
"Ini aku Reygan" jawab Reygan dari sebarang panggilan telpon
"Ohh.. maaf pak, saya belum save nomor nya. Ada apa pak? ada yang bisa saya. bantu?" tanya sabel
"Tidak terlalu penting, hanya saja aku ingin minta maaf sekali lagi Sabel" jawab Reygan
"Aku merusak makan malam kita yang seharus nya aku ingin membicarakan hal penting sama kamu" lanjut Reygan
"Masih banyak waktu pak, kita masih bisa membicarakan nya di lain waktu" jawab Sabel
"Aku tidak ingin membuang-buang kesempatan, bersiaplah aku akan menjemputmu kita akan makan siang bersama" ajak Reygan
"Tapi-" kata Sabel
"Saya sedang tidak menerima penolakan sabel, satu jam lagi saya jemput" tegas. reygan lalu mematikan sambungan telpon
"Hal penting apa yang ingin di sampaikannya?" gumam Sabel kemudian bergegas menuju kamar mandi
Dan benar saja, kurang dari satu jam Reygan sudah Tiba di parkiran apartemen sabel
"Haloo" sapa Sabel mengangkat panggilan yang ada di ponselnya
"Aku sudah di parkiran, apa harus aku menjemputmu ke atas. Ini adalah panggilan ku yang kesekian kali nya sabel" kata reygan yang sebal karena sabel tidak langsung menerima panggilan telpon nya
"Aku baru saja selesai, baiklah Tuan Reygan Alvanno yang terhormat saya akan segera turun" jawab sabel langsung mematikan panggilan dari Reygan
__ADS_1
Diparkiran, Reygan bersandar di mobil sport nya menunggu kedatangan sabel. dan langsung membukan pintu ketika sabel tiba di depannya
"Makasih" jawab Sabel
Tanpa basa-basi Reygan langsung masuk dan mengemudikan mobilnya
"Makanan apa yang kamu sukai Sabel?" tanya Reygan
"Apa saja, aku bukan pemilih makanan" jawab Sabel
"Sifat yang berbeda dengan Aurel yang sangat pemilih makanan" batin Reygan
"Baiklah, sudah lama aku tidak makan seafood. Bagaimana kalau kita mencoba nya untuk siang ini?" kata Reygan
"apa kata-kata yang si telpon merusak mood mu, kalau begitu maaf kan aku.. Kali ini akan akan mengalah dan menerima masukan atau penawaran apa pun" jawab Reygan
"Hahaha.. aku bercanda" jawab Sabel lalu tersenyum ke arah Reygan yang menatapnya gemas
"Jangan tunjukan senyuman itu pada orang lain Sabel" ucap Reygan
"Maksudnya?"tanya sabel bingung
"Cukup padaku saja" jawab Reygan kemudian sabel mengalihkan pandangannya ke arah jendela
Beberapa menit kemudian Reygan dan sabel sampai di sebuah restoran seafood. Setelah menikmati hidangan yang di sediakan pelayan Reygan mulai mengungkapkan isi hati nya
__ADS_1
"Sabel.. mungkin ini terlalu cepat tapi aku benar-benar tidak ingin kesempatan ini hilang" ujar Reygan
"Aku ingin.. aku tidak mau.. ee ee" kata-kata yang sudah tersusun di otak Reygan seakan sangat sulit untuk di ucapkan
"Kenapa pak, eh kak?" tanya sabel
"Emmm.. aku ingin kita menjalin hubungan serius, Sabel maukah kamu menjadi kekasihku?" tanya Reygan lalu meraih tangan Sabel juga menatap nya dengan intens
"Aku tau ini terlalu cepat, tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku" lanjut Sabel
"Maaf kak, tapi aku tidak tau harus menjawab apa. Tapi sebelum nya aku ingin mengatakan bahwa aku ini adalah-" ucapan sabel langsung di potong Reygan
"Adiknya Aurel?" tanya Reygan
"Lalu apa masalahnya? Aurel hanya masa lalu dan sekarang kamu akan menjadi masa depan ku" lanjut Reygan
"Tapi aku tidak mau, menjadi peran pengganti" jawab Sabel
"Perasaan ini sudah ada sebelum aku tau kamu adalah adiknya Aurel, maaf malam waktu kita di new york aku tiba-tiba pergi karena aku bingung saja harus bagaimana. Terlebih karena aku takut masa lalu dengan aurel akan menjadi penghambat perasaanku sama kamu Sabel" jelas Reygan
"Beri aku waktu kak.. aku tidak bisa memberi keputusan sekarang, aku harus memantapkan hatiku. Aku baru saja memulai karirku aku tidak mau karena hubungan ini akan berpengaruh akan pekerjaanku" jawab Sabel
"Apa pun jawaban yang kamu beri akan ku terima dengan senang hati, tapi aku berharap jawaban yang kamu beri sesuai dengan keinginanku" balas Reygan
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ❤️
__ADS_1