Starting From Bed

Starting From Bed
Eps 30


__ADS_3

Sabel tidak pulang ke apartemen, melainkan pergi ke sebuah taman. Disana Sabel duduk menghadap sebuah kolam ikan yang berada di tengah taman itu.


Karena ini hari kerja dan masih pagi mejelang siang, suasana taman sangat tenang dan sepi.


"Kenapa dia gak jujur sama Mama nya?" itulah yang terus ada di pikiran sabel


Beberapa menit kemudian datang seorang laki-laki menghampiri sabel.


"Hai.. sendirian? atau sedang menunggu seseorang?" kata Laki-laki yang bernama Axel itu


"Hai.. iya lagi sendiri aja" Jawab sabel


"Tapi sepertinya kamu bukan sengaja ingin pergi ke taman.. dengan pakaian formal seperti ini" lanjut Axel


"Ehhh.. aku hanya ingin mencari udara segar aja" jawab Sabel


"Boleh kenalan??"lanjut Axel lalu menjulurkan tangannya


"Axel" ucap Axel kemudian di sambut sabel


"Isabella" jawab sabel

__ADS_1


"Mungkin kamu butuh tempat untuk meluapkan isi hatimu?" tanya Axel


"Kalau pun iya, aku tidak akan sembarangan bercerita dengan orang baru" jawab Sabel


"Oke baiklah, maaf jika aku lancang. Tapi sebagai dokter psikiater.. dengan melihat rawut wajah dan cara kamu menjawab saja saya tau, kalau hati kamu sedang tidak dalam keadaan baik" sambung Axel


"Maaf aku harus pulang, permisi" kata Sabel


"Oke.. sampai bertemu di lain waktu" Jawab Axel


Setelah meninggalkan taman, Sabel singgah di sebuah cafe yang tidak jauh dari taman. Ponsel sabel masih dalam mode hening, sehingga ada puluhan missed call dari Reygan yang ia lewatkan.


"Hallo, kenapa rey?" tanya dimas


"Oke.. nanti gue kabarin ya rey" jawab dimas


Reygan memutuskan untuk pulang ke rumah untuk mengurangi rasa khawatir, mungkin istirahat sebentar akan merilekskan pikiran nya.


Tapi, sesampainya di rumah Reygan langsung di wawancarai oleh mama Nita.


"Rey.. mama mau. bicara sebentar" kata mama Nita ketika melihat Reygan ke dapur untuk mengambilnya air putih.

__ADS_1


"Aku mau istirahat sebentar ma.. nanti aja kita ngomong nya" jawab Reyhan


"Tadi di telpon kami bilang nanti, ini udah di rumah kamu bilang nanti lagi. Engga.. kita harus ngomong sekarang" tegas mama Nita


"Huhhh, iya ma iya.. ada apa?" tanya Reygan ikut duduk dengan mama nya di ruang keluarga


"Semalam kamu nginep dimana? sama siapa? jawab dengan jujur rey" kata mama Nita


"Kenapa? raut wajah kamu berubah? Jangan bilang kalau semua dugaan mama benar. Dan sebentar lagi akan ada perempuan minta pertanggungjawaban kamu" lanjut mama Nita


"Maaa... mama mikirnya kejauhan deh, gak mungkin reygan melakukan suatu hal yang melewati batas" jawab Reygan


"Ya udah sekarang kamu ceritakan ke mama gimana yang sebenarnya nya dan jangan bohongi mama" kata mama Nita


"Semalam itu aku tidur di apartemennya calon istri aku" jawab Reygan


"What.. Reygan!! kamu bilang kamu tidak akan melakukan hal yang melewati batas. Lalu itu apa namanya? Jangan bilang kalau perempuan itu kamu dapat dari tempat-tempat yang gak jelas atau pe-" ocehan mamq Nita yang panjang lebar di potong oleh Reygan


"Dia perempuan baik-baik ma" jawab Reygan


"Tidak ada perempuan baik-baik, yang menerima laki-laki yang bukan suaminya untuk nginap di rumah nya.. apalagi hanya berdua" balas mama Nita

__ADS_1


"Jadi kemarin itu dia maksa aku buat pulang ma, tapi karna kecapean aku jadi malas pulang dan minta izin dia untuk nginep disana.. sebenarnya dia juga gak mau ma, Aku yang maksa dia. Dan satu yang harus mama tau kita gak melakukannya, kita tidur terpisah ma" jelas Reygan


"Apa mama harus percaya begitu saja?" kesal mama Nita


__ADS_2