SMA ASRAMA JC

SMA ASRAMA JC
LARI MARATON


__ADS_3

"Ri, gimana aku cantik gak?" Tanya Verro


"Perfect Ver, keren banget dan cantik banget" Jawab Riana


"Ihhh tapi kamu tuh lebih cantik, cantik banget, super duper cantiikk, ouch gimana kamu bisa dapet wajah secantik ini" Ucap Verro memuji Riana


"Paan si Ver, jangan lebay deh kamu tuh juga cantik banget" Jawab Riana.


Tiba tiba speaker yang terpasang di setiap ruang berbunyi...


" Tes...Tess... Diharapkan bagi seluruh siswa untuk segera keluar dari asrama dan secepat mungkin berkumpul di halaman asrama, saya beri waktu 15 menit terhitung dari bel pertama yang berbunyi, untuk siswa di lantai 10 bisa langsung turun tetapi siswa di lantai 1 sampai 9 harus berlari ke lantai 10, akan ada pemberhentian pos pos untuk setiap kelompok lantai, jika terlambat maka akan ada hukuman misteri"


"Wow 15 menit, harus nya sih cukup yaa" Ucap Riana


"Iya sih, cuman pasti banyak banget kerumunan, secara ya 600 orang sekaligus keluar dari tower ini, belum lagi 5 tower yang lain" Ucap Verro sedikit panik


"Iya sih pasti bakal desak desakan, gak kebayang sepanik apa anak anak lain nanti" Ucap Riana


Ketika Verro dan Riana sedang berbincang bincang, bel pertama berbunyi.


"Teettttt..." Suara bel berbunyi


Riana dan Verro segera keluar menuju lift.


"Astaga Ver lift nya di tutup semua" Ucap Riana yang panik dengan lumayan banyak orang


"Ini kita harus lewat tangga?" Ucap Verro panik sambil terus berlari mengecek satu persatu lift sampai akhirnya mereka semua berlari menuju tangga.


Sementara itu anak anak di lantai 1 ROSE mulai berlari menuju lantai 10, di lantai 10 sudah ada pos pemberhentian mereka dan mereka akan turun ke lantai 1 lagi menggunakan lift lalu kemudian bergabung ke lapangan dan begitu seterusnya, jadi semua siswa merasakan rasanya berlari di 10 lantai.


"Ver itu ada tangga bertuliskan turun, mungkin lita harus turun lewat situ" Ucap Riana


"Iya bener" Jawab Verro


"GUYS LEWAT SINI!!" Teriak Verro

__ADS_1


Mereka berlari secepat mungkin menuruni lantai.


"Eh guys ini kita balapan sama anak-anak di lantai bawah kita?" Tanya seorang perempuan sambil ngos-ngosan


"Ga tau juga, yang penting ga telat sampek bawah kayaknya" Jawab Seorang lelaki yang sama ngos-ngosan nya


"Gilaa weehhh, aku lama banget gak lari lari, capek banget padahal baru turun 2 lantai" Ucap Seorang lelaki yang lainnya


"Ya sama " Sahut Verro


"Ri kamu gak capek?" Tanya Verro yang heran melihat Riana tak ngos-ngosan


"Mayan sih, ngga terlalu kan aku suka olahraga lari lari, jadi ya b aja" Ucap Riana


"Guys lebih cepett larinya, anak lantai 9 udah mau nyusul" Teriak Riana


"Ah bodo amat lah gua udah capeekkk" Sahut seorang laki-laki


"Ver ayo lah kita udah di lantai 7 loh ini" Ajak Riana


"Aaa Verro ayok lah, yok bisa yok, lihat ini kita udah lewatin 5 menit loh ayok lah" Ajak Riana merengek


"Huftt oke oke yok bisa yok, AYOK GUYSS SEMANGAAAATTTT " Ucap Verro.


Kelompok lantai 10 sudah tiba di lantai 5 sementara itu, kelompok lantai 9 dan 8 sudah mulai menyusul dan bahkan beberapa anak dari lantai 9 ada yang mendahului lantai 10.


"Ayok semangat larinya" Ucap anak dari lantai 9 dengan nada mengejek


"Loh awas ya lo!" Ucap Riana


"Ver aku duluan yaa" Ucap Riana


"Aasstt Ri, arrgghh terserah kamu-lah" Jawab Verro yang memang sudah kelelahan


"Oke" Riana pun mengejar laki laki yang mengejek tadi dan mengajaknya balapan.

__ADS_1


10 menit berlalu


"Asssttt tinggal 5 menit mana gua masih di lantai 2, lagi arrgghh, bodo lah mau di hukum atau enggak" Batin Verro


Verro dan banyak sekali anak anak lain tiba di lantai 1, di sana ada pos pemberhentian lantai 1.


"Ayo untuk anak anak dari lantai 10 yang sudah sampai di lantai 1 segera menuju pos" Suara seorang guru menggunakan pengeras suara.


"Oke yuk semangat ke pos" Batin Verro menyemangati


Ternyata Aika dan Ardi sudah ada di pos, sesampainya Aika di pos, ia mendapatkan sebuah kalung tanda pengenal, dan guru itu menyuruh Verro segera berlari ke lapangan.


Verro dan banyak sekali anak anak berlari ke lapangan, mereka sudah tidak beraturan yang penting sampai di lapangan.


Sesampainya di lapangan ternyata waktu masih tersisa 30 detik, dan yang tidak terlambat maka akan mendapatkan sebuah stempel bertuliskan kata 'Lolos' di dahi.


Setelah Verro mendapatkan stempel di dahinya ia segera bergabung dengan teman temannya di kelompok lantai 10 BOUGENVILLE.


"Gimana Ver, capek?" Tanya Riana


"Ya- capeklah- astaga, ih ini anak- nanya- nya ngadi ngadi- deh, hufftt baru juga- masuk eh- udah di- suruh- maraton aja" Ucap Verro Yang sangat ngos-ngosan itu.


"Ahahaha, kalo maraton mah kurang jauh Ver" Jawab Riana


"Asstt sama aja, tetep jauh juga capek juga, jadi ini namanya- maraton cuman- gaada- medalinya" Jawab Verro dengan nada terputus putus karena lelah


"Ahaha, iya sih sama aja" Ucap Riana setuju


Verro pun segera duduk untuk meluruskan kakinya.


"Hai Ver" Ucap Aika yang membuat Verro kaget


"Asstt Aikaaa!! ih kalo jantung gua copot gimana?? hah?" Teriak Verro yang membuat beberapa anak menoleh heran ke arahnya.


"Ihihihi maaf Ver, ups aku ada urusan pergi dulu yaa, bye bye, nih si Ardi ku tinggal di sini" Ucap Aika lalu menghilang.

__ADS_1


__ADS_2