
Bab 14 LANGIT MALAM
"Kalau boleh tau siapa nama kamu? ".
Tanya Joshua berbasa-basi.
"Namanya Eve dari jurusan bisnis dan kuliah dikampus kita".
Sahut Koko(Zeus).
"Baiklah karena kita semua sudah saling kenal, mari kita bagi tugasnya".
Seru Joe sembari mengeluarkan buku dan pulpen dari tas.
"Tapi kan kamu belum kenal denganku!".
Tukas Joshua.
"Aku mengenalmu kok..nama kamu Joshua kan?..anak-anak sering cerita soal kamu, soalnya kamu berbakat banget buat lukis tema gelap terang".
Jawab Joe pada Joshua dengan tersenyum lebar diwajahnya yang cantik.
"Terima kasih".
Ucap Joshua dengan malu-malu(tipe yang malu kalau dipuji).
"Nih cewek pinter juga buat ngerayu orang..kelihatannya aja sih polos culun, tapi dalemnya gak ada yang tau".
Batin Joshua yang membicarakan Joe.
"Sudah, sekarang mari kita bagi tugas, kalian bisa melukis pemandangan apa?...kalau aku bisa melukis hutan".
Koko(Zeus) yang mencoba mencairkan suasana.
"Aku sih gunung ya".
Ucap Joshua sambil memutar matanya keatas, karena malas.
"Aku ingin melukis langit malam".
Ucap Joe dengan nada merindukan.
"Kamu suka langit? ".
Tanya Joshua kepada Joe.
"Tidak semua langit".
Ucap Joe dengan wajah tersenyum tulus.
"Lalu? ".
Tanya Joshua kembali.
"Aku paling menyukai langit malam".
Ucap Joe dengan tersenyum lepas diwajahnya yang cantik.
"Kenapa?".
Tanya Koko(Zeus).
"Bagiku langit malam adalah teman, teman untuk bulan yang terus menyinari bumi, teman untuk bintang-bintang saling berkomunikasi, teman untuk bumi dan juga teman untukku".
Ucap Joe dengan ekpresi penuh kerinduan.
"Baik kau bisa melukis langit malam, toh itu juga pemandangan alam".
Ucap Joshua kepada Joe.
"Terima kasih".
Joe yang sangat senang hingga membuatnya tersenyum dengan lebar dipipinya yang lesung.
Saat Joe tersenyum, entah kenapa Joshua memalingkan wajahnya.
"Sial,,hampir saja aku terpesona olehnya,, ini berbahaya".
Batin Joshua sambil menutup mulut dan hidungnya, sembari mengalihkan pandangan kearah lain.
Prokk!
"Baik kita sudah sepakat dengan tugas masing-masing".
Ucap Joe sambil menepuk tangannya.
"Ngomong-ngomong kalian tinggal dimana? ".
__ADS_1
Tanya Joe kepada mereka berdua.
"Kami tinggal siksaan dekat kampus".
Jawab Koko(Zeus) kepada Joe.
"Iya".
Jawab Joshua dengan singkat.
Kringg...kringggg..
Suara jam pulang kursus.
"Eh sudah bel tuh..aku pulang duluan ya".
Ucap Joe sambil bergegas meninggalkan kelas.
"Kamu gapapa pulang sendirian? ".
Tanya Koko(Zeus) dengan wajah khawatir.
"Gapapa kok..aku juga biasanya pulang sendiri".
"Kamu yakin? ".
Kembali tanya Koko(Zeus) kepada Joe.
"Iya".
Jawab Joe dengan singkat.
"Baiklah hati-hati ya".
Ucap Koko(Zeus) dengan melambaikan tangannya yang kekar.
Joe pun membalas lambaian tangan dari Koko, sembari secara perlahan menghilang dari pandangan mereka.
****
Keesokan harinya ditempat kursus.
"Hai semuanya selamat pagi".
Sapa seorang gadis cantik, berkulit putih seperti susu, berambut merah seperti api dan mata coklat seperti tanah dipinggiran pantai, Ratu namanya, dari kelas sebelah, yang mendatangi kelas Joe untuk mencari Koko.
Sapa para pria didalam kelas.
"Dimana cowok baru yang katanya tampan itu? ".
Tanya Ratu sembari melihat kekanan dan kekiri, yang penasaran dengan Zeus karena banyak perempuan yang membicarakannya.
"Dia belum datang, ngapain cari dia?..mending sama kita aja".
"Ya gak? ".
Ujar para pria didalam kelas.
"Haha...hhh..".
Ratu yang tertawa masam karena mendengar omongan mereka.
"Buat apa juga aku sama kalian?...gak level tau gak".
Batin Ratu yang tersenyum didepan tapi mencaci dibelakang.
Ceklek!.
Pintu kelas yang terbuka, dan ada sosok pria tampan yang memasuki kelas.
Tap..tap...tap
Zeus yang berjalan dengan elegan memasuki kelas,sembari memasukkan salah satu tangannya dikantong celana.
"Gilaa...ganteng banget tuh cowok".
Batin Ratu yang terpesona melihat sosok tampan Zeus.
"Hai tampan".
Ratu yang tiba-tiba berteleportasi menghadang jalan Zeus.
"Minggir".
Tukas Zeus dengan singkat dan dingin.
"Gak mau tuh".
__ADS_1
Ratu yang terus menghadang Zeus dan bersikap manja.
Zeus yang merasa gerah dengan sikap Ratu, dengan segera memutar arah dan pergi keluar kelas.
"Ehh tunggu..".
Seru Ratu yang menahan Zeus untuk tidak keluar dari kelas, sembari menarik tangannya.
"Tolong lepaskan nona..".
Ucap Zeus dengan kesal dan menepia tangan Ratu.
"Oke,,oke, aku lepasin".
Ratu yang melepaskan tangan Zeus setelah dimarahinya.
"Sombong banget sih nih cowok..tapi gapapa walau sombong tapi dia ganteng..fiks pokonya harus kubuat dia jadi pacarku".
Gerutu Ratu didalam hatinya.
Tap..tap..tap..
Suara langkah kaki Joe yang memasuki kelas.
"Hai Eve, selamat pagi".
Sapa Zeus yang melihat Joe datang,sembari melambaikan tangannya dan tersenyum.
"Pagi juga".
Joe yang membalas sapaan dari Zeus dengan senyuman.
"Eh kok Ratu ada disini? ".
Sahut Joshua yang tiba-tiba datang.
Ratu yang merupakan seorang perimadona ditempat kursus Aussicht ini,tentu saja banyak laki-laki yang mengejarnya,termasuk Joshua.
"Haha..iya".
Jawab Ratu dengan senyum kecut.
"Kenapa sih mereka berdua tiba-tiba dateng, ganggu aja".
Umpat Ratu didalam hati.
"Ada urusan apa disini?...cari aku ya? ".
Goda Joshua kepada Ratu.
"Tidak".
Jawab Ratu dengan singkat dan bergegas pergi meninggalkan kelas.
"Eh tunggu..".
Teriak Joshua yang mengejar Ratu kekuar kelas.
"Ayo kita duduk".
Ajak Zeus kepada Joe.
"Iya".
Jawab Joe dengan singkat dan dengan cepat duduk dibangkunya.
"Siapa gadis tadi?..kelihatannya dia dekat sekali dengan Koko".
Batin Joe yang cemburu dengan Ratu, karena secara tidak sengaja melihat Ratu menarik tangan Zeus, tapi tidak mendengar percakapan mereka.
BERSAMBUNG. . .
-------------------------------
I Mohon dukungannya ya 🙏.
I ini adalah kali pertamaku menulis novel,
I jika ada bahasa yang kurang tepat,
I mohon dimaklumi.
I Author usahakan untuk update 2 episode
I perhari.
I semoga kalian suka(♡˙︶˙♡).
__ADS_1
Terima kasih❤❤❤❤❤