Starting From Bed

Starting From Bed
Eps 18


__ADS_3

Beberapa menit kemudian Sabel keluar dari kamar mandi dengan menundukkan kepalanya karena masih merasa malu.


Dan ketika mengedarkan pandangannya ternyata kamar sudah kosong, kemudian Sabel berjalan keluar kamar setelah menarik nafas dalam-dalam


"Hai.. Good morning" sapa Reygan


"Morning kak" jawab sabel


"Kok gak pakai jaket? Masih dingin banget ini" kata Reygan


"Mmm.. ia lupa kak, sebentar aku ambil dulu ya" kata Sabel lalu masuk kembali ke kamar untuk mengambil jaket, syal dan juga memakai topi kupluk nyam


"Imut banget sih" batin Reygan ketika melihat penampilan Sabel


"Tuh.. matahari udah mau keluar, malu-malu kayak kamu" ujaar Reygan membuat pipi Sabel merona


"Indah banget ya kak pemandangan nya ditambah cahaya matahari yang perlahan semakin bertambah" kata Sabel menikmatinya pemandangan indah yang semalam terlihat biasa saja karena gelap


"Iya semalam padahal terlihat biasa aja ya, ternyata penginapan ini ada di balik Bukit-bukit yang indah" lanjut Reygan


Sabel merentangkan tangannya, menutup matanya dan tersenyum setelah menarik nafas dan menghembuskan kan nya seperti membuang penat


"Manis.." batin Reygan


"Suasana nya juga tenang banget" lanjut Sabel masih memejamkan matanya tetapi tangan sudah memeluk dirinya sendiri


"Bisa aku minta jawabannya sekarang sabel?" tanya Reygan


Membuat Sabel langsung membuka matanya dan melihat ke arah Reygan yang sedang menatap Sabel juga dengan penuh harapan


"Aku belum yakin kak" jawab sabel


"Apa yang harus aku lakukan agar kamu yakin?" tanya Reygan


Lama keduanya terdiam dengan pemikiran masing-masing.


"Kak Reygan.."


"Sabel.."


Keduanya pun bersuara secara bersamaan.


"Kenapa sabel?" tanya Reygan


"Kak Rey aja duluan" jawab Sabel


"Oke.. aku gak akan memaksa kamu, tapi aku ingin memastikan sesuatu sabel. Kamu belum siap menerima aku atau kamu belum siap menjalin hubungan?" tanya Reygan


"Aku belum siap menjalin hubungan apalagi kamu yang akan menjadi partnernya kak" Batin Sabel


"Sabel.." panggil Reygan karena sabel tak kunjung menjawab


"Aku belum siap kak" jawab sabel

__ADS_1


"Bukan karena ada orang lain yang lebih dulu dari aku?" tanya Reygan lalu sabel menggeleng dengan cepat


Reygan menanyakan hal itu karena mendapat ultimatum dari Dimas, Reygan jadi ingin memastikan ada atau tidak saingannya untuk mendapatkan Sabel


"Ya sudah, gak usah dipikirin lagi, aku akan menunggumu" lanjut Reygan


"Makasih kak Rey" jawab Sabel


"Kamu di sini aja dulu ya, aku mau nanya bengkel terdekat di sekitar sini" pamit Reygan lalu Sabel mengangguk dan kembali menikmati pemandangan Sunrise yang sangat indah


Beberapa jam kemudian Reygan kembali ke kamar dan mendapati Sabel sedang tidur kembali


"Ternyata dia lebih kebo dari gue" batin Reygan lalu membangunkan sabel


"Sabel.. bangun" ujar Reygan dan duduk di tepi ranjang


"Eghhh.. kak rey" kata Sabel lalu menggeliat sekejap saja karena dia langsung mengingat bahwa ad reygan disana


"Kita keluar yuk, cari sarapan sebelum berangkat" ajak Reygan


"Mobilnya udah selesai?" tanya Sabel


"Iya udah, ayoo" kata Reygan


Dan mereka sekarang tengah menikmati sarapan pagi, disaat asyik makan tiba-tiba datang seseorang menyapa sabel


"Isabella.." seru Ari teman lama Sabel saat di bangku SMA


"Eh.. Ari ya" jawab Sabel


"Baik.. kamu?" tanya Sabel


"Baik.. baik.. aku senang banget bisa ketemu kamu lagi. Kamu kesini liburan? Sama siapa?" tanya Ari


"Sama saya.. Calon suaminya" jawab Reygan


"Ohh.. Kenalin mas saya Ari teman SMA nya Isabella" kata Ari langsung menjulurkan tangannya lalu Reygan pun menerima nya dengan wajar datar


"Reygan" ujarnya kemudian melepas jabatan tangannya


Sabel hanya terdiam karena kaget mendengar jawaban yang diberi Reygan kepada Ari "Calon Suami" Kata-kata itu seperti menggema di pendengaran Sabel


"Kalau begitu saya pamit, maaf sudah mengganggu sarapan kalian. Sabel jangan lupa undangannya" kata Ari tapi Sabel masih terdiam


"Sayang.. itu teman kamu mau pamit" kata Reygan


"Eh.. iya, hati-hati Ari" jawab Sabel asal


"Are you oke??" tanya Reygan setelah kepergian teman Sabel


"Udah selesai kan.. yuk kit pulang" kata Sabel langsung beranjak dari duduk nya


"Kamu marah?" tanya Reygan

__ADS_1


"Enggak, ayo kak kita pulang" jawab Sabel lalu melangkah menuju mobil


"Maaf ya kalau kamu marah aku mengaku sebagai calon suami kamu tadi" kata Reygan setelah mereka berada di dalam mobil


"Gak apa-apa kak" jawab Sabel tanpa melihat ke arah Reygan


Baru beberapa menit mobil berjalan, ponsel Sabel berdering lalu sabel mengangkat nya


"Iya hallo dim" jawab Sabel


"Gila lo gila.. bisa-bisanya elo gak ngasih tau gue kabar bahagia ini" kata Dimas


"Apa sih dim? Kamu baru bangun? belum sadar kali ya" jawab Sabel


"Tadi Ari ngabarin di Grup Alumni kita kalau elo akan segera menikah. Kapan Isabella Margaretha?" tanya Reygan


"Hufttt.. panjang ceritanya dim, nanti ya gue cerita" jawab Sabel langsung mematikan ponselnya


"Kenapa?" tanya Reygan


"Karna kek Rey ini, jadi ribet" jawab Sabel


"Iya.. ada masalah apa?" tanya Reygan langsung menepikan mobilnya


"itu teman aku yang tadi, langsung buat pengumuman di grup Alumni kata Dimas" jawab Sabel


"Pengumuman apa?" tanya Reygan


"Kalau aku akan segera menikah" jawab Sabel


"Lalu apa nya yang ribet, itu kan memang benar" jawab Reygan


"Beneran apa sih kak, jangan aneh-aneh deh" kata Sabel


"Lagian itu teman kamu aja yang kurang kerjaan, aku memang ia mengaku sebagai calon suami kamu tapi aku gak bilang kita akan segera menikah" jawab Reygan


"Gak tau ah.. terserah kak rey aja" kata Sabel


"Udah dong.. jangan ngambek lagi" ujar Reygan dan ketika ingin membujuk sabel lagi ponsel nya berdering.


Ternyata orang yang menelpon sabel tadi sekarang menelpon nya lagi untuk memastikan kebenaran berita nya


"Elo dimana? Kita tante Nita elo gak pulang semalam." seru dimas


"Eh.. santai dong nanya nya, emak gua aja gak segitunya" jawab Reygan


"Jelasin" tegas Dimas


"Iya.. iya.. ini kita udah on the way, nanti gue ceritainnya" jawab Reygan


"Kita?? Sama siapa elo, Ella? Terus semalam elo berdua nginep dan sudah melakukan nya sehingga sabel menuntut agar kalian segera menikah?" tanta Dimas


"Udah ah dim.. asumsi elo terlalu jauh, gue mau jalan lagi nih" jawab Reygan lalu mematikan ponselnya

__ADS_1


Beberapa jam kemudian mereka pun sampai. Diperjalanan Reygan menawarkan makan siang tapi sabel menolak dan meminta langsung pulang ke apartemen saja


...JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE 🙏...


__ADS_2