SUKMA KELANA

SUKMA KELANA
MUNCULNYA 7 KEMBARAN SUKMA KELANA


__ADS_3

SUKMA KELANA


Sukma kelana duduk didepan gundukan tanah yang di tancap kayu jati papan berukuran panjang 45cm dan lebar 30cm.


Dikayu papan jati bertuliskan Sukma kelana meninggal..


Mata Sukma kelana menatap tulisan itu dan masih belum mengerti.


"Apakah nama itu ? Sama dengan namaku ?" Sukma kelana menampar wajahnya sendiri.


"Aduh, wajahku sakit kena tamparan tanganku sendiri, berarti ini tidak mimpi." Sukma kelana memejamkan kedua matanya.


"Sukma kelana..." Terdengar suara begitu berat, suara itu hadir dari sisi kanan sukma kelana.


"Apa.." Sukma kelana menjawab sapaan itu dan berpaling ke sisi kanan sukma kelana namun tidak ada siapapun disisi kanan sukma kelana.


"Itu namamu..." Suara muncul dari sisi kiri sukma kelana.


Sukma kelana berpaling ke sebelah kiri tidak ada siapapun .


"Hem, suara siapa tadi....??" Sukma kelana berpaling kebelakang tidak ada orang di sana.


"Tenang..kau tidak sendirian." Muncul suara didepan sukma kelana,


Saat wajahnya sukma kelana melihat kedepannya tidak ada orang di sana.


"Muncullah ..! Tampakkan siapa sebenarnya kalian !!" Sukma kelana berdiri sambil melihat seluruh area pemakaman.


"Cepat !! Keluar !" Sukma kelana mulai lepas kendali, hilang kesabaran yang ada.


Tiba-tiba terdengar suara tawa berbarengan diberbagai posisi,sebelah kanan dan kiri depan dan belakang .


Muncul Sukma kelana di berbagai arah ,sukma kelana kembar tujuh.


Ada disebelah kanan,sebelah kiri, belakang, depan dan ada di tengah,diatas melayang di udara.


"Ada sukma kelana kembar tujuh." Sukma kelana kaget juga bingung melihat mereka semua sama dengan dirinya.


Sama persis tak ada yang beda sedikit pun. Bajunya kulitnya, tinggi badannya semua sama.


"Sama dengan aku? Siapa sebenarnya kalian???" Sukma kelana bertanya kepada mereka semua sukma kelana kembarannya.


Salah satu dari mereka berjalan mendekati Sukma kelana.


"Kami ini adalah tujuh kembaranmu sukma kelana." Ucap Sukma kelana kembarannya.


"Betul kami kembaranmu dari berbagai penjuru mata angin." Sahut sukma kelana yang ada di sebelah barat.


"Aku tidak pernah tahu tentang hal itu." Sukma kelana mendekati sukma kelana yang ada didepannya.

__ADS_1


"Kembaranku? Beda bapak beda ibu??" Tanya Sukma kelana.


"Bukan! Kami kembaranmu,satu darah." Jawab sukma kelana yang ada di belakang.


Sesaat langit mendung, ada angin dingin datang dari arah selatan.


Munculnya angin Tujuh kembaran sukma kelana bergerak dan berkumpul didepan sukma kelana seperti berbaris,


"Sudah waktunya kami siap membantu dirimu Sukma kelana." Sukma kelana kembar melayang terbang.


Terbang melayang menembus tubuhnya sukma kelana, diikuti oleh kembaran Sukma kelana yang lainnya masuk kedalam tubuhnya Sukma kelana, masuk kedalam dadanya sukma kelana.


"Oh... Apa ini kok sukma kelana kembaranku kok bisa masuk semua ke dalam tubuhku??"tanya sukma kelana.


Sudah enam kembaran Sukma kelana masuk ke dalam tubuhnya, tinggal satu kembaran sukma kelana yang melayang di udara.


"Kok bisa masuk kedalam tubuhku ke-6 sukma kelana kembar???" Tanya sukma kelana kepada kembarannya yang masih melayang terbang di udara.


"Kami kembaranmu semua yang menjaga kehidupan dirimu saat di dunia." Jawab sukma kelana kembar,sambil turun kebawah mendekati sukma kelana.


"Apa maksudmu didunia?? Ini aku masih ada di dunia." Jawab sukma kelana.


Tak ada jawaban, langsung sukma kelana kembar yang melayang terbang tinggi dan langsung menukik turun kebawah menuju sukma kelana tepat mengenai atas kepala sukma kelana menembus kedalam batok kepala sukma kelana, namun sukma kelana tidak apa apa.


Hanya sedikit pusing kepala melanda sukma kelana hingga terjatuh pingsan tepat di atas tanah pusaran makam dirinya.


Detik detik berlalu, waktu terus berputar hingga malam tiba menghiasi suasana perkuburan.


"Oh, kepalaku terasa sakit." Sukma kelana bangkit dari pingsan dan bergegas lari menuju bangunan dalam area kuburan.


Bangunan terbuat dari bahan bambu dan kayu, atapnya terbuat dari serabut kelapa yang disusun secara teratur dan juga kuat.


"Sudah malam, hujan sepi disini." Sukma kelana melihat sekeliling tempat itu.


"Dingin cuaca bercampur hujan rintik-rintik." Sambil bersandar di tepian rumah gubuk kecil di sekitar area kuburan.


Bagai waktu berjalan begitu cepat berlalu,sukma kelana ngantuk dan tertidur pulas di gubuk kecil itu.


Hingga terdengar suara ayam jago berkokok membuat sukma kelana terkejut dan terbangun dari tidurnya.


Sinar mentari menembus rumah gubuk,hangat merambat di jari jari telapak kakinya, membuat kedua matanya terbuka sedikit,namun buain angin sejuk dan dingin pagi hari membuat sukma kelana terjatuh lagi dalam pelukan hangat mimpi yang telah hilang.


Berjalan di tepian pantai bersama membawa mimpi yang masih mengikat kedua matanya yang belum mau terbuka.


"Aku ada dimana? seperti tadi ada di gubuk bambu yang ada di area pemakaman." sukma kelana masih belum mengerti juga belum sadar dari rasa mimpi.


Sukma kelana berlari menembus ombak pantai dan melayang terbang tinggi menghilang.


Saat ombak bergulung -gulung Sukma kelana terjun menembus air ombak pantai bagai ikan yang berenang bebas, namun mendadak Sukma kelana terhempas terbentur batu dasar pantai hingga dia pingsan mengambang di permukaan pantai.Terseret hingga ketepian pantai.

__ADS_1


"Hei,kawan itu nampak ada sesuatu terdampar.' seorang berlari mendekati sesuatu benda aneh.


Setelah mendekati benda aneh itu,benda itu terbawa arus pantai dan tak sempat mengambilnya.


"oh,malah hilang,terkena arus ombak pantai." orang itu pergi tinggalkan tempat itu.


"Sudahlah kawan menyingkir saja dari pada terbawa ombak pantai." teriak kawannya yang cukup jauh di pinggir pantai.


"Ya,ini tadi ada benda aneh." pergi tinggalkan pantai menjauh dari pantai.


Ditengah laut ada kapal para petualang mancing,ada empat orang yang tidak asing lagi.


SUKMA KELANA


"Lumayan dari pagi kita mancing dapat banyak." Ucap Ah sembari melempar pancing ke laut.


"Ya, setelah ini kita pulang sudah akan sore." Kawannya Uh.


Tiba-tiba Ah melihat di kejauhan ada sinar biru masuk ke dalam lautan.


"Hei..kawan ada sinar biru masuk kedalam lautan." Teriak ah sambil menunjuk ke arah sinar biru yang sudah masuk kedalam lautan.


Usai sinar biru jatuh dari langit tidak begitu lama warna air laut berubah menjadi merah.


Luas warna air laut itu dari titik sinar biru hingga tempat kapal pemancing sekitarnya 25 kilometer warnanya merah menyala, tidak hanya perubahan warna air laut tapi beberapa menit kemudian gelombang air laut bagai marah tinggi menggulung kapal para pemancing hingga terbalik empat pemancung terjatuh dari kapal namun ada hal aneh dan ajaib ke-4 pemancing ada kekuatan tak terlihat oleh mata, kekuatan itu membuat ke-4 pemancing terlempar dari lautan dan jatuh ke tepian pantai selamat tak terluka sedikitpun.


Ke-4 pemancing pingsan.


Sesaat kemudian salah satu pemancing sadar dari pingsan melihat lautan berubah seperti biasa seperti tidak terjadi apa-apa, normal dengan gelombang pantai.


"Apa yang terjadi??" Pemancing melihat sekeliling pantai sepi dan tidak terjadi apa-apa,air laut juga tidak berwarna merah lagi.


Pemancing yang lain juga sudah terbangun.


Sementara itu di tengah lautan ada sesuatu yang mengapung dan terombang ambing terbawa arus ombak pantai.


Ternyata seorang anak muda yang bernama sukma kelana mengapung di tengah lautan selama empat puluh hari,lemas tak berdaya entah apa yang terjadi.


"Ohhh.." sukma kelana mencoba membuka kedua matanya,terapung dengan dua papan sebuah kapal.


Tiba-tiba datang burung pemakan daging ikan lautan menukik menyerang sukma kelana seakan kelaparan beberapa burung bangau.


Ribuan burung bangau menyerang sukma kelana hingga tubuh terasa sakit tak terkira.


Sukma kelana terjatuh dari papan tenggelam ke dasar laut ...


Saat membuka kedua matanya ternyata dia hanya mimpi dan terbangun dari tidurnya.


Sukma kelana melihat sekeliling ternyata dia masih berada di gubuk dekat kuburan.

__ADS_1


"Ternyata mimpi,tapi cukup lama aku tidur disini di gubuk bambu dekat kuburan." Sukma kelana bangkit dari tempat itu.


Tapi apa yang terjadi tubuhnya terasa kaku, sulit untuk digerakkan.


__ADS_2