
Bab 10 PERKENALAN
"Oh iya, kalau boleh tau siapa nama kamu? ".
Seru Joe yang penasaran dengan nama dari laki-laki tampan itu.
"Kamu bisa memanggilku Koko".
Sahut laki-laki itu sambil menawarkan berjabat tangan, sembari untuk tanda perkenalan.
"Baiklha, perkenalkan namaku Eve".
Ucap Joe yang sembari menerima jabat tangan dari Koko.
"Salam kenal ya".
Ucap Koko sambil tersenyum manis diwajahnya.
"Iya".
Ucap Joe yang membalas senyuman dari Koko.
"Kalau begitu aku pergi duluan ya, ada kelas siang".
Ucap dari Koko yang melambaikan tangannya sembaei tersenyum dan semakin menghilang dari pandangan.
"Dia baik dan juga tampan...sempurna".
Batin Joe yang kembali terhipnotis saat melihatnya tersenyum.
"Ahtt..sadarlah Joe..kamu seperti orang kampungan, yang tidak pernah melihat lelaki tampan".
Gumanan Joe sambil menepuk-nepuk pipinya yang lesung, sembari untuk menyadarkannya dari hipnotis itu.
Setelah Joe tersadar, dia langsung mengeluarkan HP didalam tasnya,sembari untuk menelpon Daniel yang merupakan ajudan pribadi dari Joe sejak duduk dibangku SD(Daniel merupakan pengawal setia dari Joe, yang sudah mengikutinya sejak Joe duduk dibangku SD) .
"Halo kak Daniel, tolong kamu bawa beberapa mahasiswi yang saat ini berada dicaffe st*rbucks diperempatan jalan, kevila dipinggir kota".
Perintah Joe kepada Daniel, untuk membawa beberapa mahasiswi yang membuliynya, kesalah satu vila miliknya yang terletak dipinggiran kota.
"Baik nona".
Jawab Daniel ditelpon dengan singkat.
Tut!
Joe yang menutup panggilan dari Daniel, langsung bergegas meninggalkan taman dibelakang sekolah.
****
Sementara itu ditempat Koko dikelas jurusan seni.
"Hari ini kita akan mengulas tentang keindahan patung".
Ucap Dosen pria yang sedang mengajar didepan kelas, saat dia sedang menjelaskan pelajaran, tiba-tiba ada suara ketukan pintu yang mengetuk pintu dikelas seni itu.
Tok..tok....tok
"Permisi pak, maaf saya terlambat".
__ADS_1
Tukas koko yang memasuki kelas setelah mengetuk pintu, dengan merapatkan kedua tangannya dengan erat seperti seseorang yang meminta ampun sebagai tanda permintaan maaf.
"Duduklah dan jangan kamu ulangi kembali".
Seru dosen pria itu, yang memarahi Koko karena terlambat.
"Baik pak".
Ucap Koko dan bergegas pergi kebelakang untuk duduk dibangku belakang.
"Hei,,kenapa kamu terlamabat?".
Tanya Joshua teman dekat dari Koko,yang saat itu sedang duduk disampingnya.
"Aku tadi menyelamatkan seorang mahasiswi dtaman belakang kampus ini, yang sedang dibuliy".
Ucap Koko sambil meletakkan tasnya dimeja dan segera duduk.
"Mahasiswi..?...dibuliy? "
Tanya Joshua yang sedang bingung.
"Iya".
Jawab Koko dengan singkat, sambil mengambil laptop dari tasnya.
"Cewek? ".
Tanya Joshua dengan semakin penasarannya.
"Iya".
Jawab Koko yang kembali dengan singkat, sembari menatap kedepan, kearah Dosen yang sedang menjelaskan.
Joshua yang play boy pun itu mulai mencari mangsa kembali.
"Aku tidak tahu ya, yang pasti dia itu,kulitnya putih seperti salju, rambutnya berwarna perak seperti rembulan dimalam hari dan matanya berwarna biru kristal seperti isthar(bintang fajar) diatas laut, saat kamu menatap mata itu, kamu akan merasakan ketenangan hingga membuatmu merasa kecanduan".
Koko yang tanpa sadar memuji Joe.
"Wah aku gak tau loh, kalau kamu itu seorang puitis".
Goda Joshua kepada Koko.
"Apa? ".
Koko yang kembali tersadar.
"Cieee...ciee..cie.. ada yang jatuh cinta nih".
Kembali goda dari joshua pada Koko.
"Apaan sih kamu..jangan sok tau deh".
Sahut Koko yang kesal sembari digoda oleh Joshua.
"Hahahh...iya..iya gak ku goda lagi deh, tapi ngomong-ngomong cewek itu cantik deh, kalau dengar dari puitis kamu tadi".
Ucap Joshua sambil menyandarkan kepalanya diatas meja.
__ADS_1
"Aku gak tahu..".
Koko yang tetap fokus kepada dosen yang berada didepan kelas.
Brak!
"Hei kamu yang tidur itu..berdiri didepan sini, sekarang".
Teriak dari dosen itu sambil melemparkan penghapus kepapan.
"Saya pak?".
Tanya Joshua kepada dosen didepan.
"Iya kamu".
Teriak dosen itu kepada Joshua.
"Tapi saya gak tidur pak".
Bantah Joshua pada dosen didepan.
"Malh ngebantah lagi..cepat kesini,berdiri didepan sampai jam istirahat ke 2".
Teriak dosen itu dengn marah.
"Baik pak".
Jawab Joshua sambil berjalan kedepan dengan malasnya.
"Hahahahh.....".
Tawa dari para murid dikelas dengan serempak.
"Kenapa ya tadi tanpa sadar aku memujinya, padahal ini kali pertemuan kita".
Batin Koko dalam hati, yang tanpa sadar telah memuji Koko.
" Meski dia mengepang rambutnya, tapi aku yakin kalau dia menggerai rambutnya, dia pasti akan sangat cantik sekali, apalagi matanya, walau dia memakai kacamata, aku bisa melihat jelas betapa indahnya itu".
Batin Koko yang tanpa sadar telah memuji Joe kembali.
BERSAMBUNG. . .
-------------------------------
I Mohon dukungannya ya 🙏.
I ini adalah kali pertamaku menulis novel,
I jika ada bahasa yang kurang tepat,
I mohon dimaklumi.
I Author usahakan untuk update 2 episode
I perhari.
I semoga kalian suka(♡˙︶˙♡).
__ADS_1
Terima kasih❤❤❤❤❤.
Khusus untuk hari ini author akan memberikan 5 episode sehari.