SUKMA KELANA

SUKMA KELANA
Ah,uh,ih dan oh lari kocar-kacir


__ADS_3

Empat pemancing itu diantaranya sudah kita ketahui namanya yaitu bernama ah dan uh,dua lainnya bernama lengkap atau nama panjangnya Mangkolo Noto boto diemplok Singorojo brojonoludo empukono sakgelemno onolimo watunogo dipanggil oh


dan pemancing yang terakhir bernama empuk tenan di panggil ih, mereka para pemancing sejati yang selalu hidup dengan petualangan mancing dari malam hingga pagi tetap menikmati dengan memancing.


Pada saat itu empuk tenan atau ih dapat tarikan dalam air laut tapi entah apa yang didapat namun belum sampai didapat ataupun ketarik ke daratan sudah putus tali senar atau tali pancing karena berat juga gerakan ombak juga angin membuat sulit ditarik.Tapi ah,uh dan oh sempat ikut menarik pancing ih bahkan ah melihat bukan ikan ataupun makhluk air tapi bentuk aneh.


"Tadi aku sempat melihat sesuatu yang didapat ih berupa makhluk aneh tapi sudah mati," celetuk ah kepada ih.


"Seperti apa ah yang kau lihat?" Sahut uh dan juga ih, serta oh ikut menyela pembicaraan mereka.

__ADS_1


Malam berjalan seakan begitu lambat terasa,angin malam juga angin pantai seolah ikut menghiasi perjalanan suasana di tepian pantai yang sepi sunyi, hanya terdengar suara gemuruh.Empat pemancing dengan nama unik,aneh juga menggelitik langit-langit pikiran mulai membuat ulah salah satunya yang bernama ih.Melempar batu dan berteriak sehingga ah,uh dan oh kaget karena sedang menikmati sunyinya malam dengan memancing terkejut apalagi pemancing yang bernama oh langsung melompat -lompat dengan ekspresi aneh di wajahnya yaitu melet-melet sambil berkata,"Aaaappppah!!!" teriak oh. Tawa pun pecah bagai gelas dilempar ke lantai terdengar oleh makhluk lawas dan makhluk baru mulai bermunculan dalam pikiran aneh itu.


Suasana jadi sedikit berisik ditengah malam di pinggir pantai yang sekitarnya batu karang besar-besar.Saat suasana jadi berubah ketika ada suara tawa yang bukan berasal dari ah,ih,uh,oh suara tawa yang numpang lewat begitu saja tanpa ada wujudnya hanya suaranya saja yang muncul terdengar oleh mereka.Membuat ah,uh,ih dan oh bergetar merambat pada sekujur tubuhnya,rasa takut seketika hadir membayangi ruang pikiran dan dinding hati mereka terasa tak tentu hingga pilihan tanpa pikir panjang adalah langkah seribu bahkan tidak hanya seribu tapi beribu-ribu lari cepat, pergi tinggalkan tempat itu menjauh dari tepi pantai atau entah kemana larinya.Bubar tak karuan lari kocar-kacir ketakutan.


Barang dan alat pancing mereka tertinggal karena takut dan lari tidak sempat ambil pancing . Suasana kembali sepi sunyi lalu muncul bayangan hitam keluar dari dalam air laut, melompat kedaratan, bayangan itu perlahan mulai terlihat sedikit demi sedikit terkena cahaya sinar bulan purnama.Hingga kini mulai jelas terlihat,dia adalah ronghabi rodano membawa tongkat berwarna hijau dengan garis kuning pada sisi kanan dan kiri tongkat itu.


Dari arah daratan muncul banyak asap mengepul di angkasa bersama dengan suara ribuan derap kuda menuju pantai melewati ronghabi rodano yang sedang berdiri ditepi pantai, ribuan kuda itu terus berlari menuju pantai dan berkumpul ditengah pantai seketika air pantai hilang lenyap setelah semua pasukan berkuda hitam itu berada di tengah pantai.


Setelah ronghabi rodano dibawa pasukan berkuda hitam itu dan menghilang seakan ditelan bumi lalu muncul kembali air laut, seakan tak terjadi apa-apa, keadaan kembali seperti semula dengan suasana pantai,air bergelombang mencium bibir pantai.

__ADS_1


Sesaat kemudian ada yang melintasi pantai dan mendarat tepat di samping tongkat hijau,Dia adalah sukma kelana.


"Hem,ada bekas telapak tangan kanan seseorang atau makhluk sejenis kasar tapi tidak banyak ditumbuk, setengah halus bukan makhluk halus."sukma kelana bicara dalam hati." Arahnya menuju kesana," tongkat hijau itu angkat bicara, sambil bergerak menunjuk kearah air laut.Sukma kelana terkejut sambil terjatuh kebelakang tepat di pasir beruntung tidak mengenai batu karang yang ada disekitarnya.


"Oh,iya,ini tongkat yang dulu pernah bertarung dengan aku saat itu," sahut sukma kelana sambil mencoba memegang tongkat hijau bergaris-garis kuning itu.Sukma kelana duduk bersila dan memejamkan matanya.Lalu muncul ada gambaran dalam ruang pikiran sukma kelana bagai layar film layar tancap masa silam terlihat jelas peristiwa atau kejadian waktu yang telah lewat,yaitu empat pemancing yang lari juga munculnya ronghabi rodano dan pasukan berkuda hitam menangkap ronghabi rodano dengan cara menarik lewat tali besi terikat di lehernya hingga sampai di pasukan berkuda hitam ditengah pantai lalu lenyap.


Setelah mengetahui ada ronghabi rodano dibawa pasukan berkuda hitam menghilang di tengah air pantai,sukma kelana mencoba menyusuri jejaknya menembus air laut.


Sukma kelana terus berjalan menembus air laut hingga ketengah laut, tiba-tiba ada gerbang muncul,sukma kelana masuk kedalam gerbang,turun kebawah muncul tangga menuju ke lorong bawah tanah dalam air laut.Seketika dari kejauhan sukma kelana lenyap tak terlihat lagi bagai ditelan ombak yang bergulung-gulung.

__ADS_1


Dari kejauhan muncul dua ekor kucing bangthelon dan si hitam,berlari namun berhenti di tepi pantai takut kena air laut.Kemudian ke-2 kucing itu pergi tinggalkan pantai berjalan kebukit karang.


__ADS_2