
"Sabel.."ujar Reygan lembut saat mereka menikmati wedang jahe di pinggir jalan
"Hmmm.. iya kaka rey, ada apa?" tanya Sabel yang baru saja menyeruput wedang jahe nya
"Bagaimana kalau kita nginap di sini satu malam?" tanya Reygan
"Jangan kak, sebaiknya kita pulang aja" jawab sabel
"Apa kamu tidak ingin melihat sunrise yang indah?" tanya Reygan
"Menarik" jawab Sabel
"Oke.. ku anggap kamu setuju, setelah ini kita akan mencari penginapan yang pagi hari nya kita dapat menikmati sunrise yang indah" lanjut Reygan
Dan setelah selesai dengan wedang jahe nya mereka pun kembali ke mobil dan menuju penginapan yang di sarankan oleh penjual wedang tadi.
"Seperti ini penginapan yang dimaksud bapak itu" ujar Reygan
"Ya udah kita liat aja kak" sambung Sabel
Reygan dan sabel pun turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam
"Selamat malam pak, buk" sapa pegawai penginapan
"Ya.. malam, apakah masih ada kamar yang kosong yang view nya ke arah matahari terbit?" tanya Reygan
"Ada pak, mau langsung cek in? untuk berapa hari?" tanya Pegawai penginapan
__ADS_1
"Saya ambil dua kamar, untuk malam ini saja" jawab Reygan
"Tapi maaf pak, kamar yang kosong tinggal 1" jawab pegawai penginapan yang membuat Reygan dan sabel saling pandang
"Bagaimana pak?" tanya pegawai penginapan karena reygan tak kunjung memberi keputusan
"Maaf, tunggu sebentar" jawab Reygan
"Apa kita cari tempat lain saja?" tanya Reygan kepada sabel
"Ini sudah malam kak, dan weekend. Akan susah mencari tempat lagi. Kita pulang aja" jawab Sabel
"Oke baiklah, nanti lain waktu kita akan ke sini lagi untuk melihat sanset dan sunrise yang indah" kata Reygan
"Maaf ya mbak, kita gak jadi ambil kamar nya" ujar Reygan kepada pegawai penginapan
"Kok bisa tiba-tiba gini sih" ujar Reygan memukul stir mobil dengan kesal
"Kak Rey gak paham mesin mobil?" tanya Sabel
"Sama sekali tidak" jawab Reygan
"Huuuffft" Kata Sabel membuang nafas nya setelah sebelumnya dia menarik nafas dengan sangat dalam
"Mungkin memang harus kita nginap untuk satu malam ini dan di satu kamar" lanjut Sabel
"Aku sih gak masalah dan kamu juga harus percaya kalau aku tidak akan macam-macam sabel" jawab Reygan
__ADS_1
"Untuk mencari tempat lain juga gak mungkin kak, ini sudah malam kita mau jalan kemana?" balas Sabel
"Ya sudah aku akan segera kembali kesanaa untuk mengambil kamar nya, nanti keburu ada yang ambil lagi" jawab reygan lalu langsung turun dari mobil
Dan beberapa menit kemudian Reygan kembali untuk menjemput Sabel yang masih bimbang diatas mobil, karena ini akan menjadi pengalaman perdananya tidur dalam satu kamar dengan seorang laki-laki
"Sabel.." seru Reygan sembari mengetuk kaca mobil dan Sabel langsung turun
"Yuk kita masuk" lanjut Reygan
"Kamu gak yakin?" tanya Reygan melihat wajah sabel yang tidak bersemangat
"Bukan begitu kak, tapi aku takut aja nanti ada setan" jawab Sabel
"emang kamu punya indera keenam?" tanya Reygan serius
"Kata nenek aku dulu kak, Nanti kalau sudah Dewasa.. gak boleh tidur berduaan sama lawan jenis kalau belum menikah" jelas Sabel
"Kirain kamu bisa liat" jawab Reygan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Udah yuk masuk, jadi merinding gini kalau ngomong soal itu kak" kata Sabel langsung melanjutkan langkah nya menuju penginapan
"Kamu bisa pegang janji aku Bel, aku akan menghormati mu dan tidak akan melakukan hal aneh-aneh yang tidak seharusnya kita lakukan. Dibawah pengaruh obat kemarin saja aku masih bisa mengontrolnya apalagi sekarang, aku sadar seratus persen" terang Reygan
"Terimakasih kak Rey" jawab Sabel ketika mereka sampai di depan pintu kamar dan Reygan membuka pintu dengan kunci yang dia terima tadi dari pegawai penginapan ini
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ❤️
__ADS_1
...Kasih aku like setelah kalian selesai membaca dan ketik komentar kritik dan saran kalian juga 👍...