SMA ASRAMA JC

SMA ASRAMA JC
KEPUTUSAN


__ADS_3

Erza yang semula tertidur menjadi terbangun, dia melihat sisi lain Verro. Verro duduk di sudut ruangan dengan mienya dan terus menangis. Erza pun menghampirinya.


"Ver" Panggilnya


"Ha.. mmm ee-ada apa Za?" Jawab Verro sambil menyeka air matanya


"Lo kenapa?" Tanya Erza


"Ngga papa kok, gua cuman ga nyangka aja sampai di titik ini dengan segala kerumitan ini. Di satu sisi gue pengen pulang, gue pengen pindah ketempat lain dan gak ikut urusan kek gini tapi disisi lain gue bertanggung jawab atas ini gue harus bisa selesaikan masalah ini"


"bukan cuma lo yang bertanggung jawab ver, gue juga bertanggung jawab" kata Erza


**********


Malam menjelang, lonceng berbunyi tanda tengah malam. Verro merenung di sudut ruang sendirian, dan Erza di tertidur sambil duduk mungkin karenan kelelahan.


"Gue harus gimana, apa yang harus gue lakukan, salah satu dari kami harus mati sebagai gantinya, bagaimana ini" batin Verro frustasi


Aika mendatangi Verro, dan duduk disebelahnya.


" don't do that "


Verro menoleh.


"Then, how? tanya Verro

__ADS_1


"Gue harus mengorbankan diaa?"


"Gue harus lari? gue harus egois gitukah?????"


"Ver, aku ada untuk menjagamu dan seluruh keturunan mu, jika kau lakukan itu, berarti aku gagal? ~Aika


"Ntahlah ka, aku bingung, aku kangen mama papa"


"Mereka baik baik saja"


"dimana Ardi?" Tanya Verro


"Bersama Riana" Jelas Aika


"Aku akan mencari mereka, ke alam mereka"


"Jika aku mati, maka permainan ini akan selesai bukan? jadi biarlah aku mati"


"KAU PIKIR SEMUDAH ITU, GADIS KECIL?" 8 jiwa itu kembali muncul


"Dulu kami juga berpikir bahwa mati adalah solusi yang paling tepat untuk ini semua, setelah semakin lama aku berfikir, kematian tanpa menyelesaikan ini semua berakhir dengan penyesalan"


"Jangan gegabah, kita akan membantumu dan kurasa kau sudah tahu tentang perjanjian itu bukan? karena itu kah kau seperti ini?"


"Apa apa yang harus aku lakukan, aku hanya seorang gadis berusia 16 tahun nggak ngerti apa-apa dan hanya berharap bisa bersekolah dengan bahagia, tiba-tiba dihadapkan dengan masalah seperti ini aku harus apa? aku harus bagaimana?" Tanya Verro

__ADS_1


"Rencanakan semua baik-baik, pikirkan semua dengan matang dan jika kamu sudah memikirkan dengan benar tentang perjanjian itu lebih baik jangan memberi tahu temanmu itu tentang apa keputusanmu, lebih baik dia tak tahu supaya tidak ada hati yang hancur di sini dan supaya tidak ada penyesalan di sini" 8 jiwa menjelaskan


" Cukup, Aku bertugas menjaga Verro diri dan jiwanya, dia tak akan mengorbankan dirinya, dia akan pergi dari sini, dan itu HARUS!" Kata Aika yang mulai marah


" Kau masih bisa menjaganya, kau bisa menjaga jiwanya nanti, memastikan dia selalu aman menunggu tempat ini sampai suatu saat ada yang membebaskannya"


" Sudah cukup jangan menambah beban ku di sini, aku sudah cukup menderita aku sudah cukup lelah aku mohon biarkan aku sendiri dan memikirkan segalanya" ucap Verro


*******


Semua telah pergi dan yang tinggal hanyalah tinggal sebuah keheningan benar-benar hening sepi.


Pikir Verro melayang.


setelah sekian lama dia berpikir dia telah memutuskan sebuah keputusan dengan bulat dan dia tidak akan pernah menyesali keputusan itu.


Verro menjadi sebuah kertas dan sebuah pena lalu menuliskan kan beberapa kalimat.


*******


Esoknya


Erza terbangun


dan Verro beraktivitas seperti biasa seakan yak ada yang terjadi. Dia menyelidiki buku itu dan membuat segalanya seolah tak ada titik terang.

__ADS_1


Berhari hari berlalu dan Erza berfikir bahwa ini semua adalah jalan buntu dan mereka akan gagal dan berakhir seperti jiwa terdahulu.


Buku yang mereka temukan seperti sama sekali tak membantu. Verro menyembunyikan segalanya dengan sempurna. Sampai..... hari itu telah tiba dan segalanya seperti mimpi...


__ADS_2