
"Iiihhh lama kali lah jam ni" Ucap Cindy
"Eh bentar bentar, jam setengah 6, berarti mulai surup ya?" Ucap Verro dengan raut wajah cemas
"Kenapa Ver" Tanya Erza yang belum sempat di jawab oleh Verro
"GUUYYSS!!!" Teriak Meylani
"Ni anak napa sih teriak teriak" Ucap Reza
"Maap maap Za, hufftt capek" Ucap Meylani dengan ngos-ngosan
"Kalian kenapa kok ngos-ngosan gitu? abis di suruh maraton lagi?" Tanya Ricky
"Kalian di kasih info apa?" Tanya Erza
"Oh iya nih" Ucap Riana sambil menyerahkan kertas catatan
Tiba tiba
"Gludaak..." Suara kotak jatuh
Semua terkejut dan langsung menoleh.
"Kotaknya kok jatuh, siapa yang senggol?" Tanya Clarissa
"Gua enggak tau" Ucap Hardi yang paling dekat dengan kotak itu
"Alah mungkin lu, tapi lu nya gak nyadar kalo nyenggol itu kotak" Ucap Zulian
"Mungkin sih" Ucap Riana
Sementara itu Verro berjalan menuju ke kotak itu dan menyentuhnya.
"Ver kamu kenapa?" Tanya Cindy
"Aku gapapa, Ri temenin aku ke toilet dong bentar" Ucap Verro sambil menarik tangan Riana
"Bentar Ver, asrama kita di tutup, ini peta toilet buat tiap Tenda" Jelas Riana
"Oh oke yaudah yuk" Ajak Verro.
Verro dan Riana pun pergi ke toilet.
__ADS_1
"Kenapa sih Ver?" Tanya Riana
"Kamu ngerasa ada yang aneh gak disini, sejak mata batin kamu aku buka sepenuhnya?" Tanya Verro
"Ya ada sih, disini gaada hantu" Ucap Riana
"Nah iya, di setiap tempat itu pasti ada hantunya Ri, dan ini aneh aku bisa ngerasain aura mereka tapi aku ga bisa lihat mereka" Ucap Verro
"Iya trus tadi kotaknya.." Belum sempat Riana menyelesaikan ucapannya Verro memotong
"Aku tadi sentuh kotak itu, kamu tau? kotak itu hangat, dan ada sesuatu yang sengaja menjatuhkan nya" Jelas Verro
"Iya sih kalo si Hardi, aku tadi sempat ngeliat mata dia, dia gak nyenggol kotak itu" Ucap Riana
"Nah, ini yang aneh, apa emang sengaja di tutup ya?" Ucap Verro bertanya tanya
"Emang bisa?" Tanya Riana
"Bisa" Jawab Verro
Tiba tiba kran air kamar mandi menyala sendiri dan Verro melamun
"Verr heei Verro" Ucap Riana
"Keknya nanti malam bakal ada suatu kejadian deh, firasat ku ga enak" Ucap Verro tiba tiba
"oke oke yuk"
Mereka pun kembali ke tenda. Waktu menunjukkan pukul 6, waktunya beribadah bagi yang beragama Islam.
Setelah selesai beribadah semuanya bersiap siap lagi mengenakan seragam lengkap.
"Hufff, habis ini acara nya apa ri?" Tanya Cindy
"Abis ini kita nonton pensi, ada tarian, dance sama drama dari kakak kelas yang udah lulus. abis itu kita istirahat trsu makan malam, acara selesai" Jelas Riana
"Nanti bel bunyi 3 kali, kita baris kumpul di lapangan utama, bel 1 kali panggilan buat ketua dan wakil kelompok, bel 2 panggilan buat sekretaris dan bendahara, bel 4 istirahat" Jelas Zulian
Bel berbunyi 3ร, semua bergegas menuju ke lapangan utama.
Sesampainya di lapangan, semua duduk sesui barisan tadi. Acara di mulai banyak sekali hiburan dari nyanyian, drama, tarian dan banyak lagi.
Ketika semua asyik menyaksikan pensi, tiba tiba ada yang kerasukan, semakin lama semakin banyak, kondisi panik dan pensi dibubarkan, semua anak kembali ke tenda kecuali yang kerasukan.
__ADS_1
"Ri banyak yang kerasukan" Ucap Verro
"Iya Ver" Jawab Riana
"Guyss takut" Ucap Meylani yang berpelukan dengan Clarissa dan Cindy
"Ga papa kok, ga akan terjadi apa apa sama kita percaya deh, semua tetap berdoa yaa" Ucap Riana menenangkan
Sementara itu Verro mengambil garam yang ada di tas nya dan menaburkan nya si depan tenda dan sekeliling tendanya.
"Garem, buat apa Ver?" Tanya Erza
"Buat pelindung, seperti pagar, garam ini gak bisa menangkal mereka masuk ke camp kita tapi bisa mengurangi tenaga mereka jadi mudah mengalahkan mereka" Ucap Verro
"Kok lu ngerti Ver?" Tanya Erza lagi
"Udah kamu diem aja, gausah banyak tanya" Ucap Verro
"Guyss garis batas garam ini jangan di rusak, mengerti?" Ucap Verro
Meylani, Clarissa dan Cindy mengangguk.
"Tapi buat apa Ver" Tanya Reza
"Gausah banyak tanya, ikuti aja kata ku" Ucap Verro.
Waktu sudah berjalan cukup lama dan masih tidak ada yang berani keluar dari camp masing masing. Waktu menunjukkan pukul 08.00 malam, tiba tiba ada seorang guru yang mengetuk tenda Verro dan kawan kawan.
"Permisi adik adik, saya mau mengantar makan malam yaa" Ucap Guru itu
"Siap, iya bu, terima kasih" Ucap Erza
"Sama sama" Jawabnya lalu pergi.
"Huff akhirnya makan juga, aku udah laper" Ucap Ricky
"Jangan lupa berdoa" Ucap Verro
"Lu gak makan Ver?" Tanya Hardi
"Kalian aja dulu, aku mau benerin garis, sedikit bubar karena bu guru tadi" Jelas Verro.
Tiba tiba Meylani berteriak dan menjatuhkan makanannya.
__ADS_1
"Mey kenapa mey?" tanya Zulian
"GUYSSS BERHENTI MAKAANN!!!!"