Starting From Bed

Starting From Bed
Eps 28


__ADS_3

"Engga, bukan palsu sih tapi aku merasa kalau kamu itu kayak masih malu-malu gitu" jawab Sabel


"Udah ah, aku ngantuk.. beneran kamu akan tidur di sini?" tanya Sabel


"Iya.. dengan atau tidak persetujuan kamu. Aku hari ini gak akan meninggalkan kamu sendiri di sini" jawab Reygan


"Oke.. aku ambilin selimut sama bantal yah" kata Sabel


"Bawain guling satu ya sayang" kata Reygan


"Nih.. langsung tidur ya" kata Sabel setelah memberikan satu bantal dan guling juga selimuti yang tebal untuk Reygan


"Kiss dulu dong, bilang Nice dream kek atau mimpiim aku ya sayang gitu" kata Reygan menahan tangan Sabel


"Ckkk.. iya, Good night and have a nice dream calon suamiku" kata Sabel


Cup


Satu kecupan diberikan oleh Sabel untuk Reygan, beberapa detik Reygan memandangi wajah cantik sabil lalu menarik tengkuk nya dengan lembut.


Cup..


Cup..


Cup..


Cup..


dari kening lalu kedua mata juga hidung dan yang terakhir Reygan mengecup bibir Sabel.


"I love you.." bisik Reygan di telinga sabel

__ADS_1


"I love you too" jawab sabel lalu langsung masuk ke dalam kamar nya.


Keesokan hari nya, Sabel bangun lebih pagi untuk menyiapkan sarapan untuk calon suami nya.


"Dim, anterin baju buat gue ke kantor ya.. ke apartemen Sabel" kata Reygan sambil berjalan menuju dapur


Sebelum Dimas banyak tanya, Reygan sudah mematikan ponsel nya lebih dulu


"Good morning baby" kata Reygan lalu melingkarkan tangan nya di perut sabel


"Morning, awas dulu kak.. aku lagi masak nih" kata Sabel


"Aku mau mandi dulu ya, ada handuk di kamar mandi?" tanya Reygan


"Di kamar aku aja mandi nya ya, di sini perlengkapan mandi nya juga gak ada" kata Sabel menunjukkan kamar mandi yang berada di dekat dapur


"Gak apa-apa aku masuk kamar kamu?" tanya Reygan


Kurang dari satu jam, Sabel selesai masak dan Reygan juga keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai bathrobe sabel yang berwarna ungu muda


Bertempat juga dengan kedatangan Dimas mengantarkan pakaian ganti untuk Reygan


"Hahaha.. kan ada handuk kak kenapa mesti pakai bathrobe aku?" tanya Sabel merasa lucu melihat Reygan


"Emang ada? aku cuma liat ini tergantung di kamar mandi" jawab Reygan


"Ada kak, di samping pintu ada rak khusus untuk handuk" kata Sabel


"Bentar ya, aku bukain" lanjut sabel mendengar ketukan pintu


"Pasti dimas tuh, ngantar pakaian aku" kata Reygan

__ADS_1


"Hay dim" sapa Sabel


"Hai.. nih baju nya Reygan" jawab Dimas


"Gimana hasilnya?" kata Dimas ketika Reygan juga menghampiri nya


"Elo tunggu aja undang nya" jawab Reygan


"So.. El, elo udah kasih keputusan sama Reygan?" tanya Dimas dan di angguki oleh sabel


"Pantesan.." lanjut Dimas


"Kenapa?" tanya Sabel


"Jangan mikir macem-macem Elo ya, tadi gue abis mandi trus gak ngeliat ada handuk. Gak mungkin kan gue panggil Sabel untuk ngasih handuk ke kamar mandi" jelas Reygan yang paham arah pemikiran Dimas


"Iya.. iya, gue tau elo kok. Hahaha" jawab Dimas


"Aku ganti dulu ya" kata Reygan kepada sabel


"Iya kak" jawab sabel


"Ini adalah keputusan yang sangat tepat elz selamat ya" kata Dimas lalu duduk di sofa ruang tamu


"Heehhh, gue masih gak percaya sih, gue terima Reygan" jawab Sabel


"Seiring berjalannya waktu, elo pasti akan lebih nyaman.. lebih mengenal Reygan lagi. Dia orang yang tepat el. Elo pasti bahagia" lanjut Dimas


"Semoga ya Dim" jawab Sabel


"Lagi ngomongin apa sih, serius banget.." kata Reygan yang keluar dari kamar sabel

__ADS_1


__ADS_2