
๐๐๐ข๐ค๐๐ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐๐ง๐๐ฉ๐ ๐๐ช๐ฉ๐๐ค๐ง ๐ฎ๐
๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐ฌ๐๐ ๐ฎ๐
๐๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐ฉ๐๐๐๐ง๐๐ฃ
๐๐ค ๐ฅ๐ก๐๐๐๐๐ฉ โ
...โโโโโโโนโฑโซโฐโนโโโโโโ...
Berada di luar pintu rumah cheng dapat mencium bau harum dari soup ayam cheng memenangkan telah mengizinkan bibi li dan bibiย du mengunakan apa saja yang ada
" aku pulang " teriak cheng masuk kedalam
Semakin masuk semakin aroma harum dari ayam dapat tercium cheng ragu apakah bua ayam ini dapat tercium ke desa
" cheng ayo cicipi kerajinan bibi mu ini " bibi du menyajikan cheng ayam tumis pedas dan soup ayam
Cheng tentu saja dengan antusias mencicipi masakan bibi duย " enak bibi kau sangat cocok menjadi koki " puji cheng
Bibi du tersenyum pura-pura marah " jangan bicara sembarangan cepat makan "
Cheng tersenyum menyantap dengan lahap alangkah baiknya jika ayah dan ibunya masih ada dan dapat menemaninya mengatur pernikahannya
Merasakan suasana sedih tiba-tiba datang cheng langsung menepis kembali tersenyum menghabiskan makanannya
Bersandar di kursi menepuk perutnya yang sepertinya akan meledak
" bibi keahlian mu sangat berbahaya aku bisa gemuk dalam beberapa menit " cheng pura-pura takut
" cih anak ini kau sudah besar masih seperti anak kecil " bibi du terkekeh geli
Cheng mengaruk kepalanya yang tidak gatal karena malu.
Bibi li bersama para bibi yang lain tertawa melihat tingkah chengย
Setelah selesai cheng mulai membantu para bibi entah itu membunuh ayam atau bebek cheng akan siap membantu padahal udah diusir oleh bibi li masih aja
__ADS_1
Tawa di rumah cheng pecah sedangkan Zhu qiong untuk alasan yang tidak di tau tiba-tiba pulang ke rumahnya tanpa mengasih kabar kepada tetua keluarga chen lama, dan chenyer sedang sibuk tidak pernah dirumah kecuali sore hari
Beda lagi dengan keluarga chen mereka mengeretakan gigi marah setiap cheng membawa tas besar maupun kecil ke keluarga ye
Tentu cheng tidak peduli dengan pendapat orang luar maupun pendapat keluarga chen selama gadisnya bahagia dan menjadi miliknya
Kebodohan di kehidupan kembali tidak akan terjadi untuk kedua kali!!!
Paman li tiba-tiba saja datang ke rumah cheng memanggil cheng karena memerlukan bantuan untuk membawa anak-anak muda pergi ke gunung berburu awalnya itu setiap 1 tahun sekali tapi karena brigadir belum panen beberapa para penduduk telah kehabisan makan selalu pergi ke gunung mencari sayuran liar atau mencari hewan kecil
" paman li apakah paman hou akan naik " tanya cheng
" dia tidak bisa mengikuti perburuan karena mengalami cedera kaki " paman li menghela nafas pasrah
Cheng juga menghela nafas karena bagi seorang pemburu cedera sangat menghambat kegiatannya
Sampai dikaki gunung cheng melihat sudah ramai yang berkumpul hanya keluarga chen lama yang tidak hadir tentu saja jika seperti itu paman li tidak akan membagikan pada mereka.
" baiklah semua bersiap " ucap paman li siap naik ke gunung
Benar saja dari arah kiri dan kanan serigala keluar satu persatu dari persembunyian membuat para petani menjadi gugup, cemas dan takut dengan kencang mengengam senjata di tangan mereka
Serigala lebih besar berada di tengah menatap mereka dengan tahan giginya yang tajam terbuka seakan siapa menerkam mereka
Cheng langsung mengeluarkan belati ganda dari celananya padahal dia langsung membeli dari sistem karena melihat ini adalah keadaan mendesak dan darurat
Auuuuuuu
Seperti tanda para serigala lari ke arah mereka , cheng tidak diam saja mulai mengarahkan belati ke leher serigala hingga tembus memotong leher serigala itu
Para pemuda itu juga memukul mencoba menghindari serangan serigala tidak seperti cheng yang telah menebas kepala demi kepala
Disaat cheng sedang bertempur yaghong saudara iparnya sedang melawan serigala tidak melihat seekor serigala berjalan dari belakangnya siapa menerkam dirinya
Cheng dengan tergesa-gesa menebas serigala yang dilawan bergegas ke arah yaghong karena itu dia mendapatkan goresan dari serigala yang ingin menyerangnya dari belakang walaupun akhirnya serigala itu berakhir dibunuh
" cheng " yaghong terkejut
__ADS_1
Cheng melambaikan tangan untuk tidak khawatir karena masih ada 5 serigala lagi yang belum terbunuh termasuk pemimpinnya
Menghabiskan 2 jam pertempuran karena harus menyelamatkan pemuda yang lain m membuat cheng terduduk di tanah dengan kelelahan .
Nafas menderu kelelahan keringat menetes dari dahinya
Paman li dan yaghong serta paman yang lain bergegas ke arah cheng karena khawatir " cheng apakah kau baik-baik saja " tanya paman li dengan raut wajah khawatir. ...
" paman aku baik-baik saja " jawab cheng tersenyum seperti biasa tapi siapa yang tidak bisa menahan nafas saat luka cakar itu mengeluarkan darah dan menetes ke tanah
" cheng pergilah ke klinik " yaghong tidak bisa tidak merasa bersalah karena dialah cheng terluka . Jika terjadi apa-apa pada cheng dia tidak berani menatap adiknya dan orangtuanya
Cheng tidak menolak permintaan saudara iparnya karena tau bahwa saudara iparnya sangat cemas bahkan matanya tidak pernah beralih hanya menatap luka pada tanganya
Paman li juga tidak tinggal diam meminta para pemuda yang lain untuk membawa daging serigala turun bersama mereka
Disaat para pria turun dari gunung para bibi menatap luka cheng dengan terkejut dan ketakutan melihat hampir 12 serigala dibawa oleh mereka
Dengan perintah paman li mereka membawa daging itu ke aula partai membiarkan para pria membersihkan dan sekertaris membagikan sesuai poin kerja para penduduk .
Lain hal dengan cheng yang dipaksa duduk menerima perawatan dari dokter di bawah tatapan cemas dari yaghong
" kakak aku baik-baik saja " cheng menghela nafas benar-benar baik-baik saja
Dokter juga berkata itu baik-baik saja dan akan sembuh dalam beberapa hari selama menyeka obat pada luka barulah yaghong lega dan tenang . Disaat dokter tengah memakaian kain kasa pada cheng , ibu ye dan ayah ye datang dengan cemas dan khawatir
" cheng bagaimana keadaan mu " ibu ye bertanya raut Wajahnya cemas
Ayah ye lebih tenang tapi matanya menatap lengan cheng " ibu / ayah tenang saja dokter telah merawatnya " cheng tidak bisa tidak menghangat hatinya melihat kekhawatiran mereka
Yaghong menundukkan kepala tidak berani menatap ibu dan ayahnyaย melihat itu ayah ye langsung menepuk pundak putranya itu " tidak apa " mendengar itu barulah baru di hatinya jatuh lega
Dibawa perhatian keluarga ye cheng kembali ke rumah tapi dia tidak bisa memikirkan gadis nya khawatir padanya dan menyalahkan yang suka bergosip membuat semua orang tau
Kembali ke rumah bibi li dan bibi du juga tidak diam mereka merawat cheng
Cheng terbelalak melihat itu dia cuma ke gores bukan lumpuhย !!!
__ADS_1