
Pagi ini sabel masih bermalas-malasan di ranjang empuknya karena hari ini adalah weekend, jadi Sabel tidak berangkat bekerja.
Drrttt.. drrrrtttt.. drrttt
"Siapa sih yang pagi-pagi nelpon.." gumam sabel lalu meraih ponselnya yang ada di nakas samping tempat tidur nya
"Selamat pagi sayang" sapa Reygan
"Hmmm iya pagi kak" jawab sabel gugup karena ini kali pertama Reygan memanggil nya dengan sebutan sayang
"Kamu belum bangun ya tadi?" tanya Reygan
"Udah sih tapi masih rebahan aja di tempat tidur, Mager nih" jawab Sabel
"Kamu siap-siap ya, kita akan ke Medan" perintah Reygan
"Ngapain? Kok tiba-tiba?" tanya Sabel
"Aku ingin melamarmu" jawab Reygan
"Tapi kita kan belum ada ngomongin ini.. rencanain ini.." jawab sabel
"Hampir setahun ini aku kenal kamu bel, dan apa pun itu kalau di rencanain kamu pasti banyak alasan" kata Reygan
"Tapi aku harus hubungi kak Aurel dulu, takutnya mereka lagi sibuk atau ada halangan apa gitu" bantah Sabel
"Kan.. ada aja terus alasan kamu. Aku udah pastiin dan udh buat janji sama mereka" jawab Reygan
"Tapi gimana bisa? Kak Aurel juga gak ada ngomong apa-apa sama aku" kata Sabel
"Bawel ya kamu, nanti deh aku jelasin.. sekarang kamu siap-siap ntar lagi aku mau otw" jawab Reygan
"Ehh.. ya udah iya" kata Sabel mengakhiri panggilannya
Sedangkan di rumahnya, Ketika Reygan hendak berangkat menemui Sabel dia dicegat oleh mamanya dan diserbu ber-bagai pertanyaan
"Kamu mau kemana Rey? Ini kan hari Sabtu.. biasanya juga belum bangun" kata Mama Nita
"Aku ada urusan penting ma, nanti siang aku mau berangkat ke Medan ya" kata Reygan
"Medan? Ngapain? Apa ada masalah sama kantor cabang yang disana?" tanya mama Nita
"Emm engga ma, cuma mau kesana aja mau nemuin teman" jawab Reygan asal karena belum memberitahu semuanya kepada mama nya
"Perempuan?" tanya mama Nita
"Iya ma.. eh engga, Rey berangkat ya ma" kata Reygan
"Tunggu.. tunggu.. mama penasaran nih" kata mama Nita
"Nanti ya ma, sepulang dari sana Rey cerita" jawab Reygan
"Tapi Rey.. mama udah terlanjur buat janji nanti makan malam sama Syera anaknya teman mama" kata mama Nita
"Yang janjian kan mama" jawab Reygan
__ADS_1
"Iya tapi mama mau kenalin Syera sama kamu, mungkin saja kalian cocok.. mama udah ga sabar Rey pengen punya menantu.. punya cucu.." kata Mama Nita
"Iya ma iya, sabar ya mungkin belum waktunya aja dan biarkan Rey menentukan pilihan sendiri ya ma" kata Reygan
"Mana bisa.. sekali aja mama gak pernah liat kamu itu jalan atau dekat sama perempuan, mama jadi takut kamu punya kelainan" ujar mana Nita
"Apaan sih ma, udah ya Reygan berangkat dulu" kata Reygan langsung melangkah cepat karena takut ditahan-tahan mama Nita lagi
"Hati-hati Rey, kabarin mama" teriak mama Nita karena Reygan sudah berada di luar rumah
Beberapa menit kemudian Reygan sampai di apartemen Sabel dan langsung mengetuk pintu
Tok.. Tok.. Tok..
Ceklek..
"Udah siap?" tanya Reygan ketika sabel membuka pintu
"Bentar ya aku ambil handphone di kamar" kata Sabel namun Reygan menarik tangannya
"Aku gak sabar untuk segera menikahi mu sabel" ucap Reygan dengan lembut lalu mencium punggung tangan sabel
"Hh iya kak, bntar ya " kata Sabel menarik tangannya dan langsung masuk ke kamar
"Kenapa muka aku kayak panas banget, ini juga jantungnya kok cepat banget sih detakannya" oceh Sabel di dalam kamar
"Sewaktu kak Reygan tiba-tiba cium aku aja gak gini banget deg-degan nya" batik Sabel terus *******-***** tanganga yang terasa dingin
"Bel.. cepat dong" panggil Reygan
"Kenapa? Kok lama? Hmm?" tanya Reygan
"Gak apa-apa, udah ayo" ajak Sabel
Reygan menggenggam tangan Sabel menuju lift setelah sabel mengunci pintu apartemen nya
"Tangan kamu kok dingin banget?" tanya Reygan
"Gpp kak, mungkin karena abis mandi" alasan Sabel
Dan beberapa jam kemudian Sabel dan Reygan tiba di Medan, sejenak mereka istirahat dan makan siang sebelum menemui Aurel kakak nya Sabel
"Gimana ceritanya kamu bisa atur ini semua, aku masih penasarannya banget deh" kata Sabel
"Siapa lagi kalau bukan Dimas dan Dianisa" jawan Reygan lalu menggenggam tangan Sabel
"Jadi kalian dapat kontak kak Aurel dari Dian?" tanya Sabel lagi
"Iya ya, kayaknya sahabat kamu itu suka atau ada rasa ya sama Dimas?" tanya Reygan
"Sama tuh dua-duanya kak, cuma dulu mereka malu-malu kucing, ntahlah kalau sekarang" Jawab Sabel
"Kalau kamu?" tanya Reygan
"Aku? Kenapa?" tanya Sabel bingung
__ADS_1
"Kamu gak malu-malu kucing gitu?" tanya Sabel
"Engga, kenapa harus malu" jawab Sabel tapi membuang pandangannya ke arah lain namun segera dengan lembut Reygan menarik dagu nya untuk kembali memandangnya
"katanya gak malu? Itu apa? Mukanya sampe merah gitu" ledek Reygan
"Kak rey.. udah deh" jawab Sabel
"Oh iya, kemarin itu aku bilang nya sama Aurel kalau kita akan datang tapi aku belum tau pastinya kita datang ke rumah atau ketemu dimana" kata Reygan
"Biasanya kak aurel masih di Toko deh kalau jam Sekarang, coba aku telpon dulu ya" kata Sabel lalu menghubungi Aurel
"Ya udah, aku ke toilet bentar ya" pamit Reygan
"Hallo el" jawab Aurel dari seberang telepon
"Hallo kak, aku udah di Medan nih..Kak Aurel masih di Toko?" tanya sabel
"Iya nih, tapi kita ketemunya di rumah aja ya. Kami duluan aja nanti kakak langsung pulang deh" jawab Aurel
"Ohh gitu ya, ya udah kak.. bye" kata Sabel
Beberapa menit kemudian Reygan pun kembali dan mereka langsung menuju kediamannya Aurel
"Bibi.. apa kabar?" sapa Sabel kepada salah satu ART Aurel yang sedang membersihkan halaman
"Ehh.. nak Ella, baik...bibik baik. Kamu apa kabar nak?" tanya Bik Erna
"Ella juga baik bik, Abang di rumah?" tanya Sabel
"Lagi ke Bali dari dua hari yang lalu, kalau pulang nya bibik kurang tau kapan" jawab Bik Erna
"Ya udah deh bik, kak Aurel bentar lagi juga pulang kok" kata Sabel
"Ya nak.. masuk dulu,maaf ya ini siapa?" kata Bik Erna
"Kenalin bik, Saya Reygan calon suami Isabella" jawab Reygan yang langsung mendapat tatapan tajam dari Sabel
"Cepet ya nak, baru beberapa bulan di Jakarta.. eh pulang-pulang udah bawak calon suami aja nih" kata Bik Erna yang hanya di senyumi Sabel
"Ayo kak, masuk" ajak Sabel
"Mau minum apa? Atau bibik masakin apa nih?" tanya Bik Erna setelah mereka duduk di ruang tamu
"Gak usah bik, kita baru dari Cafe juga" jawab Sabel
Kurang lebih dua jam akhirnya Aurel tiba di rumah dan mendapati Sabel tidur di pangkuan Reygan yang juga tertidur dengan menyandarkan kepalanya ke sofa
"Bik.. bangunin sabel tuh, bilang kalau aku udah pulang. Aku mau mandi dulu" kata Aurel langsung masuk ke kamar nya
"Nak.. nak ella bangun udah petang, itu Aurel juga udah pulang" kata Bik Erna
"Mhhh iya bik" jawab Sabel langsungnya duduk dan membuat Reygan juga ikut bangun
"Aurel udah datang?" tanya Reygan
__ADS_1