SUAMI KU TERLAHIR KEMBALI

SUAMI KU TERLAHIR KEMBALI
H


__ADS_3

๐™จ๐™š๐™ข๐™ค๐™œ๐™– ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™˜๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™–๐™ช๐™ฉ๐™๐™ค๐™ง ๐™ฎ๐™–


๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™™๐™ž๐™—๐™–๐™ฌ๐™–๐™


๐™๐™ฎ๐™ฅ๐™ค ๐™—๐™š๐™ง๐™ฉ๐™š๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ


๐™‰๐™ค ๐™ฅ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฉ โŒ


โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โŠนโŠฑโœซโŠฐโŠนโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€


Zhu qiong yang di usir merasa marah tapi melihat semua orang menunjuknya dengan tatapan menghina membuat amarahnya naik ke ubun-ubun


" kenapa kalian melihat apakah kalian tidak pernah melihat masalah keluarga " suara Zhu qiong keluar membuat para penonton tertawa


" gadis kota apakah kau tidak tau ayah mu telah memutuskan hubungan dengan cheng agar tidak terbebani sekarang kau berani datang kesini "


" sungguh keluarga lama chen benar-benar tidak tau malu "


" apakah begini ajaran keluarga chen untung saja aku telah menikahi putra dan putri jika tidak "


Mendengar itu Zhu qiong marah " bah siapa yang mau menikah dengan orang desa seperti mu "


Para bibi marah " bah apa salahnya dengan orang desa bukan kah ayah mu orang desa "


Zhu qiong pura-pura tidak mendengar tapi bibi yang dimarahi semakin mencibir tindakan tidak tau malu Zhu qiong


Melihat itu jian shuang bukan lah orang yang tidak tau malu sebaliknya dia sangat malu memegang Zhu qiong " Zhu jangan seperti ini kau tidak akan mendapatkan suami jika seperti ini "


Zhu qiong menatap jian shuang dengan marah mengeretakan gigi memarahi saudari itu karena menjadi pengecut


Dimarahi seperti itu jian shuang merasa kesal , marah dan sedih seperti wajahnya dipermalukan.berlari pergi meninggalkan Zhu qiong sendiri disana


Zhu qiong melihat berapa agresifnya para bibi itu ketakutan dan akhirnya dengan pasrah kembali tapi hatinya masih tidak ingin melepaskan ayam bertelur emas


Apalagi saudara sekarang telah menjadi pekerjaan tetap di pabrik dan akan terus makan biji-bijian komersial


Tidak hanya itu Zhu qiong mendengar saudara cheng membelikan yeri krim salju membuat hati Zhu qiong mendidih


Marah


Dari mana semua berita ini berasal dari Baixong tapi disebar oleh bei wengi kepada chenyer karena kesal dan cemburu .


Setelah para gadis itu pergi semua pergi kembali ketempat mereka dan para bibi menyiapkan makanan dengan gembira melupakan serigala penghisap itu, mereka bahkan berseru senang karena banyak daging telah di kirim oleh brigadir desa untuk para penduduk desa.


Semua ini berkat cheng jadi mereka tentu saja memihak cheng....


Hingga waktu yang telah di nanti cheng mengunakan cheongsam yang telah dia siapkan untuk menjemput cheng

__ADS_1


Para bibi melihat cheng keluar tidak bisa berseru melihat visual dari cheng


Melihat reaksi seperti itu cheng menjadi tidak sabar melihat reaksi gadisnya . Kemudian dengan mengunakan sepedah cheng pergi menjemput menantu perempuannya


Keluarga ye melihat cheng datang langsung bersorak " menantu laki-laki telah datang "


Cheng tersenyum menyapa ibu ye dan ayah ye serta yaghong


" paman, paman " teriak putra yaghong tersenyum padanya


Cheng menundukkan kepala melihat bocah itu mengeluarkan amplop merah pada bocah itu


Bocah itu tersenyum menerima amplop " paman apakah kau akan membawa bibi ku " tanya bocah itu dengan mata bulat penasaran


Cheng mengangguk dengan lembut " apakah bibi ku tidak akan tinggal di sini lagi " ucap bocah itu sedih


" bibi kecil mu masih bisa datang bukan rumah kita sangat dekat "


Bocah itu langsung tercerah kan " ya paman jadi aku bisa kerumah mu melihat bibi ku " ujarnya bahagia


" cheng ayo sekarang adalah waktu baik " ibu ye mengingatkan dengan tersenyum tapi juga sedih karena putrinya akan pergi


Cheng dibawa kedepan pintu kamar yeri


" yeri aku datang buka pintunya " cheng memanggil pintu tidak terbuka


Cheng tersenyum mengeluarkan amplop menyerahkan lewat lubang di bawah pintu


Para gadis didalam kamar berteriak gembira membuka pintu untuk mempelai pria membawa mempelai wanita


Melihat yeri, cheng tersenyum " menantu ayo " suara cheng membuat yeri malu


Cheng membawa yeri menaiki sepedah nya kembali ke rumahnya disana bibi li telah menunggu bersama yang lain. Setelah melakukan ritual pernikahan mereka resmi menjadi suami istri dan bibi li membawa yeri kedalam kamar dan cheng merawat tamu diluar


" ah cheng sekarang kau telah menikah aku yakin ayah dan ibu mu pasti bahagia " paman du matanya memerah


Plak


" dasar pria tua jangan membuat suasana menjadi sedih " bibi du marah


Cheng tertawa bersama yang lain " sudah ayo makan " bibi li tersenyum bahagia


Semua menyantap makanan dengan lahap apalagi di setiap meja ada 5 hidangan daging dan 3 hidangan sayuran yang sangat kaya bagi mereka


Cheng juga menerima anggur yang diberikan oleh paman li sebagai penyedap dalam acara bahagia


Tak lama paman li , paman du, sekertaris dan beberapa paman yang ikut minum mabuk dan harus dibantu oleh keluarga untuk kembali kerumah.

__ADS_1


Setelah semua pergi cheng kembali ke kamar melihat yeri masih dengan kerudung tak hanya itu ada mangkuk mie di meja, cheng bersukur ada bibi li dan bibi du yang membantunya


Cheng mendekat membuka kerudung itu wajah indah yeri terlihat membuat hati kedua pasangan itu berdetak kencang


Meminum anggur sebagai tradisi bagi kedua pasangan kemudian hal yang terjadi terjadilah di malam hari suara bergairah terdengar di rumah cheng


.


.


.


Keesokan harinya cheng bangun lebih agak siang kemudian menoleh melihat wajah gadisnya yang tertidur dengan nyenyak merasa bersalah karena terlalu banyak melemparnya tadi malam


Tapi bayangan tadi malam membuat cheng sangat bahagia menutup tubuh yeri dengan selimut cheng berpakaian keluar dari kamar pergi kedapur membuat semangkuk air gula dan sarapan hangat untuk yeri


Untung saja kemarin cheng sempat meminta izin libur untuk pernikahannya kalau tidak dia tidak bisa memasak dan harus bekerja sekarang ...


Yeri terbangun dari tidurnya melihat tidak ada cheng disampingnya bertepatan dengan cheng yang masuk kedalam kamar


" kau sudah bangun " ucap cheng lembut memberi air gula pada yeri


" minumlah "


Yeri merona malu saat melihat cheng tapi menerima air gula itu


" apakah masih sakit " cheng bertanya melirik tubuh yeri


Yeri merasa malu wajahnya memerah seperti tomat cheng membawa gadis itu kedalam pelukannya " kau masih saja malu aku sudah melihat segalanya dan memcicipnya " bisik cheng ke telinga gadis itu


" mesum " jawab yeri bersembunyi dalam dada bidang pria yang sekarang menjadi suaminya itu


Cheng tertawa membantu gadis itu berpakaian kemudian menyuapi gadis itu


" cheng apakah kita akan pergi kerumah ayah dan ibu " tanya yeri


Cheng tersenyum mengelus kepala gadis itu " tentu saja tapi apakah kau bisa berjalan dalam keadaan seperti ini "


Yeri dengan genit berbicara " tidak sakit " ucap yeri dengan jujur karena memang kenyataan


Malam hari setelah melakukan olahraga cheng membersihkan tubuh yeri dengan air hangat untuk mengurangi rasa sakit di pagi harinya


" baiklah " cheng tersenyum menyetujui semua permintaan gadis itu


Yeri tersenyum bahagia menatap cheng dengan mata penuh dengan bintang-bintang cheng tidak tahan langsung ******* bibir istrinya itu


Cheng enggan melepaskan tapi karena istrinya telah kehabisan nafas cheng melepaskan ciuman itu mengusap punggungnya disaat dia menghirup udara dengan puas

__ADS_1


Keduanya berpelukan sebentar kemudian bersiap kerumah keluarga ye...


__ADS_2