SUKMA KELANA

SUKMA KELANA
KEMBALI


__ADS_3

SUKMA KELANA


Asap hitam mengepul menutupi gerbang kerajaan siluman.


"Penjaga tidak akan melihat kita masuk tempat itu." Wajiru berjalan dengan perlahan bersembunyi diantara kepulan asap tebal, diikuti oleh sukma kelana dan kanabalu.


"Iya.. mereka mencari sumber asap." Sukma kelana melihat sekeliling tempat itu sembari berjalan lebih dekat dengan bangunan istana kerajaan siluman.


Tak disangka tak diduga asap tebal begitu cepat hilang atau habis di makan oleh makhluk aneh yang ada di dalam istana kerajaan siluman.


"Ternyata menu makanan demit kayak mereka adalah asap dan aroma." Sukma kelana mencoba bersembunyi di balik pohon nangka, sedangkan wajiru berjalan dengan santai bersama kanabalu tidak bersembunyi.


" Biarkan mereka melihat kita.keberadaan kita semua." Wajiru berjalan dengan santai.


Semakin masuk kedalam istana kerajaan siluman semakin bertambah kuat aroma wangi yang menusuk kedua hidung yang menghisapnya.


Suasana berubah langit gelap separuh semakin kedalam bangunan istana semakin gelap.


"Nampaknya akan terjadi sesuatu yang tidak biasanya." Sukma kelana merasakan perubahan udara sekitar tempat mereka berpijak.


"Siap untuk pergi ???" Tanya wajiru kepada sukma kelana sambil menepuk pundaknya saat berjalan perlahan.


"Maksudmu apa?" Sukma kelana sudah mulai berubah kondisi tubuhnya.


"Oooohh ..apa yang terjadi pada tubuhku ?? Dulu terlihat transparan bagai bayangan tembus kini berubah jadi hilang seluruh kulitku???" Sukma kelana memperhatikan tubuhnya juga pada wajiru dan kanabalu.


"Kita masuk ke alam misteri !" Wajiru meloncat saat ada air mengalir keluar dari dalam tanah,air itu berwarna merah dan mengeluarkan asa serta bau yang tidak enak.


"Bau apa ini ??" Sukma kelana juga ikut melompati menghindari air berwarna merah berbau tak enak yang keluar dari tanah berlubang kecil kecil, mendadak muncul begitu saja.


"Apa kita mempercepat jalannya? Atau kita terbang melayang melewati ini semua?" Sukma kelana bertanya kepada wajiru dengan dua pilihan.


"Kalau terbang melayang,kita semua bisa hancur lebur terkena asap serta bau menyengat." Wajiru mencoba memberikan jawaban kepada sukma kelana.

__ADS_1


Hingga saat langkah terakhir menuju seberang tanah misteri itu.


Semua berubah aneh didepan sudah banyak kuburan berbagai macam bentuk.


"Lho..kita masuk ke dalam area kuburan?? Kok bisa? " Sukma kelana mencoba berpikir terus tak menentu berputar putar bagai kipas angin kencang berputar hingga terjatuh ketanah basah.


"Itu ada cahaya berkilau di tanah !" Wajiru berjalan mendekati sumber cahaya putih bersinar.


"Ini dia kaca cermin !" Wajiru mengambil kaca cermin.


Namun tiba-tiba dalam kaca cermin keluar puluhan monyet putih menyerang wajiru.


"Iaaaaatt!!" Pukulan dan tendangan dilakukan oleh wajiru untuk menghalau ribuan monyet putih yang keluar dari kaca cermin.


"Nsh, sudah pergi, sudah hilang monyet putih yang menyerang wajiru, sedangkan kanabalu mencoba membangunkan sukma kelana dari pingsannya.


Sukma kelana sudah sadarkan diri dan melihat ada kaca cermin dalam genggaman wajiru.


"Ini kaca cermin tadi mengeluarkan ribuan monyet putih dan sempat menyerangku." Wajiru menceritakan kejadian yang telah dialaminya.


"Berikan kaca cermin itu padaku," sukma kelana mengulurkan tangannya untuk meminta kaca cermin ajaib..


"ini kaca cermin." wajiru mengulurkan kaca cermin kepada sukma kelana.


Tanpa diduga kaca cermin itu menarik


Tanpa diduga tanpa diketahui oleh sukma kelana dan wajiru bahwa kaca cermin itu telah berubah energi yang ada.


"Kok,aku merasa ada yang aneh pada kaca cermin ini." Sukma kelana memegang kaca cermin pada bagian tepi.


Wajah Sukma kelana mencoba mendekati kaca cermin sesaat kemudian kaca cermin menarik dirinya hingga masuk ke dalam kaca cermin dan lenyap.


"Oh.. Sukma kelana masuk ke dalam kaca cermin dan tidak bisa keluar kembali." Wajiru mencoba menggosok kaca cermin agar sukma kelana dapat keluar namun sia-sia saja yang dilakukan oleh wajiru.

__ADS_1


Sesaat kemudian kanabalu juga ketarik masuk ke dalam kaca cermin dan tidak bisa keluar lagi.


"Apa yang harus kulakukan??" Wajiru membawa kaca cermin pergi ke luar area kerajaan siluman.


Wajiru meloncat keluar dari tempat misterius dan aneh.


Hingga sampai di depan gerbang keluar ..


Semua pemandangan yang ada di belakang wajiru seperti kesedot oleh energi kaca cermin hingga seluruhnya masuk dan lenyap hilang.


"Ada apa ini??Semua benda ketarik kedalam kaca cermin." Wajiru melepaskan kaca cermin yang dipegang.


Wajiru lari pergi secepat mungkin, namun semakin cepat wajiru lari semakin kuat energi kaca cermin menarik dirinya mendekat hingga wajiru tersedot masuk ke dalam kaca cermin.


semuanya berubah begitu cepat hingga kaca cermin itu melayang terbang, berputar putar dan menukik turun ke bawah tanah menembus kedalam tanah lenyap.


Sukma kelana, kanabalu dan wajiru hilang didalam kaca cermin bersama itu kaca cermin hilang menembus tanah.


Angin berhembus kencang melewati tempat dimana awalnya kaca cermin hilang ke dalam tanah.


perjalanan sang pengelana berhenti di tempat entah dimana.


dua puluh tahun berlalu nama Sukma kelana tak terdengar lagi.semua berubah begitu cepat hingga suatu hari ada seorang anak muda yang sering melakukan perjalanan dari sungai ke sungai memancing ikan, bersama sama dengan kawan lamanya, sebelum memancing ikan, mereka mencari Uman yang berupa cacing unthel.ditanah yang lunak.


Saat mereka mencari cacing tanah.


Tiba-tiba ada seberkas sinar dari dalam tanah.


"Itu ada yang aneh." seorang pemancing menunjuk ke arah sinar biru yang muncul dari dalam tanah.


Saat didekati benda bersinar itu hilang entah kemana.Muncul yang lain saling kejar mengejar dilangit biru.


Malam hari angin begitu dingin membawa suasana terasa sepi di tepian sungai di bawah jembatan kayu yang berbahan bambu.

__ADS_1


__ADS_2