
Bab 8 DATTA ZEUS
Setelah Joe mengambil dokumen itu, dengan segera dia langsung membuka dan membacanya.
Nama. : Zeus Hartman
Nama panggilan: Zeus
Usia : 23 tahun
Tanggal lahir : -
Tempat lahir :-
Asal :Amerika
Tinggi badan : 180 cm
Berat badan :58 kilo
Anak ke :Anak kedua dalam keluarga
Pekerjaan :Idol grup noires
Hobi :Dance,menyanyi dan melukis.
Likes :Suka hewan yang lucu seperti
kucing dan anak anjing,
makanan pedas, suka jahil
kalau sedang gabut
Dilikes :Dicuekin, makanan manis,
dibohongi dan dikhianati.
Lulus :Lulus dari kampus Har*ad di
Jerman,dan mengambil
jurusan seni.
Nama ayah :Smith Hartman
Usia :53 tahun
Pekerjaan :Pegawai perusahaan.
Nama ibu :Sahye Kara
Usia :50 tahun
Pekerjaan :Ibu rumah tangga
Nama kakak :Noan Hartman
Usia :27 tahun
Nama adik :Rachel Kara
Usia :17 tahun
Nama adik :Arzhia Kara
Usia :6 tahun
*****
Brak!
__ADS_1
"Kenapa tanggal dan tempat lahir itu kosong?".
Tukas Joe sembari melemparkan dokumn itu keatas meja didepannya.
"Maafkan saya nona,hanya ini yang bisa saya dapatkan".
Ucap Daniel yang meminta maaf dan kembali menundukkan kepalanya sembilan puluh derajat.
"Saya rasa ada seseorang yang sengaja memblokir semua masa lalu dari Zeus sewaktu kecil".
Daniel yang menjelaskan alasan kenapa tanggal dan tempat lahir Zeus tidak ada,dan menemukan sesuatu yang mencurigakan.
"Memblokir? ".
Tanya Joe yang sembari bingung.
"Iya, saya mencurigai kalau ada suatu rahasia besar dibalik masa kecil Zeus".
Sahut Daniel sembari menjelaskan dan mengutarakan isi pikirannya.
"Jika memang benar, ada rahasia besar dibalik masa kecil pria itu(Zeus),maka sudah bisa dipastikan kalau orang yang memblokir informasi itu akan segera melakukan suatu hal yang baru, untuk mengalihkan perhatian kita yang mulai mencurigainya".
Tukas Joe yang mengungkapkan apa yang dipikirannya.
"Kalau begitu siapa orang itu nona? ".
Tanya Daniel sembari menyelidiki.
"Aku juga tidak tau Daniel, tapi sudah bisa dipastikan kalau orang itu adalah orang yang dekat dan kenal dengan pria itu(Zeus)".
Seru Joe yang mencurigai keluarga atau teman dekat dari Zeus, dan Daniel yang mendengarkan ucapan dari Joe pun menggangkukan kepalanya.
"Tapi ngomong-ngomong Daniel, ada apa dengan keningmu itu? ".
Tanya Joe yang melihat kening dari Daniel diperban.
"Oh saya tadi tidak sengaja menabrak tiang listrik".
Daniel yang memberi tahu alasan kenapa keningnya terluka.
Tanya Joe sambil menyelidiki.
"Saya tadi hanya agak ceroboh saja nona".
Ucap Daniel sambil tersenyum manis diwajahnya yang tampan.
"Tapi kamu gak kenapa-napa kan? ".
Joe yang menanyakan kondisi tubuh Daniel sehabis kecelakaan.
"Saya baik-baik saja nona, cuma tergores sedikit dikening saya".
Ucap Daniel sambil memegang keningnya yang indah.
Entah kenapa saat Daniel menjelaskan kondisinya, tiba-tiba saja joe melamun dan tidak mengatakan apapun, cuman menatap lurus kedepan dengan pandangan kosong.
"Nona?...nona anda baik-baik saja".
Daniel yang berusaha memanggil nonanya yang sedang melamun.tapi panggilan Daniel tidak terdengar oleh telinga Joe dan masih saja terus melamun.
"Nona?....nona?....nonaaa......?".
Teriak Daniel sambil melambaikan tangan didepan matanya Joe.
Joe yang mendengae teriakan dari Daniel langsung terbangun dan kaget.
"Ahtt,, iya? ".
Tanya Joe yang sembari bingung.
"Anda kenapa nona?".
__ADS_1
Seru Daniel yang juga kaget dan bingung atas tingkah aneh dari Joe.
"Aku? ".
Tukas Joe yang bingung dan memiringkan kepalanya yang cantik.
"Iya,anda tadi tiba-tiba saja melamun sewaktu saya menjelaskan tentang kondisi saya, apakah anda sedang memikirkan sesutu hal nona? ".
Tanya Daniel sembari menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.
"Ahtt..tidak, aku tidak apa-apa, hanya agak sedikit lelah saja".
Seru Joe sambil memijit-memijit keningnya.
"Apakah perlu saya panggilkan pelayan kemari?..untuk melayani nona".
Tukas Daniel yang khawatir kepada Joe.
"Tidak perlu, cukup tinggalkan aku sendiri saja, agar aku bisa menenangkan pikiran".
Seru Joe yang menyuruh Daniel untuk keluar dari ruangan sembari memegang kepalanya yang cantik.
"Kalau begitu saya mohon undur diri,nona".
Sahut Daniel yang kembali membungkukkan kepalanya, sembari untuk memberi hormat.
Brak!
Daniel pun keluar dari ruangan dan meninggalkan Joe sendirian diruangan itu.
****
Tap..tap..tap
Daniel yang keluar dari ruangan Joe,langsung mendatangi Arya, untuk menceritakan semua apa yang terjadi, sesuai dengan janjinya.
"Hei,, gimana sudah selesai bicaranya?".
Tanya Arya pada Daniel sembari menyelidiki.
"Iya,sudah selesai kok".
Jawab Daniel pada Arya.
"Kita pindah tempat dulu yuk, gak enak bicara disini".
Usul Daniel agar berpindah tempat.
"Kemana? ".
Tanya Arya yang bingung untuk memilih tempat yang cocok untuk bicara.
"Kita kekamarku aja".
Jawab Daniel yang mengusulkan untuk pergi kekamarnya, yang berada agak jauh dari kamar pengawal yang lain.
BERSAMBUNG. . .
-------------------------------
I Mohon dukungannya ya 🙏.
I ini adalah kali pertamaku menulis novel,
I jika ada bahasa yang kurang tepat,
I mohon dimaklumi.
I Author usahakan untuk update 2 episode
I perhari.
__ADS_1
I semoga kalian suka(♡˙︶˙♡).
Terima kasih❤❤❤❤❤.