Starting From Bed

Starting From Bed
Eps 24


__ADS_3

Beberapa hari setelah obrolan seriusnya dengan Dimas membuat Sabel menjadi bimbang atas keputusan sendiri


Dimana perlakuan Reygan yang selalu mengutamakan kenyamanannya, menuruti permintaannya walaupun yang mungkin berat untuk Reygan terima, seperti salah satu permintaannya Sabel agar mereka profesional saja.


"Apa Reygan ada di ruangannya?" tanya mama Nita yang datang ke kantor Reygan


"Iya selamat siang Bu, Pak Reygan ada di dalam" jawab Sabel


"Apakah dia sibuk atau ada jadwal penting setelah ini?" tanya mama Nita


"Tidak ada bu, Pak Reygan baru selesai meeting" jawab Sabel


"Tante.. ada apa, tumben" ujar Dimas yang juga ingin menemui Reygan


"Hmm iya Dim, kebetulan juga nih kamu ada di sini jadi tante mau minta tolong nanti kamu bujuk Reygan ya supaya mau tante ajak makan malam" kata Mama Nita

__ADS_1


"Kalau sekedar itu sih, aku bisa pastikan Reygan mau Tante. Tapi kalau tante ada maksud lain di balik itu aku gak berani lagi" jawab Reygan mengingat sudah beberapa kali mama Nita ingin mengenalkan Reygan dengan anak perempuan teman-teman nya


"Ayolah dim, bantu tante.. janji deh ini yang terakhir"kata mama Nita


"Ya udah deh, mungkin kali ini Reygan akan menemukan jodohnya tante" jawab Dimas melirik sabel sekilas berbarengan sabel juga langsung menundukkan kepala nya


Setelah Dimas dan mama Nita masuk kedalam ruangan, Sabel tidak bisa menutupu kegelisahan nya atas ucapan Dimas yang trakhir kalinya


"Hufftttt.. relax.. santai Isabella Margaretha, Jodoh takkan kemana, kalau memang Reygan jodoh elo.. dia akan tetap jadi jodoh elo" batin Sabel menyemangati dirinya


"Kenapa el?" tanya Dimas yang baru saja keluar dari ruangan Reygan


"Gue tau, elo kepikiran atas ucapan gue tadi. dan gue sengaja lakuin itu agar elo menyadari perasaan elo sendiri. Sekarang elo udah tau kan kalau mama nya Reygan itu sering mengenalkan nya dengan perempuan dan berharap Reygan bisa menemukan jodohnya, tapi Reygan-" penjelasan panjang lebar dari Dimas langsung dipotong oleh sabel


"Iya.. dim gue tau. Dan sekarang gue lagi banyak kerjaan.. elo bisakan tinggalin gue dulu" kata Sabel

__ADS_1


"Terserah elo deh" jawab Dimas lalu meninggal Sabel


Sebulan berlalu.. Dan Reygan kembali menanyakan tentang kejelasan hubungan nya dengan sabel yang seperti pasang surut.


"Bel.. Kali ini aku ngomong serius tentang hubungan ini, karena mama udah desak aku untuk segera menikah. Dan kalau sampai akhir tahun ini aku belum bisa membawa calon istri aku ke mama, dia yang akan milihin calon istri buat aku" Kata Reygan setelah mereka selesai makan malam


"Aku takut untuk punya hubungan serius dan aku juga takut kehilanganmu" jawab Sabel


"Aku janji bel, aku gak akan kecewain kamu" kata Reygan


"Kamu siap ketemu sama kakak aku untuk minta restu nya?" tanya Sabel


"Aku siap.. dan apa pun itu yang kamu inginkan aku akan penuhi Sabel" jawab Reygan


"Aku gak mau pacaran" kata Sabel

__ADS_1


"Aku gak minta kamu untuk jadi pacar aku, aku mau minta aku sebagai pendamping aku, sebagai teman ku sampai tua nanti, sebagai partner hidupku selamanya" jawab Reygan


"Kalau kamu sudah siap, kita akan langsung menikah sabel.. aku mau kamu itu jadi istriku, jadi ibu anak-anak ku" lanjut Reygan


__ADS_2