
Bab 6 TIDAK NYAMAN
Setelah beberapa menit diperjalanan akhirnya mereka pun sampai diperusahaan Lin group, perusahaan milik keluarga Lin yang merupakan partner kerja dari perusahan milik Joe Ence group.
Sesampainya didepan perusahaan, para pengawal yang tadinya mengawal Joe dari depan dan belakang, langsung bergegas keluar dari mobil untuk menyambut Joe yang hendak turun dari mobil.
"Mari nona, saya bantu anda turun".
Salah satu pengawal yang mengulurkan tangan untuk membantu Joe turun dari mobil.
Joe yang mendengar tawaran dari pengawalnya, hanya diam dan mberikan tangan.
"Selamat datang nona Joe diperusahaan kami".
"sesusai dengan rumornya ya kalau anda itu cantik, bukan cantik tapi sangat cantik, semoga kita bisa menjadi partner yang baik untuk kedepannya".
Ucap pria tinggi dan tampan yang berdiri menghadang jalan Joe sambil mengulurkan tangannya, yang bernama Lin Feng,CEO dari perusahaan Lin.
"Semoga".
Seru Joe sambil memberikan tanganya.
"Cup"
Lin Feng yang menunduk dan mencium tangan Joe.
Joe yang merasa tidak nyaman dengan tingkah laku Lin Feng, langsung dengan segera menarik tangannya dari genggaman tangan Lin Feng(pikir Joe pria itu hanya mau bersalaman, eh ternyata malah dicium dong🙄).
"Tolong lah bersikap dengan sopan tuan,saya merasa tidak nyaman dengan tingkah laku anda yang lancang".
Tungkas Joe yang merasa kesal sampai pipinya yang lesung itu memerah seperti tomat.
"Maafkan saya nona".
Seru Lin Feng sambil tersenyum genit, dan menarik salah satu telinganya sembari mengedipkan salah satu matanya, sebagai tanda permintaan maaf.
"Iya".
Jawab Joe dengan singkat, dan langsung melangkah kan kakinya dengan cepat, melewati Lin Feng yang menghadang jalannya.
"Entah kenapa aku merasa tidak nyaman dengan Lin Feng itu, semoga saja tuan Lin Guo bisa segera sembuh dari penyakit jantungnya dan kembali keperusahaan, aku merasa lebih nyaman jika tuan Lin Guo yang menjalankan kerja sama ini"
Gusar Joe dalam hati, yang merasa tidak nyaman dengan Lin Feng(Lin Guo merupakan CEO dari perusahaan Lin group, tapi karena beberapa waktu lalu dia terkena serangan jantung, jadilah anaknya yang tertua menggantikannya diperusahaan, yaitu Lin Feng).
*****
Disaat yang sama Daniel telah menemukan beberapa informasi tentang Zeus, tapi entah kenapa Daniel tidak bisa menemukan masa lalu dari Zeus sewaktu dia kecil.
"Sebenarnya dimana sih letak kesalahanku sewaktu menelusuri,kenapa aku tidak bisa menemukan apapun tentang masa lalunya sewaktu kecil, apakah mungkin ada seseorang yang sengaja memblokir semua informasi mengenai Zeus? ".
Gusar Daniel yang bingung dan merasa marah sambil memukul-mukul setir mobil, sebab dia tidak bisa menemukan apapun mengenai masa kecil dari Zeus.
Daniel yang saat ini berada dilampu merah perempatan jalan, langsung melaju kedepan lurus dengan kencangnya, karena dia sedang melamun hingga tidak memerhatikan sekitar.
Ckittt....ittt..
Mobil Daniel yang mengerem mendadak dan membating setir, yang hampir saja menabrak seorang nenek-nenek yang sedang menyebrang.
Para warga yang melihat kejadian itu pun langsung mendatangi mobil Daniel yang menabrak salah satu tiang listrik dipinggir jalan, saat Daniel membating setir tadi,dia kelepasan hingga menabrak salah satu tiang listrik dipinggir jalan raya.
"Hei keluar kamu".
__ADS_1
"Jangan mentang-mentang kamu punya mobil bagus, jadi bisa berbuat dengan seenaknya".
Teriakan para warga yang marah pada sikap Daniel, yang hendak menerobos lampu merah hingga hampir saja terjadi kecelakaan.
Cklek!
"Saya minta maaf, saya tadi sedang melamun hingga tidak memperhatikan area sekitar".
Daniel yang turun dari mobil sambil memegang keningnya yang sedang berdarah, akibat menabrak tiang listrik tadi, dan langsung meminta maaf pada warga disekitar tanpa melihat kondisinya sendiri.
"Hei kamu tidak apa-apakan anak muda? ".
"Keningmu mengeluarkan banyak darah, apa perlu kami bantu kamu untuk kerumah sakit?".
Tanya para warga yang khawatir saat melihat kening indah milik Daniel terluka.
"Ahtt..saya baik-baik saja, terima kasih atas tawarannya, ngomong-ngomong dimana nenek yang tadi hampir saya tabrak, saya mau minta maaf".
Tukas Daniel yang mencari-cari nenek yang hampir dia tabrak tadi.
"Nenek itu langsung pergi setelah kejadian itu".
Jawab seorang bapak salah satu warga yang melihat kejadian itu.
"Pergi?... Pergi kemana? ".
Tanya Daniel sambil menyelidiki.
"Sepertinya tadi saya lihat nenek itu dijemput oleh keluarganya".
Jawab bibi salah satu warga yang merupakan saksi atas kejadian tadi.
"Terima kasih atas informasinya".
"Tapi benar kamu tidak perlu kerumah sakit?".
Tanya para warga yang khawatir kepada Daniel, sebab keningnya terus-menerus mengeluarkan darah, hingga mengalir sampai dipipi putih milik Daniel.
"Tidak perlu, sebentar lagi saya akan menelfon dan meminta teman saya untuk datang kemari".
Seru Daniel yang menolak tawaran dari para warga untuk mengantarnya kerumah sakit.
"Yasudah kalau begitu, oh iya anak muda jangan kamu ulangi lagi melamun sambil menyetir, hari ini mungkin kamu baik-baik saja dan tidak melukai orang lain, tapi kamu tidak tau apa yang bakal terjadi jika kejadian ini berulang dilain hari".
Tukas para warga yang memperingati sikap Daniel yang melamun sambil menyetir.
"Baik akan saya ingat, terima kasih atas nasehatnya,saya juga meminta maaf kepada semua orang disini atas kesalahan saya tadi, hingga membuat warga sekalian tak nyaman,dan ini sedikit uang untuk para warga yang merasa syok atas kejadian tadi".
Seru Daniel yang membungkuk untuk meminta maaf kepada para warga disana, dan mengeluarkan uang dari dompetnya,untuk diberikan kepada para warga yang berada disana.
"Kami terima, terima kasih dan jangan diulangi lagi".
Ucap para warga sambil menerima uang yang diberikan oleh Daniel.
"Iya".
Ucap Daniel dengan singkat.
Setelah itu para warga pun langsung bubar dan meninggalkan Daniel ditepi jalan sendirian.
Daniel yang ditinggal sendirian, langsung menelpon Arya yang merupakan rekan dari Daniel dalam mencari informasi tentang Zeus.
__ADS_1
"Halo Arya kamu dimana?,, biasa tolong kamu kesini? "
Ucap Daniel ditlepon kepada Arya .
"Aku ada disekitar rumah Zeus, untuk menanyai para penduduk disana tentang bagaimana keluarga Zeus".
Jawab Arya kepada Daniel ditelpon.
"Oke itu bagus, tapi bisakah kamu kesini dulu?,, aku baru saja kecelakaan".
Daniel yang meminta tolong kepada Arya ditelpon.
"Loh kok bisa?,, kamu baik-baik saja kan,, tidak ada yang luka kan? ".
Tanya Arya ditlepon kepada Daniel, dengan penuh kekhawatiran.
"Aku baik-baik saja, bisakah kamu kesini dulu?...nanti aku jelasin gimana kronologinya".
Ucapan minta tolong dari Daniel ditelpon kepada Arya.
"Oke".
Jawab Arya dengan singkat ditelpon, dan langsung mematikannya.
Tut!
****
Ditempat Arya, dekat rumah Zeus, Arya yang langsung bergegas ketempat Daniel berada stelah menerima sherlock.
Brak!(pintu mobil Arya yang tertutup).
"Tuh anak kenapa sih sebenarnya,bisa-bisanya dia kecelakaan diwaktu kita mendapat tugas penting seperti ini, tidak biasanya deh Daniel melakukan kesalahan seperti ini".
Tukas Arya didalam mobil yang penasaran dengan tingkah ceroboh Daniel yang tidak seperti biasanya.
Setelah beberapa saat didalam perjalanan, akhirnya Arya pun sampai ditempat Daniel.
Brak!
"Daniell..".
Arya yang buru-buru turun dari mobil sambil berteriak, dan segera mendatangi Daniel yang sedang duduk didepan sebuah toko yang kosong.
BERSAMBUNG. . .
-------------------------------
I Mohon dukungannya ya 🙏.
I ini adalah kali pertamaku menulis novel,
I jika ada bahasa yang kurang tepat,
I mohon dimaklumi.
I Author usahakan untuk update 2 episode
I perhari.
I semoga kalian suka(♡˙︶˙♡).
__ADS_1
Terima kasih❤❤❤❤❤
.