
"Cepat Mas jelaskan siapa yang membuat anak kita jadi seperti ini?" tanya Tiara lagi, suaranya kini mulai melemahkan tetapi masih penuh dengan penekanan.
lagi, Teo terdiam kembali ia bingung harus menjelaskannya seperti apa? Jika Tiara tahu jika yang melakukan semua ini pada Mizzy adalah Kendra, bagaimana nanti reaksi Tiara?
"Jadi kamu gak mau jawab, Mas? Oke! jika kamu gak mau jawab, aku sendiri yang akan mencari tahu, dan jika aku sudah menemukan pria bejad itu, aku pastikan dia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya ini, demi apa pun, aku tidak rela anakku di lecehkan seperti ini."
Tiara berucap dengan tegas. Ia bertekad jika suaminya itu tidak memberitahunya maka ia akan mencari tahu sendiri, dan ia juga akan memberikan perhitungan pada pria yang sudah membuat putri kesayangannya seperti ini, Tiara akan melaporkannya ke pihak yang berwajib.
"Bukan begitu maksud, Mas, sayang. Dengarkan dulu, Mas akan memberitahu kamu, tapi Mas bingung harus memulai semuanya dari mana!" Akhirnya Teo pun membuka suaranya.
"Bingung? Apa maksud kamu, Mas? Kenapa kamu terkesan melindungi pria jahat itu hah? Sebenernya siapa pria itu, Mas?" Tiara sudah tidak bisa lagi menahan emosinya jiwanya. Untuk pertama kali ia berbicara sangat lantang kepada pria yang berstatus suaminya itu.
Kerena ia bener-bener kesal, kenapa Teo seperti sangat sulit mengungkapkannya? Apa susahnya, tinggal sebut namanya saja dan menjelaskan kenapa semuanya bisa terjadi!
Tapi, ini? Teo malah terkesan, menutupinya dari Tiara.
__ADS_1
"Aku akan ceritakan semuanya. Tapi, berjanjilah jangan beritahu dulu Papa sama Mamah," pinta Teo.
"Katakan siapa?"
"Ken, dia yang melakukan semua ini pada Mizzy," jawab Teo.
Deg!
Detak jantung Tiara terasa berhenti berdetak saat mendengar nama pelaku yang disebutkan oleh suaminya itu.
"Iya, Ken, Kendra yang melakukannya ini semua pada Mizzy," sambung Teo dengan lirih.
Tiara merasa tubuhnya seketika melemas. Dengan mulut yang menganga, Tiara menjatuhkan bobot tubuhnya ke lantai. Jelas, ini semua sulit dipercaya oleh Tiara, akan tetapi tidak mungkin suaminya itu berbohong, bukan?
Tapi langsung menghampiri Tiara, dipeluknya wanita yang berstatus istrinya itu. "Maafkan, Mas, Tiara. Mas sudah gagal menjaga anak kita," ucap Teo dengan air mata yang sudah lolos begitu saja dari pelupuk matanya.
__ADS_1
Tangis Tiara kembali pecah dipelukan suaminya. Lagi-lagi Tiara tidak tahu harus berkata apa? Sulit dipercaya tapi inilah nyatanya.
Kehormatan Mizzy direnggut oleh pria yang berstatus sebagai Om-nya sendiri. Bukankah Ken sangat menyanyinya Mizzy, kenapa Ken tega melakukan semua ini pada Mizzy? Bukankah Ken, sudah menganggap Mizzy seperti putrinya sendiri, tapi kenapa Ken sangat kejam seperti Mizzy? Kenapa harus Ken, kenapa pria itu harus Ken, Kenapa?
Pertanyaan itu terus terlintas di benak Tiara, sebenernya apa yang terjadi sehingga semuanya jadi seperti ini? Tiara sendiri kenal bagaimana Ken, apa lagi dengan Mizzy, jelas ia tahu bagaimana karakter anaknya, Mizzy memang sedikit keras kepala, kadang nakal, tapi tidak mungkin Mizzy berbuat sampai sejauh itu?
'Ya Tuhan, hancur rasanya hatiku. Kenapa engkau takdir anakku jadi seperti ini?' batin Tiara.
"Kenapa jadi seperti ini, Mas? Padahal aku sangat percaya pada Kendra, kenapa Ken malah mematahkan semuanya? Kenapa dia tega berbuat semua ini pada Mizzy, aku tahu Ken itu memang pria tanpa istri, tapi setidaknya jangan lampiaskan semuanya pada Mizzy," lirih Tiara disela isakkan tangisnya.
"Aku aku terlalu percaya sama Kendra, Mas. Kenapa dia setega ini sama anak kita?" sambung Tiara.
Jelas ia menyesal sudah mempercayakan Mizzy pada Kendra, lantas jika sudah seperti ini, ia harus mana? Apakah ada jalan keluarnya?
Bersambung ...
__ADS_1