
Bab 17 MENEMUKANMU
FLASH BACK SELESAI...
"Akhirnya aku menemukanmu Koko" guman Joe dikantor pribadinya.
"Tap..tap..tap" Joe yang berjalan menuruni tangga.
"Dimana Daniel?" tanya Joe kepada pengawal yang kebetulan sedang lewat.
"Nona?..Pak Daniel tadi pergi bersama dengan Arya" jawab pengawal itu.
Kenapa Daniel dipanggil pak?..karena Daniel adalah kapten dari para ajudan yang menjaga Joe, Daniel dijadikan kapten karena dia sudah menjaga Joe sejak Joe masih duduk dibangku SD.
"Kemana?" tanya Joe.
"Dikamar pak Daniel, disebelah selatan" tukas pengawal itu.
"Baik, terima kasih" seru Joe.
"Sama-sama nona, apa perlu saya antar? " tawar pengawal itu.
"Tidak perlu" Jawab Joe sembari meninggalkan pngawal itu.
Joe terus melangkahkan kakinya dengan cepat, menuju kamar Daniel disebelah selatan, tidak perlu waktu lama, Joe pun sampai didepan kamar Daniel.
"Tok..tok..tokk.." Joe yang mengetuk pintu kamar Daniel.
"Jegrekk" Arya yang membukakan pintu.
"Nona?...ada perlu apa anda datang kemari?" tanya Arya didepan pintu.
"Dimana Daniel?" tanya Joe.
"Dia ada didalam, sebentar biar saya panggilkan" tukas Arya, sedangkan Joe yang mendengar menganggukkan kepalanya.
"Ada siapa?" tanya Daniel kepada Arya didalam kamar.
"Ada nona" jawab Arya didalam kamar.
"Nona?" Daniel yang terkejut, dan bergegas untuk keluar dari kamar.
"Nona...kenapa anda kemari?.." tanya Daniel kepada Joe.
"Aku ingin memberimu tugas" jawab Joe.
"Tugas?..tugas apa nona?" tanya Daniel.
"Besok belikan aku semua barang yang ada dicatatan ini" ucap Joe sembari memberikan kertas catatannya.
"Baik nona" jawab Daniel.
Joe pun meninggalkan Daniel dan Arya dikamar itu.
"Apa isi catatannya?" tanya Arya yang penasaran.
"Kalau dilihat sih sepertinya barang untuk pria" ucap Daniel.
"Kenapa nona ingin membeli itu?" Arya yang merasa heran.
"Aku tidak tau, sudah jangan ikut campur urusan nona" seru Daniel sembari meninggalkan Arya.
"Kamu mau kemana?" tanya Arya.
"Memenuhi tugasku" jawab Daniel.
"Aku akan membantumu" tawar Arya.
"Ya" jawab Daniel dengan singkat dan Arya mengikutinya.
****
Dikamar Joe
"Kalau berdasarkan apa yang dikatakan Daniel waktu itu, Dia memiliki hutang yang cukup besar, dan hutang itu bisa kujadikan kunci untuk memilikinya" ucap Joe yang mondar mandir dikamarnya.
"Aku akan suruh pengawal Lainnya untuk memesankan gaun yang cantik untukku, agar bisa digunakan untuk besok bertemunya" tukas Joe sembari mengirim pesan kepengawalnya.
"Baik, karena gaun sudah siap, hadiah pun juga udah siap, terus apa lagi ya?" seru Joe yang kembali mondar mandir seperti setrikaan.
"Owh iya, aku kan belum tau, besok dia ada dimana, betapa bodohnya aku" ujar Joe sembari menelpon Dias(artis senior di SW entertaiment, yang merupakan agensi dari Zeus).
"Halo Dias.." tukas Joe yang menelpon.
"Iya nona Joe, apakah ada yang bisa kubantu? " tanya Dias ditelpon.
"Iya ada, aku ingin tau jadwal dari Noires besok" jawab Joe ditelpon.
"Jadwal Noires ya?,,kalau jadwalnya Noires itu, setahu saya besok mereka ada syuting iklan digedung ESLE" tukas Dias ditelpon.
"Terima kasih ya" ujar Joe ditelpon.
__ADS_1
"Iya sama-sama nona Joe" seru Dias ditelpon.
"Tutt! " telpon yang ditutup setelah usai bercakap.
Joe yang telah menutup panggilan dengan Dias, langsung menelpon Jimmy(wakil direktur dari SW entertaiment).
"Halo pak jimmy" sapa Joe ditelpon.
"Iya nona Joe?..ada perlu apa? " tanya jimmy ditelpon.
"Besok untuk grub Noires setelah selesai suting, tolong biarkan mereka tetap disana, saya ada urusan dengan mereka" tukas Joe ditelpon.
"Apakah grub idol itu telah menyinggungmu nona?..jika mereka memiliki kesalahan kepada anda, tolong lapangkan hati anda, untuk memaafkan mereka" seru Jimmy ditelpon.
"Tidak, aku hanya ada urusan dengan mereka" jawab Joe ditelpon.
"Baik, kalau memang tidak ada masalah, besok akan saya sampaikan kepada manager mereka" tukas Jimmy ditelpon.
"Iya" Jawab Joe dengan singkat, dan langsung mematikannya.
"Karena semua sudah siap, sekarang tinggal menunggu hari esok saja" guman Joe yg merebahkan dirinya dikasur.
****
Keesokan harinya..
"Nona ini gaun anda" pelayan wanita yg memberikan gaun pesanannya kepada Joe.
Joe pun mengambilnya dan bersiap untuk berganti baju.
Setelah 7 menit kemudian, Joe pun usai memakai gaunnya.
"Bagaimana menurut kalian, apakah aku cantik? " tanya Joe kepada para pelayan wanita.
"Anda sangat cantikk nona" jawab para pelayan itu dengan serentak.
"Benarkah?" Kembali tanya Joe.
"Tentu saja" jawab para pelayan.
"Nona, mobilnya sudah siap, mari kita pergi" ucap Daniel.
"Baik, ayo kita pergi" tukas Joe sembari berjalan dengan elegan menuju teras rumah.
Teras depan rumah Joe.
"Cklek!" Daniel membukakan pintu mobil untuk Joe.
Beberapa saat kemudian, Joe sampai didepan gedung ESLE (gedung yg sering dijadikan tempat suting film atau iklan).
Tapi saat mobil Joe hendak masuk kedalam gedung itu, dia mendapati bahwa ada banyak gerombolan para gadis yg menghalangi jalan.
"Ada apa itu?..ramai sekali" tanya Joe.
"Sepertinya itu adalah para fans dari Noires yg berdesak untuk bertemu mereka, entah siapa yg membocorkan informasinya" tuas Daniel.
"Fans mereka banyak sekali" batin Joe sembari memandang para gadis itu, dari jendela mobil.
"Tok..tok.." para satpam ESLE yg mengetuk pintu mobil.
"Maaf permisi, apa benar ini mobil milik nona Joe?" tanya satpam itu.
"Iya" jawab Daniel dengan singkat.
"Maaf sudah membuat anda sekalian tidak nyaman, mari saya dan para rekan saya akan membantu membukakqn jalan untuk mobil anda masuk" tawar satpam itu.
"Baik, terima kasih" ujar Daniel.
"Mbrreeemmm..." mobil Joe yg memasuki gerbang ESLE, dengan bantuan para satpam yg menahan para fans diluar.
"Tap..tap...tap" suara langkah kaki Joe dan para pengawalnya, yg berjalan memasuki gedung ESLE.
"Hei..aku ingin bertemu dengan suamiku, biarkan aku masuk, suamiku Zeus,,tunggu aku" teriak salah satu gadis didepan gerbang sembari dihalangi oleh para satpam.
Saat Joe mendengar teriakan dari gadis itu, tiba-tiba dia mulai menghentikan langkahnya dan berbalik menoleh kearah gadis itu.
"Suami ya?" batin Joe yg melihat gadis itu, dan sembari melanjutkan langkahnya.
Sesampainya didalam gedung, Joe bertanya kepada seorang resepsionis disana.
"Permisi, dimana ya tempat grub idol noires melakukan syuting iklannya?" tanya Joe pada resepsionis disana.
"Kalau boleh tau anda siapa ya?" tanya resepsionis itu.
"Nama saya Joe, saya sudah membuat janji sebelumnya dengan pak Jimmy" jawab Joe.
"Aht, anda nona Joe?..ma..maaf sebelumnya saya sudah tidak mengenali anda" ucap resepsionis itu dengan gugup.
"Iya tidak apa-apa" tukas Joe dengan tersenyum cantik.
Resepsionis itu langsung terpesona, melihat senyuman manis diwajah Joe yang cantik.
__ADS_1
"Maaf permisi, bisakah cepat" ujar Daniel sembari menyadarkan resepsionis itu.
"Aht, maaf saya tadi melamun" tukas resepsionis itu dengan malu.
"Saya tau bahwa nona saya memang cantik, jadi saya maklumi" goda Daniel pada resepsionis itu.
"pfftt..hahahhh.." Joe yg tertawa mendengar ucapan Daniel.
"Ahtt, tunggu sebentar akan saya telponkan manager Joshua, untuk menanyakan diruangan mana grup Noires melakukan syuting iklannya" tukas resepsionis itu, dengan malu.
"Tunggu, Joshua?..apa yg seperti kupikirkan?" batin Joe.
"Tap...tap..tap.." suara langkah kaki yang mendekat kesana.
"Ahtt..itu dia, pak Joshua sudah datang" ucap resepsionis itu dengan gembira.
Joe dengan cepat langsung memalingkan wajahnya kebelakang, yg kaget karena mendengar ucapan resepsionis itu.
"Hai yuna" sapa Joshua kepada resepsionis itu yuna namanya.
"Jo..Joshua?..dia" batin Joe yg terkaget-kaget.
"Ahtt..nona Joe, anda sudah sampai?..maaf saya terlambat untuk menyambut anda" tukas Joshua dengan senyum lebar diwajahnya.
"Joshua?" guman Joe yg terus menatap wajah Joshua dengan lekat-lekat.
"Nona?...nona Joe?" panggil Joshua pada Joe yg melamun.
"Ya?" ujar Joe yg tersadar kembali.
"Kenapa Joshua ada disini?..sebenarnya apa sih yg terjadi waktu itu" batin Joe.
"Nona, mari saya antarkan anda ketempat grub Noires berada" seru Joshua yg menunjukkan jalan kepada Joe.
Joe yang tidak ingin berbicara,hanya mengikuti Joshua dengan patuh dari belakang.
Joe yang terus melamun selama perjalanan, hingga tidak menyadari jika mereka telah sampai ditempat tujuan.
"Nona, kita telah sampai, silahkan masuk" ujar Joshua yg membukakan pintu untuk Joe.
"Ahtt..ya?..apa?" Joe yg bingung.
"Mari" ajak Joshua.
"Ya" jawab Joe dengan singkat, sembari melangkahkan kakinya kedalam.
Didalam ruangan..
"Hanyu, kemarilah kami akan memakaikan make'up kepadamu" teriak para pnata rias.
"Tanjiro, kancingmu terlepas satu, mari aku benahi" tukas penata busana.
"Kenapa bisa terlepas?..tadi kan baik-baik saja" tanya penata busana pada Tanjiro.
"Gak sengaja tadi tersangkut" jawab Tanjiro.
"Lain kali tolong hati-hati ..ini baju seponsor, kalau rusak kita yg repot" ujar penata busana.
"Iya maaf ya kak" timpal Tanjiro sembari menarik kedua telinganya, untuk minta maaf.
"Ehhtt..hei jangan lakukan itu, nanti aku luluh" pinta penata busana Xiaomi namanya.
"pftt..Itu memang yg aku rencanakan kak.." ujar Tanjiro yg menggoda Xiaomi.
"Kebiasaan" sahut Xiaomi.
"Hahahh..maaf kak" tawa Tanjiro yg senang menggoda Xiaomi.
"Tolong letakkan disitu".
"Dimana anggota yg lainnya?".
"Richard kamu harus memegang tangan Hanyu seperti ini" .
Bising para kru film yang berteriak dan ricuh diruangan itu.
"Disini berisik sekali" tukas Joe.
"Maaf kalau mbuat anda tidak nyaman" ujar Joshua.
"Tidak apa-apa, aku memakluminya" sahut Joe.
BERSAMBUNG. . .
Mohon dukungannya ya 🙏.
ini adalah kali pertamaku menulis novel,jika ada bahasa yang kurang tepat,mohon dimaklumi.
Author usahakan untuk update 2 episode perhari.
Terima kasih♥♥♥♥♥.
__ADS_1