget karna ana langsung berdiri
"sayang ada apa"tanya Fahmi khawatir
"mas aku belum sholat sekarang sudah malam aku sudah meninggalkan sholatku"ana langsung menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan langsung memakai mukenah.
selesai sholat ana menyimpan kembali mukenanya ditempat semua iya melihat suaminya tidak beranjak dari tempat tidur langsung menggelengkan kepalanya.
"mas gak sholat?"tanya ana
"nanti"
ana yang merasa badannya semakin tidak enak langsung menuju kasur dan membaringkan tubuhnya.
Fahmi yang melihat tingkah ana langsung bertanya
"kamu kenapa sayang"tanya Fahmi
"badanku hari ini rasnaya sangat tidak bertenaga mas"
__ADS_1
Fahmi yang mendengar langsung memengang dahi ana
"tapi kamu tidak panas"
ana tidak menjawab karna mulutnya keluh untuk bicara
Fahmi langsung memegang perut ana
"sayang jangan sakitin mamamu ya kasihan"ucap Fahmi mengelus perut ana
"kamu tunggu sini ya mas mau ke dapur ambilin kamu makan"ucap Fahmi sambil menuju pintu
"jangan mas nanti kita makan bareng aja"ucap ana karna tidak enak pada mertuanya
"jangan sayang badan kamu masih lemas kan"
"aku gak papa mas aku udh sehat"ucap ana
"yuk ke dapur"ucap ana tersenyum paksa
akhirnya Fahmi menuruti kemauan ana untuk makan di meja makan bersama
sesampainya di meja makan.......
"sayang wajah kamu kok pucet"tanya mama saat melihat wajahku
"aku gak pp ma"ucap ana tersenyum
"udh yuk makan aku udh lapar"ucap Fahmi sambil mengelus perutnya
seperti biasa ana mengambilkan nasi untuk suaminya dan dirinya
saat ana ingin makan tiba tiba..........
__ADS_1
#maaf ya author baru up lagi karna sekarang banyak tugas dan ujian๐๐