SUKMA KELANA

SUKMA KELANA
Hilangnya rumah hantu


__ADS_3

Suatu tempat entah dimana tidak diketahui.


Disebuah rumah ada kakek nenek sudah tua tinggal berdua, semua anaknya sudah


mentas.Anaknya berjumlah 6 orang dan satu anak angkat, punya cucu 17anak.


Kakek itu nampaknya punya ilmu semacam bisa berkomunikasi atau bergaul dengan makhluk astral atau makhluk ghaib.


Tiap hari tertentu sering melakukan sesaji berupa kembang dan jajan pasar warna-warni pakai kertas pincuk kecil untuk wadahnya lalu ditaruh disetiap sudut rumahnya,ada lagi baskom air berisi aneka kembang.


Di rumah itu terdapat sumur dengan air yang bersih,jernih dan sehat karena sumur nya terbuka hingga sirkulasi udaranya bagus pada sumur itu, sumur itu kedalamannya kira-kira lima belas meter(15meter). Diwaktu dan hari tertentu kakek dan nenek sering melakukan sesaji,bakar kemenyan untuk berkomunikasi atau bahasanya manusia dialog dari hati ke hati bukan untuk disembah.


Mereka lakukan berlangsung lama sebagai tradisi dan budaya jaman dulu.Bahkan nenek itu juga mampu melihat makhluk astral yang ada di dalam rumah itu jumlahnya.Bahkan untuk memberi tempat khusus pada makhluk astral itu dibuatkan semacam rumah tinggal untuk makhluk astral atau makhluk ghaib dengan ukuran kecil, bahannya berupa kain putih berisi sesuatu yang belum diketahui anak dan cucunya,

__ADS_1


Tentunya sudah ada doa untuk rumah makhluk astral itu,semacam tolak bala atau apapun itu.


Ditaruh dibelakang sebuah pintu rumah atau digantung dibelakang pintu masuk rumah.Ada satu diantara makhluk ghaib yang berukuran besar dan tinggi dengan tubuh banyak ditumbuhi bulu,kulit coklat kehitaman,mata kemerahan, makhluk itu tingginya kira-kira 4 meter kalau berdiri berhadapan dengan manusia yang tinggi sekitar 170 meter dadanya makhluk itu sejajar dengan kepalanya orang tingginya 170 meter itu.


Waktu berjalan dan berputar seakan cepat tak setelah.Suatu hari anaknya yang jauh datang dan nginep di rumah itu.Pada pagi hari cucunya yang berusia 7 tahun lewat di depan ruang mbah putri usai sholat subuh langsung ambruk di dipan dan tak bangun-bsngun, lalu cucunya itu lari menemui orangtuanya.


"Buuu.. mbah putri ambruk usai sholat subuh Susana." anak itu.


Beberapa waktu kemudian semua anak-anak dan cucunya di kumpulkan menemui mbah putri, hingga malam tiba,mbah putri sudah pulang menghadap Sang Khalik,Sang Pencipta.Sang Maha esa.Rumsh itupun dibagi waris.


Rumah itu dibongkar atau direnovasi sehingga ada bagian pintu yang di ganti,nah benda kecil yang tergantung ikut dibuang atau di ganti dengan pintu lain.


Para makhluk halus atau astral kebingungan ketika akan pulang kerumahnya atau benda kecil yang dibungkus kain,itu rumahnya para makhluk halus.Maka makhluk halus yang berukuran tinggi besar itu datang dan sering mengamuk dengan cara muncul suara raungan.Ada suara tanpa wujudnya.Bahkan menyerang siapa saja yang tak dikenalnya yang berada di rumah itu.

__ADS_1


Rumah yang ada sumurnya itu sering dijaga atau ditunggu oleh makhluk -makhluk astral.Suatu malam hampir dini hari makhluk astral yang berukuran tinggi besar meraung -raung di dalam rumah yang masih proses perbaikan hingga terdengar sebelah rumah atau samping rumah,jika di lihat dari luar rumah, rumah dalam keadaan kosong tidak ada orang.


Dimalam yang lain anaknya simbah putri tidur sebelah rumah,dia bermimpi bertemu makhluk astral tinggi besar berbulu meraung di hadapannya.


Meskipun hanya dalam mimpi namun nampak jelas dihadapan anaknya simbah, makhluk astral itu tidak menyerang, setelah makhluk astral atau makhluk halus tinggi besar bertemu cucunya lewat mimpi juga.Tiba-tiba tidak ada apa-apa langsung menangis seketika itu cucunya simbah digendong di bawa keluar.


Sementara itu sukma kelana melayang terbawa angin hingga jauh kesuatu tempat entah dimana.


"kembali bertempat ini lagi,tapi...


itu siapa ??? Sukma kelana bertanya-tanya pada dirinya.


"kok ada namaku disitu di tanah itu???

__ADS_1


tanggal,bulan dan tahun sudah lewat ..."


sukma kelana masih bingung dan mengerti.


__ADS_2