
๐๐๐ข๐ค๐๐ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐๐ง๐๐ฉ๐ ๐๐ช๐ฉ๐๐ค๐ง ๐ฎ๐
๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฌ๐๐ ๐ฎ๐
๐๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐ฉ๐๐๐๐ง๐๐ฃ
๐๐ค ๐ฅ๐ก๐๐๐๐๐ฉ โ
...โโโโโโโนโฑโซโฐโนโโโโโโ...
Disaat cheng setengah gembira tiba-tiba dia teringat kelahiran pertamanya dimana dia membeli kain untuk fengyi membuat yeri dikehidupan sebelumnya harus bekerja dengan gaun compang-camping walaupun dia tau cheng membeli kain untuk wanita lain dia tidak marah sebaliknya dia hanya tersenyum dan matanya sedikit sedih
Mengingat itu tanpa sadar cheng ingin kembali dan menampar dirinya sendiri
Kemudian menatap yeri yang tengah menatap dirinya dengan tersenyum tapi kali ini hanya kebahagiaan di matanya
Meletakkan baju itu cheng memeluk gadis itu dengan erat " yeri kau adalah milik ku "
Yeri tersenyum mengangguk melingkar lengannya di leher cheng melihat wajah cheng yang tampan dengan berani mencium pipi pria itu
Di cium secara tiba-tiba membuat cheng langsung tertegun disaat sadar memegang bekas ciuman itu dengan senyum konyol
Suasana bahagia dari keduanya di saksikan oleh bulan
Hari yang baru yeri bangun lebih dahulu tidak kesiangan melihat pria yang tidur disampingnya dengan tatapan penuh kasih sayang
Tanpa sadar tangan yeri mulai berkeliaran di wajah itu
Cheng yang sudah bangun dari awal hanya membiarkan gadisnya menyentuh wajahnya bertekad menjaga wajah supaya gadisnya tidak sedih
Kemudian tangan yeri menyentuh bibir cheng tidak disengaja, cheng benar-benar tidak bisa menahan diri jika terus di goda oleh gadisnya ini
Langsung menarik tangan gadis itu sehingga di dibawahnya
Akh teriaknya kaget " kau sangat nakal " cheng menyeringai
Yeri merasakan malu tapi mengingat keduanya tidak ada sehelai benang pun membuat wajahnya tambah merah
Cheng tersenyum langsung memasak ciuman ganas pada yeri sedangkan yang di cium terkejut tapi kemudian menikmatinya
Beberapa menit kemudian ciuman itu selesai dan mereka berganti baju cheng takut yeri merasa kesepian jadi terus mengatakan dia bisa kemana pun yang di mau dan akan kembali lebih awal
__ADS_1
Yeri cukup enggan di tinggalkan cheng tapi dia paham cheng harus bekerja jika tidak di akan dipecat. Cheng juga tidak tega meninggalkan istrinya yang cantik sendirian
Cheng menundukkan kepala berbisik di telinga gadis itu " tunggu aku kembali "
Yeri mengangguk " aku akan "
Keduanya saling memandang kemudian tersenyum
Cheng pergi bekerja yeri yang tidak ada kerjaan mulai membuat acar lobak, acar timun, dan beberapa dendeng serta ham
Aroma daging dari rumah cheng dapat di cium oleh tetangga sebelah mereka mengeretakan gigi tidak senang
" cih liat rumah sebelah dapat selalu makan daging " ketusnya penuh kecemburuan
Kepala keluarga itu hanya menatap istrinya dengan males " jika anak mu dapat bekerja di pabrik mungkin akan seperti cheng "
Wanita itu menatap kelima putranya dengan marah " cih anak-anak penagih hutan ini hanya tau makan, tidur sama seperti mu " dia mendegus berbalik ke kamar
Tentu saja cheng sudah memperkirakan akan ada kecurigaan jika terus makan daging oleh sebab itu dia hanya mengeluarkan daging kelinci atau rusa yang di buru di gunung
Kepala desa yaitu paman li tidak menganggu serius itu karena selama anda memiliki kemampuan berburu seperti cheng kalian semua dapat makan daging - pikirnya
Tapi mereka tidak berbicara buruk karena cheng mereka dapat makan daging
Disaat yeri memasukan acarnya ke dalam toples dan diwaktu yang bersamaan di desa chenyer di temukan dia ranjang yang sama dengan seorang pria
Membuat heboh desa bukan karena mereka tidur tapi karena pria itu adalah orang kelas dua
Yeri yang keluar dari rumah dengan membawa setengah dendeng kembali ke rumah kelahiran tak sengaja mendengar berita itu
Yeri menghawatirkan reaksi cheng saat mendengar ini
Didepan pintu suara ibunya memarahi bibinya terdengar
" kenapa kau kembali bukan kah kau memutuskan hubungan " teriak ibu ye marah
" kakak ipar kenapa kau selalu ikut campur urusan keluarga " nada tidak senang terdengar dari wanita itu
Ibu ye bukan orang yang lembut dengan marah berkata " keluarga? Kalau begitu pergi dari sini uang yang ingin kau pinjam adalah uang keluarga ku, aku tidak akan memberikan sepeser pun "
Wanita itu tidak senang menatap ayah ye " kakak apakah kau akan memberikan pada ku " tanya wanita itu
__ADS_1
Yeri merasa tidak senang karena kedatangan bibinya ini dia selalu merasa ayahnya adalah kakak jadi harus menanggung dirinya
" ayah / ibu aku kembali "
Ibu ye langsung merubah wajah menatap yeri dengan tersenyum memblokir pandangan adik iparnya itu menarik putrinya ke dalam kamar meminta untuk menunggu sebentar
Keluar suara perdebatan kembali terdengar kalian ini nama yeri dibawa-bawa
" kakak kalah kau tidak ada uang kalau begitu pinjamkan aku pada putri mu " begitu suara yengmio keluar wajah ayah ye tidak terlihat bagus
" bukan waktunya kau mengusik putri ku " teriaknya ayah ye tidak Terima
Yengmio menatap dengan marah " makan kenapa kau begitu pelit liat llah keluarga ku tidak dapat memakai baju baru tidak seperti keluarga kalian " suara penuh kecemburuan
" apa yang kau katakan kalau bukan karena menantu kami yang mampu apakah kau pikir kami memiliki uang karena manusia seringala putih yang tidak mengembalikan uang " suara ibu ye terdengar menusuk jantung yengmio tampak tidak rela kembali tanpa hasil
" pergi jika kau kembali sebelum tahun imlek mari kita putuskan hubungan "
yengmio terkejut dengan pilihan kakaknya " kakak kenapa kau begitu saja kita adalah keluarga "
" aku tidak bisa memenuhi kebutuhan mu yang glamor cepat dan pergi dari sini " ayah ye membuat yengmio tertegun ketakutan
Jika kakaknya benar-benar memutuskan hubungan apa yang harus dia katakan pada keluarga mertuanya selama ini saat dia meminjam uang kakaknya selalu setuju membuat keluarga mertuanya senang
" kakak _ " belum sempat menyelesaikan omongan suara ibu ye mencibir yengmio kembali terdengar
" bah hanya untuk mengisi keluarga mertua kau datang kesini siapa didesa ini yang seperti mu " kata-kata itu mengenai wajah yengmio
Walaupun memiliki kulit yang tebal dia tetap malu saat di semprot seperti itu oleh kakak iparnya
Dengan marah ibu ye meminta yaghong mengusir yengmio untuk saja penduduk sedang bekerja dan tidak dapat menyaksikan lelucon keluarga ye
Ibu ye mendengus tidak senang kembali ke kamar takut membuat putrinya lama menunggu
Ayah ye hanya menghela nafas dengan perubahan adiknya setelah menikah walaupun dia kasihan tidak mungkin terus mendukungnya berapa banyak yang telah di berikan itu sudah cukup dia tidak berhutang apapun pada nya
Ayah ye mengingat gadis yang masuk akal dan bijaksana dulu memanggilnya kakak
Menikahi keluarga yang buruk membuat pikiran ikut buruk
Yaghong tau ayahnya tengah berfikir mengajak putranya ke gunung sedangkan baixong tetap berada di kamar dari awal hingga akhir
__ADS_1