
๐๐๐ข๐ค๐๐ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐๐ง๐๐ฉ๐ ๐๐ช๐ฉ๐๐ค๐ง ๐ฎ๐
๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฌ๐๐ ๐ฎ๐
๐๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐ฉ๐๐๐๐ง๐๐ฃ
๐๐ค ๐ฅ๐ก๐๐๐๐๐ฉ โ
...โโโโโโโนโฑโซโฐโนโโโโโโ...
Selesai makan cheng membawa yeri berjalan-jalan di sekitar desa sambil melihat para penduduk yang pulangย dari ladang
Dengan ramah menyapa para bibi dan paman dan disapa balik dengan antusias
Kemudian berbalik kembali kerumah cheng mengeluarkan radio membiarkan yeri mendengarkan untuk mengusir rasa bosan
" baiklah film hari adalah pahlawan man "
Mendengar itu cheng melihat gadis mendengar dengan penasaran di kamar cheng tersenyum ikut mendengar bersama gadis itu hingga selesai
" cheng apakah pahlawan itu benar-benar hebat " tanya yeri
" tentu saja "
" tapi aku lebih senang kalau kau menjadi pahlawan " ucapan yeri membuat cheng tertawa
" jika aku menjadi pahlawan yang menjadi suami mu siapa " jawab cheng
Yeri langsung menjawab " kalau begitu jangan jadi pahlawan "
Cheng tersenyum mengecup kening gadis itu " ayo tidur "
Yeri mengangguk tersenyum mematikan radio meletakkan di meja tertidur di pelukan cheng
" selamat tidur "
" selamat tidur " suara cheng lembut mengelus punggung gadis itu agar tidur
Tak lama suara deru nafas teratur terdengar yeri tertidur barulah cheng menyusul tidur
Di rumah ye juga sedang mendengarkan radio dan cerita yang sama tapi lien langsung berkata pada kakek dan neneknya kalau dia mau menjadi pahlawan yang mendapatkan tawa dari keluarga mereka
" kenapa? " bocah itu tidak mengerti kenapa orang dewasa tertawa
" tidak ada jika kau ingin menjadi pahlawan kau harus belajar dengan giat "
" kenapa " bocah itu bingung
Ibu ye menjawab " pahlawan itu bisa melindungi orang benar karena dia pintar bisa membedakan yang mana yang jahat dan yang benar "
Lien tidak mengerti tapi mengangguk saja
Kemudian keluarga itu mematikan radio pergi tidur , ayah ye meletakkan radio di lemari dengan hati-hati takut rusak ini adalah hadiah mahar putrinya tentu saja dia menjaga dengan hati-hati
" pak tua cepat matikan lampu dan tidur " suara ibu ye terdengar
__ADS_1
Ayah ye cemberut tapi patuh mematikan lampuย berbaring di sebelah ibu ye
.
.
.
Keesokannya semua penduduk telah bangun siap bekerja ada yang langsung bekerja dengan perut kosong ada yang membawa langsung makanan
Cheng dan yeri juga udah bangun dan tengah menyantap makanan, cheng selalu menyukai masakan yeri sangat enakย
" yeri kalau kau ingin kerumah ibu pergi lah " ucap cheng tidak mau istrinya sendiri
" aku tau "ย yeri tersenyum
" saat istirahat aku akan menjemput mu hari ini ada penjualan kain dan baju di pabrik khusus pekerja aku akan mengajak mu "
" aku akan menunggu mu pulang " yeri gembira tidak sabar melihat tempat kerja suaminya
Mencium istrinya cheng langsung keluar dari rumah mengendarai sepedah pergi ke pabrik
Setelah cheng pergi yeri lega karena bangun pagi jadi suaminya tidak melakukan pekerjaan rumah untuknya mulai membersihkan rumah, memberi makan ayam, kemudian mencuci baju yang hanya ada beberapa biji untung saja ada sumur yang dibangun jadi tidak perlu pergi ke sungai untuk mencuci
Menjemur semuanya cheng menyiapkan beberapa makanan ringan yang disiapkan cheng untuknya membawa ke rumah ye
Sepanjang jalan bertemu dengan para bibi ,yeri tersenyum menyapa dengan sopan para bibi yang memiliki anak perempuan cemburu dengan nasib baik yeri mendapatkan suami pekerja pabrik liatlah yang dikenakan oleh yeri sekarang sangat indah dan tanpa tambalan bahkan dapat membawa sesuatu kerumah ibunya
Sungguh bagus jika menantu mereka seperti cheng
Sampai di ruang keluarga ye kebetulan hanya ibu ye yang ada di rumah
" ibu aku kembali " teriak yeri
Ibu ye yang sedang memberi makan ayam meletakkan makanan itu berlari membuka pintu langsung menarik putrinya kedalam rumah
" yeri apakah kau sudah makan? Bagaimana dengan sikap cheng? "
" ibu aku sudah makan, ibu cheng sangat baik dia akan mengajak ku ke pabriknya siang ini " suara yeri sangat gembira wajahnya seperti bersinar
Ibu ye lega " itu bagus kau harus lebih memperhatikan cheng di sangat mencintai mu "
Yeri buru-buru menganggukย " ibu jangan khawatir " yeri tersenyum malu-malu
Yeri menyerahkan cemilan yang dibawa " gadis bodoh apa yang kau bawa ke keluarga mu "
" ibu ini hanya cemilan berikan pada lien " dengan genit meminta ibu ye memberikan pada lien
Ibu ye tidak bisa tidak lembut saat melihat putrinya seperti ini " baiklah tapi jangan membawa barang lain kali "
" aku mengerti "
Ibu dan putrinya berbincang dengan gembira sesekali membahas masalah pernikahan yang harus di pahami oleh yeriย
Disisi cheng setelah pergi dari rumah sebelum mendekati pabrik dia mengeluarkan apa yang dibutuhkan sesuai berjanji kemarin dengan tas besar di belakang dia sampai di pabrik di bawah tatapan penasaran pekerja lain .
__ADS_1
Cheng tidak peduli dengan tatapan mereka berjalan ke kafetaria dengan beban yang sangat berat
Mungkin karena telah bekerja di pertanian dia memiliki stamina dan kebugaran fisik yang bagus
"Paman aku membawakan pesanan mu " ujar cheng
Paman Xu langsung gembira saat melihat tas yang di letakan cheng di depannya
" cheng paman berterimakasih pada mu " paman Xu senang
" paman jangan sopan "
Paman Xu sangat gembira mencoba mengangkat tapi langsung terkejut dengan beratnya kemudian matanya menatap cheng dengan terkejut
Cheng agak malu " paman biarkan aku datang "ย
Cheng mengangkat tas itu ke dalam dapur kafetaria meletakkan dipojok paman Xu langsung mengeluarkan uang nya " cheng ini adalah uang jangan khawatir paman membayar sesuai harga pasar "
" paman aku percaya " cheng mengambil uang itu meletakkan di sakunya kemudian pamit pergi
Kembali ke kantor cheng hanya melihat paman go " paman go pagi "
" pagi cheng "
Cheng melirik ke meja paman pi ' sepertinya telat tumben ' pikir cheng bingung
Bukan hanya cheng tapi juga paman go karena paman pi tidak akan pernah tidak masuk kerja hanya untuk menarik perhatian atas
Rasanya aneh melihat dia tidak masuk!
Cheng tidak mau mencampuri urusan orang kembali mengerjakan pekerjaan dengan serius melupakan bahwa paman pi tidak masuk kerja
Paman go juga seperti itu dia tidak mau pekerjaannya menumpuk itu akan membuatnya pusing.....
Asisten direktur tiba-tiba datang memanggilnya cheng " cheng kau dipanggil "
Cheng terkejut bingung " apakah aku berbuat salah "
Asisten menggelengkan kepala tidak tau karena dia juga saat masuk kantor di suruh memanggil tiba-tiba
Dengan wajah bingung cheng pergi ke kantor direktur
" direktur baik "
" cheng masuk duduk lah " ucap direktur
Duduk berhadapan dengan direktur cheng cukup tenang jika orang lain pasti agak gugup, direktur menyukai ke tenangan seperti ini apalagi selama pekerjaan keuangan semua tersusu rapi dan caranya lebih mudah dari pada cara lama
" cheng apakah perhitungan ini kau yang menciptakan " tanya direktur
" jawab direktur aku dulu bersekolah di sma kemudian menemukan cara ini di sebuah buku tapi lupa namanya "ย
Direktur mengangguk berfikir mungkin cheng tidak mau memberi tau " baiklah apa kau keberatan agar yang lain mengunakan cara ini "
" sama sekali tidak direktur " tentu saja cheng dengan bijaksana membiarkaย semua orang memakai cara ini untuk menghitungnya data keuangan
__ADS_1
" bagus karena ideologis mu yang baik pabrik pasti akan memeberikanmu bonus "