
**Angkus pun mejerit, "Tolooooonnnggg..........!"
Malam gelap sekalu Angma sedang tidur dengan nyenyak di atas ranjang kesayangannya. Samar-samar Angma mendengar suara Orang minta Pertolongan.
Kelihatannya suara itu semakin lama semakin keras sekali,sehingga membuat Angma terjaga dari tidurnya.
Angma keluar Rumah dan ingin segera tahu dari mana asal suara yang minta Pertolongan itu. Ia kesana kemari berjalan dengan cepat.
"Ah,kedengarannya suara itu dari rumah si Angkus, ada apa dengannya?' ' ' pikir Angma mengigat Angkus adalah Saudaranya sendiri pula. Ia segera berlari.
Setelah mendekati rumah Angkus, Angma benar-benar yakin kalau Angkus berteriak-teriak minta pertolongan. "Aku harus mendobraknya!" Katanya dalam hati.
Angma langsung mendobrak pintu depan dengan sekuat-kuatnya. Dan ternyata benar, Angkus hampir mati tertimbun jagung di dalam biliknya.
Mulanya Angkus sangat malu karena ketahuan Angma bahwa Ia mencuri Bokor saktinya sehingga ia hampir mati. Tetapi karena Angkus yakin bahwa Angma memang Baik Hati maka ia pun menerima uluran tangan pemberian Maaf atas perbuatan curangnya terhadap Saudaranya sendiri itu.
Kancil dan Kera.
Ada seekor Kera menemukan Kebun Pisang yang luas dan banyak buahnya.
Ia senang bukan kepalang.
__ADS_1
Ia ceritakan temuannya itu kepada hewan-hewan lainnya.
"Tapi ingat ya Kebun itu milik Pak Tani, jika kalian ke sana pasti akan dibunuhnya, "Kata Kera.
Si Kancil juga mendengar kabar tentang Kebun Pisang yang luas itu.
Setelah bersusah payah ia akhirnya menemukan Kebun Pisang milik pak tani.
Kancil menyusup ke dalam, namun ia tak bisa mengambil Pisang di atas Pohon.
Lagi berpikir keras, tiba-tiba Kancil di lempar kulit Pisang. Ia bermaksud lari, takut yang melempar Pak Tani
sial*n ternyata kau Kera!
Dasar Kera jelek dan Bodoh!"
"He he he! Biar Bodoh begini aku bisa memanjat dan menikmati Pisang Matang sepuas hatiku!"
Dasar Kera bodoh! Lemparanmu tadi sebenarnya tidak mengenai tubuhku. sebab kau gunakan kulitnya saja coba lempari aku dengan pisangnya pasti kena! Tapi apa kau bisa Kera Bodoh!" Kera tersinggung di sebut Bodoh lalu ia melempar Kancil dengan Pisang betulan matang.
Nih! Bejut kau!"
__ADS_1
Kancil berkelit, Pisang tidak mengenai tubuhnya
"Dasar Kera Bodoh!
Lemparanmu meleset coba lagi!"
Cukul banyak Pisang Matang yang di lempar Kera, ada tiga puluh buah kini tinggal dua Buah Pisang Matang yang ada di Pohon.
"He he he.... ayo masih mau mencoba melempar lagi?" ejek Kancil he he he.
Kera nekat melempar lagi namun lemparannya tetap meleset!
Kini Kera mulai sadar bahwa Kancil memang sengaja mengibulinya.
Karena tinggal satu buah, dan Kera masih lapar ia tak jadi melempar Kancil lagi. Ia Makan Pisang yang tinggal sebuah itu.
Sementara si Kancil segera mengumpulkan pisang yang berceceran, dan memakannya dengan sepuas hati.
"He he heh dasar Kera bodoh!"
Kera merasa bersalah karena sudah pelit dan angkuh Kera pun meminta maaf atas perbuatan nya kepada Sang Kancil Kera turun dari atas Pohon ke Bawah untuk menuju ke Sang Kancil yang Pandai itu kemudian Kera meminta maaf atas perbuatannya dan kemudian Sang Kancil memaafkannya dan menasihatinya jangan suka menyombongkan diri karena mempunyai sesuatu yang berharga yang Orang lain tidak punya....karena itu tidak akan selamanya Kera pun menjadi sahabat Sang Kancil**
__ADS_1