Sistem Pengembangan Dewa

Sistem Pengembangan Dewa
Menjadi Buronan


__ADS_3

Hay Reader Sayang Nyai, Dimanapun kalian berada semoga sehat selalu, terimakasih sudah Sudi mampir di karya receh nyai🙏🙏🙏


...----------------...


...----------------...


Hossshhhh... Hossshhhh... Empat orang dengan nafas tersengal-sengal karena habis berlari dari maut.


“Capek tuan," kata Mala dengan keringat membasahi tubuhnya wanita itu.


“Sungguh konyol! Satu bos ku yang gendeng, kenapa tidak langsung sembunyi di dalam cincin waktu saja tadi bukan hanya melempar hasil jarahannya saja kesana. Ini juga serigala tuwir sudah tau bisa berubah menjadi serigala kenapa kau tak angkut Bos mu itu pergi dari sana. Tak lupa penyihir kondang macem Putri Liana pun konyol, penyihir itu bisa menghilang kenapa tidak menghilang saja, bukannya itu tindakan paling aman dan instan!" Omel Via, hanya Mala dan Eros yang bisa mendengar Omelan si tikus kecil.


Mala yang merasa memang salah langusung bangun dan berjongkok di depan tuannya, “Mohon maafkan saya tuan, karena tak becus melindungi anda," kata Mala.


“Sudah, tidak apa-apa, tadi itu kita hanya bisa refleks melindungi nyawa kita sendiri dan juga kaget dengan kedatangan si raksasa tadi," kata Eros.


“Aku bersyukur kau selamat Eros, aku mencari mu selama seminggu ini. Setelah aku mendengar kereta mu di rampok oleh bandit. Ayah menugaskan ku mencari mu," kata putri Liana.


“Tidak mungkin. Bukannya ayahmu yang menyuruh penjaga untuk membunuhku. Jika tidak ada segerombolan serigala mungkin aku sudah tiada. Jika aku tak punya hutang Budi nyawa aku tak akan menolong mu. Jika tidak ada mereka mungkin aku benar-benar sudah tewas,” kata Eros tegas sambil memandang dua wanita yang ngos-ngosan.


“Apah! Itu tidak mungkin Eros, karena semua masalah mengurus mu ayah ku telah menyerahkan kepada perdana menteri Kusus tamu. Mana ada ayah ku yang super sibuk itu membaut konspirasi untuk membunuh mu, sedangkan kau itu tak membahayakan keselamatan negara. Jika kau mati emangnya ayah ku mendapatkan keuntungan apa?" Tanya Putri Liana masuk dalam logika. Putri Liana bisa memastikan ayahnya berjalan di jalan semestinya dan ia bisa menjamin itu.


Sepertinya ada konspirasi dalam istana. Apakah kejadian salah mantra juga adalah Konspirasi? Batin putri Liana bertanya-tanya.


“Maafkan aku sebagai tuan rumah di negara ini tak dapat melindungi mu, sebagai gantinya aku akan merubah penampilan mu agar kau aman hidup di negara ini, sambil lalu kita akan menemukan dalang di balik tindakan kriminal yang kau rasakan,” kata putri Liana menadahkan tangan seketika sebuah kotak keluar dari tangan gadis itu.


“Ambillah," Eros mengambil barang tersebut, di dalam kotak itu ada sebuah kalung taring babi hutan.


“Untuk apa ini?" Tanya Eros.


“Pakailah kalung itu maka semu orang diluar sana tak mengenali wajah tampan mu itu, di mata mereka kau akan mirip dengan manusia yang ada disini," kata Putri Liana.


“Baiklah aku akan mengambilnya,” kata Eros pria itu mengambil kalung itu lalu memakinya.


“Terimakasih sudah menolong Eros!" Putri Liana menundukkan kepalanya kepada dua orang itu.


“Dia adalah tuan ku sekarang. Tidak usah berterima kasih, namaku Mala siluman serigala," kata Mala.


“Perkenalkan nama saya Putri Liana juaidatin Jedding nomer 1967," kata putri Liana.

__ADS_1


“Maaf Liana kenapa ada nomer token di belakang namamu?" Tanya Eros penasaran.


“Oh, itu adalah tanda aku terlahir dari istri ayah ku yang 1967 yang bernama Juaidatin," jelas putri Liana.


Wah, banyak punya istri di tempat ini tak masalah. Batin Eros.


“Ngomong-ngomong, tadi itu benar-benar iblis?" Tanya Eros.


“Ia, mari ikut saya,” putri Liana bangun dari posisinya.


“Lihatlah Eros. Sebuah desa itu tandus bukan?" Tunjuk putri Liana.


“Benar, memangnya kenapa?" Tanya Eros masih bingung.


“Seminggu yang lalu desa itu terserang hama. Dalam sekejap desa itu menjadi kampung mati karena hama itu tak memakan padi, melainkan memakan manusianya hingga hampir seluruh petani di sana mati, aku datang untuk membantu para kesatria di negeri ini karena setiap hari ada kesatria gugur di lenyapkan oleh mereka. Jika tidak ada kalian mungkin aku pun gugur juga," kata putri Liana.


Eros melihat desa itu tandus, “Apakah setiap ada iblis muncul maka tanah itu akan gersang Mala?" Tanya Eros.


“Benar tuan, karena iblis pemakan kehidupan dan sepertinya mereka telah memulai perangnya.”


“Baiklah, mari tinggalkan tempat ini, kita jual dulu bangkai-bangkai lalu kita akan mencari penginapan.” putus Eros.


....


....


“Wah buruan kalian begitu banyak tuan. 5 kg berat bangkai ini harganya 1 kepeng emas. Semuanya 200 kg berarti 20 Tael (200rb rupiah) .”


Mata uang dan Nilainya ke rupiah.


*1 kepeng perak \= 10 ribu rupiah.


*1 kepeng emas \= 50 ribu rupiah


* 1 Tael\= 100 ribu.


“Bos, apakah kau berminat membeli kendaraan?" Tanya si pembeli bangkai Monster.


“Berapa harga burung unta itu?" Tanya Eros.

__ADS_1


“Semua disini sudah terlatih harganya 50 Tael," kata pedagang itu.


“Ini telur apa?" Tanya Eros.


“Oh ini telur dari mereka, jika mau ingin membelinya harganya persatuan 2 kepeng emas," kata pedang.


“Aku mau 1 ini saja," Eros mengambil sebuah telur seukuran bola sepak.


“Anda tidak membeli burung unta tuan. Kasian loh istri-istri anda harus berjalan kaki setiap saat. Wajah mereka sedap di pandang lagi, jangan sampai istri anda tertarik dengan saudagar kaya raya loh," kata si pedagang.


“Tidak, terimakasih. Kaki mereka terbuat dari besi dan mereka tak pernah mengeluh juga,” Eros mengambil uang dari pedagang lalu memberikan si telur pada si Mimi.


Gong... Gong... Sebuah gong di tabuh...


Pengumuman... Pengumuman... Sebuah gong dari kerajaan di tubuh...


“Ada sayembara, barang siapa menemukan orang ini! Mohon di serahkan kepada pihak istana."


“Pak bukannya ini pemuda dari dimensi asing?" Tanya orang-orang.


“Benar, orang ini penyebab wabah tikus itu tersebar di Desa Ling-Ling dimana titik pria itu menghilang tanpa jejak seminggu yang lalu. Barang siapa yang dapat menangkap pria ini maka akan di beri jabatan di istana serta mendapatkan uang 1 juta Tael."


Tangan Eros terkepal, kali ini istana sudah keterlaluan, ia menjadi buronon yang jelas ia tak bisa mencari penginapan sekarang.


^^^To Be Continued^^^


Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh Nyai Gendeng Permanen 🙏🙏🙏


Jangan lupa


Like👍


komentar🗣️


Hadiah🎁🌹☕


Vote 🔥


Bintang lima ⭐⭐⭐⭐⭐ di rating pojok popularitas karya ini.

__ADS_1


Favorit ♥️ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini.


__ADS_2