
**Bukan tak punya rasa
Bukan tak pernah merasa
Tapi sebisa mungkin
Menjaga agar tak menghantam batasan
Sebisa mungkin suci tak jadi salah
Sebisa mungkin menyimpan Untuk bahagia
Sebisa mungkin untuk menerima apapun akhirnya
Karena suci yang kita jaga….,
Kemurniannya akan terpandang indah
__ADS_1
Meski hanya kita
Itulah mengapa penilaian seseorang
Jangan sampai mempengaruhimu dalam melangkah.
(Alimatus Sa'diyah**)
“Assalamu'alaikum warahmatullah” Ucap salam Ifa sambil menolehkan kepalanya ke kiri sebagai tanda berakhirnya ibadah sholat Ashar yang ia jalani sore itu. Sejenak ia memperhatikan Alma yang berada di samping kirinya saat menolehkan kepalanya beberpa saat lalu. Hingga ketika Alma mulai menolehkan kepalanya ke arah kanan dan mengucap salam “Assalamu’alaikum warahmatullah” ucap salam Alam dengan menolehkan kepala ke arah kanan “Wa’alaikumusalam warahmatullah” saut Ifa dengan dengan menolehkan kepalanya ke samping kiri dengar nyengir ke arah Alma, seakan – akan Ifa sedang menjawab salam dari Alma. Alma seketika itu melotot, hanya sebentar dan meneruskan dengan salam penutupnya menoleh ke kiri seakan cuek dengan apa yang dilakukan oleh si Ifa. “Awwww sakit” Seru Ifa yang hampir berteriak karena mendapatkan cubitan dari Alam di pahanya. “Husss.., bisa diem ngak si lu ini masih wiridan lu udah mau konser aja rajin bener” seru Dewi sambil menyenggol bahu Ifa yang ada di sebelah kirinya dengan siku kirinya. Mereka bertiga tepatnya juga mereka berlima memang berada dalam satu shaf saat sholat dengan Alma di sisi kiri Ifa, Ifa disisi kiri Dewi dan Dewi disisi kiri Siti.
Ukhthor “luh juga fa ada – ada saja, jawab salam sholat si Alma lagi, hadeh ikut pusing gue lihat kelakuan elu”
Ukhthor “bisa aja lu ya ngelesnya kayak bajai aja, juga untuk tadi jawab salam itu dapat pahala, tapi ya lihat – lihat juga dong salamnya kayak apa, udah tahu salam dalam sholat itu jadi rukun wajib. Lu jawab salam sholatnya si Alma kayak tadi, kalau si Alma jadi ngak fokus sholatnya gimana padahal udah detik – detik terakhir hemmbt bukannya dapat pahala, malah lu nya ketiban dosa tau, gangguin orang sholat”
Ifa “iya iya deh ukhti author, yang paham sekali soal agama”
Ukhthor “ya bukan gitu juga fa, ala pusing gue kalau udah ngomong sama lu”
__ADS_1
Ifa “tumben ngambekan Thor”
Ukhthor “serah serah deh lu ya”
“ udah ya jangan bikin ulah dulu, tu lihat si setan keamanan sedang memperhatikan kita. Lebih baik kita terusin dulu nih komat – kamit dzikirnya” Seru si Siti yang menghentikan perdebatan mereka.
“Aamiin” Seru semua santriwati serentak ketika dia telah usai dipanjatkan oleh Ibu nyai dan menutup dengan bacaan surah Al-Fatihah bersama – sama. Semua santriwati pergantian untuk berjabat tangan kepada Ibu nyai, setelah itu berangsur keluar dari Mushalah untuk meneruskan kegiatan selanjutnya yakni setoran hafalan sesuai tingkatan masing – masing.
Kelima gadis yang tak lain adalah Alma, Siti, Ifa, Dewi dan Titin mereka berlima masih pada tahap hafalan nadhom imrithi, tapi berbeda pada jumlah nadhom yang telah dihafal masing – masing. Saat kelima hendak menuju tempat setoran mereka dihadang oleh keamanan “sini kalian berlima” seru keamanan yang sejenak menghadang dan langsung duduk di depan kantor kesekretariatan di samping kiri jalan yang akan dilewati mereka saat hendak ke tempat setoran. Kelimanya pun menurut dan segera menghampiri keamanan tersebut. “ada apa ukh?” tanya Titin kepada keamanan untuk membuka percakapan. “kalian dari mana saja tadi? kenapa jam 3 kurang baru sampai” tanya keamanan balik kepada kelimanya. “Kita dari Rumah Bu Lilis tadi ukh” ucap jujur Ifa yang langsung mendapat pelototan dari keempat sahabatnya. “ngapain kalian ke ke Rumah Bu Lilis?” tanya keamanan lagi kepada kelimanya dengan nada mengintrogasi “kami kesana hanya mau menjenguk Bu Lilis saja Ukh, soalnya tadi Bu Lilis sakit dan dilarikan ke Rumah sakit” jawab Alma dengan nada tenangnya “bener itu?” tanya keamana dengan sorot mata mengarah pada Ifa, karena memang Ifa yang sering jujur dalam keceplosan ya “Be be benar ukh” ucap Ifa dengan sedikit tebata – bata. “Ya sudah kalau gitu, tapi kalian masih kena taksiran” seru keamanan dengan nada datarnya “kok gitu si ukh kan kita ngak salah” protes mereka serentak “ngak salah kata kalian, kalian ngak ada di pondok pada jam keluar pondok dan kalian juga ngak izin itu ngak menyalahi peraturan” Seru keamanan “kan kita langsung ke Rumah Bu Lilis saat pulang sekolah” sangkal Alma yang paling berani kalau sudah berbicara saat ia mulai santai “kan bisa balik dulu izin kek, jangan pikir saya ngak tahu ya kalau kalian itu berbohong” ujar keamanan dengan sinisnya “kita ngak bohong kok, kita bener – bener ke Rumah Bu Lilis” sangkal Alma lagi. “iya kalau kalian memang ke Rumah Bu Lilis tapi bisa ganti baju tadi ganti dimana? Jangan pikir saya tadi ngak tahu kalian balik ke pondok ngak pakai seragam” ujar keamanan masih dengan nada sinisnya “haduh ****** kok bisa kelupaan ngak ganti lagi tadi” batin Alma yang mungkin juga batin mereka berlima. “sudah jangan banyak alasan setelah nanti setoran kalian langsung berdiri di depan halaman dan baca Al-Baqarah sampai selesai awas sampai tidak, nanti akan saya cek” ujar keamanan dan langsung pergi meninggalkan mereka berlima.
Seusai mereka setoran mereka benar – benar berkumpul di depan halaman seraya berdiri dan memegang buku saku kecil yang di dalamnya terdapat tulisan surah Al-baqarah, karena memang di pondok tersebut juga menggunakan sistem kelas surah jadi tiap - tiap surah dalam Al-Qur’an akan dijadikan buku saku tiap surah. Keamanan sejenak mengecek keberadaan mereka berempat yang sudah berkumpul dan berlalu pergi.
Belum ada 10 menit keamanan kembali lagi untuk mengecek mereka berlima, betapa lagetnya keamanan mendapati mereka berlima sudah tidak ada di tempat “Mereka itu sungguh – sungguh keterlaluan awas aja nanti kalau ketemu” batin keamanan yang merasa kesal dengan ulah mereka. Segera mungkin ia berlalu untuk mencari keberadaan mereka berlima.
Kemana ya merek perginya, dihukum malah kabur hadeh CK CK ck
Oh iya jangan lupa selalu baca karyaku ini ya meski sedikit membosankan tapi beberapa part lagi akan ada konflik ya konflik ngak pasti sedih kok tenang aja heheeh
__ADS_1
Jangan lupa ritualnya like, koment, dan vote yang banyak aku sayang kalian