
Bab 12 PERTEMUAN KEMBALI
Brak!
Tak..tak..tak
Joe yang menutup pintu kamar dengan keras dan segera berlari menuju ranjang, sembari merebahkan dirinya diatas kasur, sesekali dia menatap kearah langit-langit kamar(salah satu kamar dilantai atas vila).
"Moodku hari ini jelek sekali.....mengapa tidak?...aku terus saja teringat wajahnya...menyebalkan".
Gerutu Joe karena terus teringat wajah tampan koko(Zeus).
"Tapi sekarang dia sedang apa ya?....ahtt apa yang kupikirkan?..cukup Joe cukup..mari kita fokus ke test saja".
Ucap Joe yang tanpa sadar memikirkannya, dan tersadar hingga membuatnya bangun dari kasur dengan memukul-mukul pipinya yang lesung.
****
2 hari kemudian dikampus.
Joe yang pergi dengan terburu-buru dikoridor kampus sambil membawa buku yang sangat banyak, hingga menghalangi pandangannya, dan tanpa sadar dia telah menabrak seseorang.
Brukk..
"Ahtt..maaf".
Joe yang tidak sengaja menabrak seseorang dan menjatuhkan bukunya, sembari meminta maaf.
"Uhtt..Iya tidak apa-apa".
Ucap pria yang ditabrak Joe sambil berdiri dan membantu memungut buku Joe.
"Maaf ya..akuterlalu banyak membawa buku dan tidak sengaja menabrak kamu".
Ucap Joe dan dengan buru-buru memungut bukunya.
"Sudahlah tidak apa-apa..ini bukumu..eh kamu jurusan seni juga ya? ".
Seru pria itu sambil memberikan buku Joe, dan tanpa sengaja melihat buku Joe yang berjudul BEBERAPA LANGKAH MUDAH UNTUK PEMULA YANG INGIN MELUKIS.
"Aht..bukan, tapi aku suka sekali melukis,jadi aku membacanya".
Ucap Joe pada pria itu sambil mengambil buku ditangan pria itu.
"Ehtt..tunggu kamu gadis yang waktu itu aku tolong ditaman belakang kampus kan?".
Tanya pria itu setelah melihat wajah Joe, yang semula terlalu fokus pada buku milik Joe.
"Kamu Koko kan? ".
Ucap Joe dengan gembira.
"Iya, kebetulan sekali kita bertemu disini".
Seru Koko(Zeus)dengan senyum lebar diwajahnya yang tampan.
__ADS_1
Joe yang mendengar perkataan dari Koko(Zeus)hanya tersenyum menatap kebawah.
"Sejak kapan kamu suka melukis? ".
Tanya Koko(Zeus) dengan penasaran.
"Sejak aku kecil, aku sudah menyukai tentang lukisan, jadi setiap kali aku punya waktu luang aku akan belajar melukis ditempat kursus".
Jawab Joe yang sembari tersenyum manis dan dengan menatap buku tentang lukisan yang berada diatas tangan putihnya.
"Jika kamu menyukai lukisan, kenpa kamu tidak mengambil jurusan seni dikampus ini? ".
Tanya Koko(Zeus) yang bingung dengan Joe.
"Aku mengambil jurusan bisnis dikampus ini, atas keinginan keluargaku,aku tak berani untuk menolaknya".
Ucap Joe sambil tersenyum paksa.
Joe yang sebenarnya ingin menjadi pelukis tapi lebih memilih untuk mengurungkan niatnya, karena takut ditentang oleh keluarganya.
Saat Joe sudah berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak menjadi seorang pelukis lagi, malah kakak keempatnya yang menentang seluruh keluarga untuk menjadi srorang pelukis, dan hingga sampai hari ini dia sudah sudah menjadi seorang pelukis terkenal(kakak keempat Joe yang sering mendapat penghargaan diluar negri atas lukisannya).
Walau itu semua terjadi, tetapi Joe tidak pernah menyesali apa yang sudah diputuskannya, baginya janji untuk dirinya sendiri itu sangat penting.
Jika kamu tidak bisa menepati janji untuk dirimu sendiri, bagaimana bisa kamu menempati janji untuk orang lain?.
***
Koko(Zeus) yang merasa tidak nyaman tentang pembicaraan itu, langsung mengalihkan pembicaraan.
Ucap Koko(Zeus) yang sembari mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Aku mau keperpustakaan, untuk mengembalikan semua buku ini".
Jawab Joe kepada Koko(Zeus).
"Mau kubantu? ".
Tawar dari Koko(Zeus) yang sedang memegang separuh buku Joe, yang terjatuh tadi.
"Tidak perlu..kamu pasti sibuk..aku bisa sendiri kok".
Jawab Joe sambil meminta separuh bukunya,yang dipegang oleh Koko(Zeus).
"Tidak, kebetulan saat ini aku sedang senggang..jadi aku bisa membantumu untuk membawa buku ini keperpustakaan.
Tukas Koko(Zeus) yang sembari menghindar dari Joe yang mau mengambilnya.
"Aku tidak ingin merepotkan...jadi berikan buku itu kepadaku".
Joe yang berusaha mengambil bukunya dari Koko(Zeus) yang selalu menghindar.
"Sudahlah, biar kubantu...jangan terus keras kepala..jika kamu menabrak orang lain lagi bagaimana?".
Paksa Koko(Zeus) kepada Joe.
__ADS_1
"Baiklah..maaf sudah merepotkan".
Ucap Joe yang terpaksa setuju karena dipaksa oleh Koko(Zeus),walau sebenarnya dia sangat senang didalam hati.
"Aku pasti akan sangat senang sekali ,apabila bisa terus seperti ini bersamanya".
Batin Joe yang merasa senang karena terbawa suasana,suasana disaat Joe dan Zeus yang melangkah bersama dengan ringan, melewati koridor-koridor dikampus sambil tersenyum satu sama lain, sembari memegang buku dan ditiup dengan angin sepoi-sepoi yang nyaman(Wah mulai tumbuh benih cinta nih(⌒o⌒)).
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai diperpustakaan.
"Udah sampai nih..terima kasih ya".
Ucap Joe sambil mengambil buku diatas tangan kekar milik Koko(Zeus).
"Iya, sama-sama..kalau butuh pertolongan lagi jangan ragu-ragu untu bilang kepadaku...aku pasti akan membantumu".
Jawab Koko(Zeus) sambil memberikan buku itu kepada Joe.
"Baik, akan ku lakukan".
Jawab Joe kepada Koko(Zeus).
"Kalau begitu aku pergi dulu ya".
Ucap Koko(Zeus) sambil melambaikan tanganya dan secara perlahan-lahan menghilang dari pandangan.
"Yah dia pergi".
Joe yang juga melambaikan tangan kepada Koko(Zeus).
"Oh iya dia tadi pergi kemana ya?..aku ingin menanyakan dia tinggal dimana".
"Semoga saja kita Bis bertemu kembali..aku ingin lebih dekat dengannya".
Guman Joe yang berharap bisa bertemu kembali dengannya.
BERSAMBUNG. . .
-------------------------------
I Mohon dukungannya ya 🙏.
I ini adalah kali pertamaku menulis novel,
I jika ada bahasa yang kurang tepat,
I mohon dimaklumi.
I Author usahakan untuk update 2 episode
I perhari.
I semoga kalian suka(♡˙︶˙♡).
Terima kasih❤❤❤❤❤
__ADS_1