SUAMI IDOL UNTUK TUAN PUTRI

SUAMI IDOL UNTUK TUAN PUTRI
Bab 18 MELAMARMU


__ADS_3

Bab 18 MELAMARMU


"Terima kasih atas pengertian anda" ucap Joshua.


"Iya" jawab Joe dengan singkat.


"Zeus kesini sebentar..dimana Zeus?" tanya produser.


"Sebentar saya carikan...nah tuh dia datang... Zeusss" ujar asisten produser dan berteriak menyapa Zeus.


"Pak..maaf saya telat" teriak Zeus sembari melambaikan tangannya dari kejauhan.


"Iya, Kemarilah" teriak produser.


"Deg..deg...deg.." jantung Joe yg berdegub cepat.


"Zeus..?" guman Joe.


"Tap..tap...tap..." suara langkah kaki Zeus yg melewati Joe.


"Pak.." sapa Zeus pada produser.


"Punggung itu.." batin Joe yg melihat punggung Zeus dari belakang.


"Oh iya, aku mau memperkenalkan seseorang" ucap produser itu.


"ya?" seru Zeus sembari berbalik.


"Wushh..wussh...wushh.." angin yg bertiup kencang, sebagai saksi pertemuan mereka kembali.


Mereka berdua menatap satu sama lain dengan seksama.


"Tap...tap...tap.." suara langkah kaki Zeua yg mendekat kearah Joe.


"Koko.." batin Joe yg menatap lekat Zeus.


"Kemarilah, biar ku perkenalkan" ajak produser itu Jishuk namanya.


"Zeus perkenalkan,,ini nona Joe, investor terbesar dalam perusahaan kita, SW entertaiment group" sambung Jishuk.


"Hai nona Joe..perkenalkan nama saya Zeus..salah satu member grub Naires" sapa Zeus dengan senyumannya yg manis sepeerti dulu.


"Kamu tidak berubah ko..kamu masih sama seperti dulu..penuh dengan kehangatan, seperti mentari pagi" batin Joe.


"Nona?" panggil Zeus.


"Ya?, salam kenal untukmu" kembali sapa Joe.


"Kalau boleh tau, sebelum kamu menjadi idol, kamu menetap dimana?" sambung Joe.


"Kalau itu, maaf saya tidak bisa menjawabnya" timpal Zeus dengan senyum ringan.


"Ahtt,, maaf kalu pertanyaan saya telah membuatmu tidak nyaman" ujar Joe dengan senyum kecut.


"Tidak apa-apa, saya yg harusnya meminta maaf" ucap Zeus.


"Haha..hh.. Sudahlah" timpal Joe.


"Ko..apa yg sebenarnya kamu sembunyikan?...berapa banyak rahasiamu?" batin Joe.


"Kalau begitu nona Joe, kami lanjutkan syutingnya kembali" ucap Jishuk.


"Iya silahkan, maaf sudah menggangu" sahut Joe.


"Tidak sama sekali, kalau begitu kita pergi dulu ya" pamit Jishuk yg menggandeng Zeus.


"Nona Joe kita pergi dulu ya" sapa Zeus yg melambaikan tangan dan tersenyum manis diwajahnya yg tampan.

__ADS_1


Joe yg membalas sapaan Zeus sembari tersenyum ringan.


"Aku benar-benar ingin lebih mengenalmu" batin Joe.


****


Setelah usai syuting para member Noires pun pergi beristirahat.


"Ini ada minuman untuk kalian" teriak salah satu staff disana, sembari menunjukkan minuman yg dia bawa.


"Wah enak tuh kayaknya" ucap Tanjiro yg mendekat kearah staff itu.


"Ada rasa apa aja?" tanya Hanyu.


"Tidak tau, coba kamu lihat sendiri" jawab staff itu.


"Oh iya, dimana Zeus?" tanya staff itu David naamanya.


"Tidak tau" jawab Hanyu sembari mengambil minuman dari David.


"Dimana koko?" batin Joe yg tanpa sengaja mendengar percakapan mereka.


"Coba aku cari disekitaran sini" guman Joe sembari mengikuti langkah kakinya pergi.


"Tap..tap...tapp..." suara langkah kaki Joe yg mengitari gedung itu, hingga dia menghentikan langkahnya, kerna seseorang yg dia cari telah berdiri didepan mata.


Dibawah pohon besar itu, nampak seorang pria yg berdiri menatap keatas dengan pandangan kesepian, rambutnya yg acak-acakan sehabis tertiup angin, membuatnya nampak menawan, badannya yg terlihat kekar walau terbalut oleh kain biru, seperti sosok pangeran ya menunggu kabar dari kekasihnya.


"lukisan yg sangat indah" guman Joe yg melihat pemandangan menakjubkan didepan matanya.


"Honey...kyaa..." teriak seorang gadis yg datang dari kejauhan sembari menghamburkan dirinya kepada Zeus.


Seketika Joe yg melihat pemandangan itu, langsung membeku dan terdiam membisu.


"Kenapa kamu tiba-tiba ingin bertemu disini?" tanya Zeus sembari melepaskan pelukan gadia itu.


"Siapa gadis itu" batin Joe yg penuh tanda tanya.


"Benarkah?" tanya Zeus pada Stelle.


"Tentu saja sayang.." jawab Stelle pada Zeus.


"Drrtt..drertt... " suara HP Stelle yg bergetar karena ada panggilan masuk.


"Eht sebentar, sepertinya ada yg telfon" ujar Stelle sambil melihat panggilan masuk diHPnya.


"Tuan muda Ryden sayangku memanggil.. " tulisan dilayar HP milik Stelle.


"Siapa?" tanya Zeus penasaran.


"Oht, ini managerku yg telfon..aku angkat dulu ya" alibi Stelle yg bergegas meninggalkan Zeus untuk menjawab panggilan.


"Bukannya hanya manager..kenapa dia harus pergi sejauh itu untuk menjawab panggilan?" tukas Zeus penasaran.


Beberapa menit kemudian Stelle yg kembali, setelah usai menerima telpon.


"Bagaimana,sudah selesai? " tanya zeus menyelidik.


"Iya sudah, kalau begitu aku pergi dulu ya" ucap Stelle pada Zeus.


"Kemana?" tanya Zeus.


"Managerku memanggilku..muach..Bye" ucap Stelle dengan mencium pipi Zeus dan pergi sembari melambaikan tangannya.


"Benarkah itu?" guman Zeus dengan senyum kecut.


"Tap...tapp..tap.." suara langkah kaki Joe yg mendekat kearah Zeus berdiri.

__ADS_1


Joe yg terus menunggu gadis itu pergi dari kejauhan, dan mendatangi Zeus yg sudah ditinggalkan sendirian.


"Hai.." sapa Joe kepada Zeus.


Zeus yg terkejut karena melihat Joe yg tiba-tiba muncul.


"Nona?...kok anda bisa ada disini?" tanya Zeus dengan kikuk pada Joe.


"Ada yg ingin kubicarakan denganmu" ucap Joe dengan serius.


"Ya?" tanya Zeus yg masih bingung.


"Menikahlah denganku" lamaran yg dilontarkan Joe dengan nada ringan, seolah itu bukanlah apa-apa.


"Ya?...apa?.." Teriak Zeus yg sangat kaget dengan lamaran Joe.


"Kenapa?" tanya Joe seolah tidak ada hal besar yg terjadi.


Zeus yg bingung,kaget dan sekaligus terpaku, dengan lamaran Joe..


"Anda tadi bilang apa?...anda bercanda kan?" Zeus yg semrawut dan bingung.


"Tidak" jawab Joe singkat.


"Bisa-bisanya anda mengatakan hal itu, seolah bukan apa-apa" tandas Zeus.


"Lalu?.." tanya Joe dengan ringan.


"Apa?" Zeus yg merasa kaget dan aneh dengan sikap Joe.


"Sudahlah..jangan bertingkah seperti orang bodoh, lebih baik kamu kasih jawaban dengan jelas" timpal Joe.


"Saya menjawab TIDAK" tukas Zeus dengan nadan menekan.


"Kenapa?" tanya Joe.


"Orang mana yg setuju untuk menikah dengan seseorang yg tiba-tiba saja melamarnya, padahal kenal saja tidak" seru Zeus.


"Bukannya kita udah saling kenal?" tanya Joe dengan polos.


"Apa?..ahttt... Anda sudah gila ya?" Zeus yg frustasi dengan sikap Joe.


"Sudahlah.. Saya tidak meladeni anda lagi, saya pergi.. Permisi" Sambung Zeus sembari bergegas perrgi.


"Hei, jika kamu menikah denganku..aku akan membayar semua hutang milikmu" teriak Joe yg membuat Zeus menghentikan langkahnya.


"Apa?" tanya Zeus yg menghentikan langkahnya dan berbalik.


"Menikahlah denganku.. Akan kubayar semua hutangmu" teriak Joe.


"Tap..tap...tap.." Zeus yg melangkah kearah Joe.


"Tidak perlu...aku bisa membayar hutang milikku sendiri" timpal Zeus.


"Jangan kamu terburu-buru untuk menolaknya, ini ambilah kartu namaku.. Jika kamu berubah pikiran..telponlah nomor ini" ujar Joe sembari meninggalkan Zeus setelah memberikan kartu nama miliknya.


"Aneh" guman Zeus yg melihat punggung Joe dari jauh.


BERSAMBUNG. . .


Mohon dukungannya ya 🙏.


ini adalah kali pertama bagiku menulis novel,jika ada bahasa yang kurang tepat,mohon dimaklumi.


Author usahakan untuk update 2 episode perhari.


Terima kasih♥♥♥♥♥.

__ADS_1


__ADS_2