SMA ASRAMA JC

SMA ASRAMA JC
MALAM MENCEKAM


__ADS_3

"GUUYYSS BERHENTI MAKAANN!!!!" Teriak Verro, membuat semua temannya terkejut lalu menjatuhkan makanannya


Semua anak berdiri lalu menepi, ternyata makanan mereka berubah menjadi usus, darah, mata dan juga belatung.


"YANG UDAH TERLANJUR MAKAN, MUNTAAHH KAANN!!!" Ucap Verro panik


Hardi dan Ricky sudah terlanjur makan. Tetapi Ricky belum menelan nya jadi dia langsung melepeh makanan itu dan mencuci mulutnya. Tapi Hardi dia tak bisa muntah.


Tiba tiba pintu tenda tertutup.


"Ver ver ga bisa dibukaaa, ini gimana" Ucap Cindy panikk


"Oke tenang tenang guysss semua berkumpul di dekat pintu, cepat!!" Ucap Verro


Setelah semua berkumpul Verro kembali menaburkan garam di sekeliling mereka.


"Apapun yang terjadi jangan keluar dari batas garam ini, meskipun pintu terbuka, jangan keluar itu bisa jadi tipuan, mengerti!?" Ucap Verro


"I-iya Ver" Ucap semua


"Ver, Hardi" Ucap Riana


"Biar ku tangani, kalian pegangan tangan, bantu aku dengan berdoa, Riana panggil Ardi untuk menambah penjagaan" Ucap Verro


"I-iya Ver, hati hati Ver" Ucap Riana.


Verro menutup mata nya, dan memanggil Aika. Aika muncul. Verro membawa garam dan air. Verro mulai membaca doa lalu melemparkan garam ke Hardi, Hardi semakin berontak dan memberantakkan semua benda di sekitarnya.


Verro mencoba berkomunikasi dengan dia dan mengusir nya dengan perlahan menggunakan tenaga dalam, tapi tak bisa.


"Ver benturan tenaga di luar sangat besar, garam itu terlalu lemah untuk perlindungan, kita butuh bantuan tambahan" Ucap Aika


"Maksud mu aku harus memanggil diaa, dia sangat bahaya ka" Ucap Verro dengan telepati


"Kalo ngga panggil dia, ga mungkin kita lawan dia, aku akan tahan diaa, cepaattt Verr" Ucap Aika.


Sementara itu udara terasa semakin panas dan pengap.


"Verr cepaattt panggil dia, udara makin panas, teman teman kamu bisa sesak nafas dan pingsan" Ucap Riana


Verro memejamkan matanya dan menyebut Zmeya sebanyak 3 kali.


Zmeya datang, dia adalah siluman naga berkepala tiga yang menjadi penjaga Verro. Dia sangat berbahaya, dia bisa membunuh langsung seseorang yang jahat pada Verro, karena itu Verro menyuruh nya untuk tetap di rumah.


Zmeya pun muncul dan mulai menyerang yang merasuki tubuh Hardi.


"Zmeya jangan sampai melukai Hardii!!" Ucap Verro kali ini tidak dengan telepati, teman teman Verro hanya terdiam takut


Verro membaca ayat kursi, surat An-Nas, dan Al-fatihah, meniupkan ke air lalu melemparkan ke Hardi. Verro menggunakan tenaga dalam nya dibantu Aika dan Zmeya, arwah yang merasuki Hardi berhasil di usir. Hardi seketika pingsan.

__ADS_1


Verro jatuh lemas, dan dia mengucap "Zmeya pulang lah aku baik baik saja" sebanyak 3 kali, dan Zmeya pun pergi.


Suhu udara berangsur angsur membaik dan normal kembali.


"Guys sudah amaan, kalian bisa keluar dari batas garam itu" Ucap Verro dengan nada lemas


Semua segera keluar dan membantu Verro dan Hardi.


"Ver yuk bangun, kami antar kamu ke tempat tidur" Ucap Riana sambil membopong Verro di bantu oleh Clarissa


Sementara itu Erza, Zulian, Reza, Ricky mengangkat Hardi dan membaringkan nya di tempat tidur nya.


"Ada gula gak atau teh, buat tambah tenaga" Tanya Verro


"Aku ada teh cup, nih" Ucap Meylani sambil menyerahkan teh itu pada Verro


"Thanks Mey" Ucap Verro


"Sama sama" Jawab Meylani.


15 menit kemudian, tenaga Verro sudah pulih tapi han


rdi belum sadar. Verro kendatangi Hardi, mengambil air dan membacakan Al-fatihah 7 kali dalam air itu lalu mengusap kan ke wajah Hardi. Hardi pun membuka matanya.


"Har, minum air ini ya sampai habis" Ucap Verro sambil menyerahkan sisa air


Semua anak pasti lapar karena belum makan.


"Guys gaada yang bawa makanan kah, gua lapeeer banget" Ucap Ricky


"Ga bawaa nih, kasian loh si Reza sama Clarissa, mag nya kambuh karena panik sama belum makan" Ucap Cindy


"Nih obat mag, buat ganjal aja biar ga makin parah" Ucap Verro sambil menyerahkan obat pada Reza dan Clarissa


"Thanks Ver" Ucap Clarissa


Riana pun mengecek keluar tenda, dan ada sebuah kedai yang menjual mie dan minuman, ya biasa sih setiap ada acara pasti ada yang jualan(sponsor).


"Diluar ada mie, kita beli ya? Seenggaknya kita makan gitu aja" Ucap Riana


"Iya deh, yang beli siapa?" Tanya Zulian


"Aku sama Verro gimana?" Ucap Riana


"Aku jaga di camp aja, kamu sama si Mey, kan dia termasuk pengurus kelompok" Ucap Verro


"Oke"


Riana dan Meylani pun keluar tenda dan memebeli 10 cup mie dan 10 botol minuman. Total pengeluaran untuk malam itu adalah 70.000.

__ADS_1


30 menit berlalu, Riana dan Meylani kembali ke tenda dengan membawa makanan dan minuman.


"GUUYYSS MAKAANAAN" Ucap Meylani semangat


"Akhirnya bisa makaan" Ucap Ricky


"I-ini ga bakal berubah kan?" Ucap Erza


"Nggak akan, udah makan aja" Ucap Verro.


Semua nya makan dengan lahap.


Setelah itu semua anak pergi ke toilet, untuk membersihkan diri dan bersiap untuk tidur, bagi yang muslim beribadah dahulu.


"Guys kalian tidur aja, aku akan jaga camp" Ucap Verro


"Aku juga enggak, aku ketua regu ini, kalo sampek ada apa apa aku tanggung jawab" Ucap Erza


"Aku juga enggak" Ucap Riana


"Aku juga enggak, ya kali yang jaga banyakan cewek nya, ntar dikira cowoknya penakut semuaa lagi" Ucap Zulian


"Udah udah 4 aja ya, lainnya silahkan tidur" Ucap Verro


Anak anak lain pun tidur. Hari semakin larut, jam menunjukkan pukul 10.05


"Ver, lo tu indigo?" Tanya Erza tiba tiba


"Hmmm? i-iyaps" Jawab Verro


"Zmeya tu siapa?" Tanya Zulian


"Naga kepala 3" Sahut Riana


"Hah yang bener??" Ucap Zulian


"Yaa, aku gapernah ajak dia, dia sangat setia tapi juga sangat berbahaya, di bisa membunuh siapapun yang jahat padaku" Jelas Riana


"Wow, kalo disini ada gak temen kamu?" Tanya Erza


"Ada, bahkan temenku juga ada" Ucap Riana


"Eh lo jugaa...?"


"Gilaaa 2 ceweeek mistis semua" Ucap Zulian


"Paansih" Ucap Verro


Tiba tiba udara mulai panas, firasat Verro dan Riana tak enak, Aika dan Ardi mulai was was dan mencoba menghalau segala yang ingin menyerang camp mereka dan akhirnya semua kembali normal. Hal itu terulang sebanyak 3 kali dalam semalam.

__ADS_1


__ADS_2