SUAMI KU TERLAHIR KEMBALI

SUAMI KU TERLAHIR KEMBALI
Untung


__ADS_3

๐™Ž๐™š๐™ข๐™ค๐™œ๐™– ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™˜๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™–๐™ช๐™ฉ๐™๐™ค๐™ง ๐™ฎ๐™–


๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™™๐™ž๐™—๐™–๐™ฌ๐™–๐™


๐™‰๐™ค ๐™ฅ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฉ โŒ


โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โŠนโŠฑโœซโŠฐโŠนโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€


Mendengar itu cheng juga merasa senang ini keuntungan baginya dalam menghasilkan uang .


" cheng satu hal lagi , ini adalah uang dari brigadir atas kerja keras mu "


Cheng terkejut tidak menyangka akan mendapatkan uang dari brigadir, dia pikir hanya ucapan terimakasih


Paman li menyodorkan uang itu ke depan cheng melihat itu wajah cheng tidak berubah tetap tenang melihat itu


Ingin menolak . Tapi paman li langsung berkata " cheng kau tidak boleh menolak jika kau menolak paman tidak akan membantu mu lagi " paman li sengaja mengancam


Cheng menghela nafas akhirnya Terima tidak , paman li puas melihat cheng mengambil langsung tersenyum bahagia


" cheng paman akan meminjamkan mu traktor untuk pulang pergi dari kota "


Cheng langsung berbinar ini seperti buah emas baginya selama dia mengendarai traktor dia bisa meletakkan banyak barang nanti. Membayangkan itu cheng sangat senang dengan antusias mengangguk


Mulai bersukur bahwa dia di lahirkan kembali dan bahagia di kehidupan ini dia memiliki semunya tapi juga takut kalau ini adalah mimpi


Setelah berbincang sebentar dengan paman li cheng pamit pergi dan menolak undangan makan siang di rumah paman li


Bibi li keluar dari dapur melihat kesana-sini tapi tidak menemukan cheng " dimana cheng?? " tanya bibi li


"Dia sudah kembali " jawab paman li santai apalagi setelah memberi hadiah uang itu tadi


" apa?? Kenapa cepat sekali "


" dia mempunyai urusan "


" ah anak itu selalu saja buru-buru " bibi li menghela nafas padahal dia telah membuatkan air gula campur madu


Jika cheng ada dan mengetahui bahwa bibi li telah menyiapkan air gula tambah madu pasti hatinya akan menghangat melihat itu


Di sisi lain orang yang di cari tengah berada di rumah keluarga ye


" paman / bibi "

__ADS_1


" cheng " keluarga ye menyambut cheng masuk


" paman/ bibi aku membawa sesuatu " ucap cheng memberikan tas kecil terakhir kepada ibu ye


" anak ini kenapa selalu membawa sesuatu " ibu ye marah tapi sudut mulutnya tetap tersenyum


" bibi kau harus menerimanya ini adalah hati ku "


" bibi tau " menghela nafas tapi hatinya tidak bisa berbohong bahwa dia menemukan menantu yang sangat baik


Baixong yang berada di dapur bahwa cheng membawa sesuatu terus menerus melihat ke arah tas dengan serakah tapi juga iri dengan calon yeri


Kenapa adik ipar nya dapat menemukan calon yang bagus dan bukan adiknya....


Cheng tentu merasakan tatapan aneh dari kakak ipar baixong tapi tentu saja cheng pura-pura tidak tau


" bibi besok makcomblang dan aku akan datang besok " cheng tersenyum


" itu bagus bibi akan menyiapkan semunya " ibu ye sangat senang siapa yang tidak senang jika anaknya akan menikah


Cheng menatap yeri dengan tersenyum membuat gadis itu salting


Sungguh gadis itu sangat pemalu tapi sosok benar-benar tidak bisa membuat cheng melupakannya kepolosannya, dan kecantikannya membuat hati cheng sangat bahagia


Ibu ye tidak menjawab baixong tidak peduli sama sekali dengan langkah besar berjalan ke arah mereka


" ibu liat siapa yang datang ini adik ku Bei wengi " baixong memperkenalkan adiknya dengan gembira tapi sesekali menatap reaksi cheng


Cheng hanya menatap dengan datar dia tentu saja tau tapi tidak mungkin mengatakannya hanya mengangguk dengan ringan


Bei wengi menatap cheng langsung jatuh cinta saat melihat wajahnya " halo kamerad cheng , paman , bibi, yeri " dengan suara halus yang dibuat-buat


Ibu ye menatap dengan tajam sebagai orang tua yang sudah melihatnya dia tidak mungkin tidak melihat trik kecil dan perubahan dari mereka


Hanya mendegus dengan jijik kepada menantunya apakah keluarga be berpikir terlalu sempit hingga ingin merebut calon menantunya


Melihat ada tas kecil ditangan ibu mertuanya keinginan semakin kuat untuk mendukung rencana ibu nya


Dengan senyum ramah baixong berkata " cheng, Bei wengi akan pergi ke kota apakah kau bisa mengantarkannya " ucap baixong percaya diri saat menatap adiknya karena adiknya adalah gadis tercantik di desa dan termasuk tipe ideal untuk era sekarang


Cheng merasakan perasaan jijik saat baixong meminta dengan tegas menolak " tidak "


Baixong membolakan mata terkejut dia menatap cheng dengan tidak percaya di desa tidak ada yang akan menolak adiknya kemudian menatap yeri yang tersenyum bahagia dia menceritakan gigi ' tidak mungkin cheng suka vixen ini ' pikir tidak percaya

__ADS_1


" kenapa " baixong tetap bertanya


Cheng tidak menjawab langsung berdiri " bibi / paman aku masih punya urusan aku permisi "


Ibu ye tidak berniat membujuk cheng apalagi setelah melihat trik keluarga be ini hanya mengangguk mengkode yeri


" saudara aku akan mengantar mu " suara manis yeri terdengar


Cheng tersenyum mengangguk , kedua orang itu pergi awalnya Bei wengi ingin menyusul tapi di tarik oleh ibu ye


" kemana kau pergi bukan kah kau baru datang duduk dulu " ibu ye berbicara dengan tersenyum


Bei wengi dengan wajah cemberut duduk dan terus di tanya oleh ibu ye


Bahkan baixong tentu saja tau ibu mertuanya melihat trik ini hanya dengan ragu-ragu ikut duduk apalagi mengingat suaminya masih marah jika sampai di tau oleh suaminya dia pasti akan kembali ke rumah keluarga ibunya


Di luar cheng mengengam tangan cheng dengan erat " saudara cheng jangan marah kepada saudara ipar "


Cheng mengelengkan kepala " selama itu tidak mengusik wanita ku , aku tidak akan marah " cheng tersenyum penuh menyakinkan


Yeri memerag malu saat cheng mengatakan wanita ku


" tidak tau malu " gerutu yeri tapi hatinya senang


Cheng tentu saja tau sifat gadis itu dan semakin memgoda gadis itu " jika kau mau yang tidak tau malu kau harus menunggu saat kita menikah " bisik cheng tepat di telinga gadis itu


Belakang telinga yeri memerah


" saudara cheng " ucap yeri memukul dada cheng akibat malu


Cheng malah tertawa lebih keras menukar permen kelinci dari sistem mengeluarkan dari sakunya seakan memandang sudah ada di sana dari awal. Menyerahkannya kepada yeri dengan lembut


" makan lah ini favorit mu " cheng mengelus kepala gadis itu dengan penuh kasih sayang


Yeri merasakan kasih sayang, cinta dan perasaan dimanjakan membuat gadis itu sangat bahagia dapat di liat dari senyum mekar yang tercipta jelas di wajah itu


Tanpa mereka sadari seorang memperhatikan perilaku mereka dengan marah


Dia menatap dari awal hingga cheng pergi dengan tangan terkepal bahkan wajahnya suram seakan orang berhutang ribuan bahkan jutaan padanya


Yeri yang tidak tau bahwa dia di awasi masuk dengan gembira kedalam rumah


Setelah beberapa saat barulah orang yang bersembunyi itu pergi dari sana dengan banyak trik kejam

__ADS_1


__ADS_2