SUKMA KELANA

SUKMA KELANA
Sukma kelana 4


__ADS_3

Saat sang surya hadir menyapa pagi hari,lembaran cerita baru membawa ketempat dimana sukma kelana terbaring di tempat tidur ditemani kakek.Tangan kakek menyentuh dada sukma kelana yang sedikit terbuka dan keluar asap pada dada sukma kelana."Aaaaaa..!" teriak sukma kelana.Langsung kedua mata terbuka dengan tatapan kosong."Tenang ,Sukma." Ucap kakek.Sambil menyodorkan minuman."Minum dulu air putih ini." Ucap kakek lagi.Kemudian Sukma kelana minum air putih yang sudah di beri doa oleh kakeknya."Gimana sudah baik?" kata kakek.


Mimpi panjang yang telah dilewati sukma kelana telah memberi tanda dan makna yang berbeda bahkan memberi energi aneh dari mimpi menuju dunia nyata yang dialami sukma seperti keris yang masuk kedalam tubuhnya itu adalah energi kekuatan misteri yang dialami atau di hadapi sukma kelana.Sebenarnya energi yang telah dialirkan oleh sang kakek berupa tenaga mistik membuka mata batinnya melihat dunia yang berbeda juga lain.Tiba-tiba pintu diketuk oleh orang dari luar.


Sang kakek berjalan menuju pintu depan untuk membuka pintu yang diketuk oleh orang dari luar.Sebelum membuka pintu sang kakek merasakan sesuatu hal aneh hadir menyentuh pintu maka sang kakek mundur dari pintu dan memberi energi kekuatan yang akan di buka sang kakek , lalu dibuka pintu perlahan, kakek sudah menduga ada energi jahat datang menghampiri rumah maka ketika sudah terbuka jutaan makhluk berbentuk seperti serangga masuk ke dalam rumah dan langsung menyerang kakek juga sukma kelana, dengan cepat sang kakek menarik tangan sukma kelana dan menggendongnya keluar rumah dengan kecepatan tinggi.Ketika diluar sudah ada ribuan monster serangga yang lain, tidak hanya monster serangga melainkan pasukan penunggang kuda hitam juga beberapa monster makhluk aneh datang.Salah satu seorang penunggang kuda hitam maju mendekati sang kakek juga sukma kelana sambil mengacungkan pedang perak berkilau kepada keduanya."Serahkan sukma kelana kepada kami! Kau berdua akan aman!" Bentak penunggang kuda hitam itu."Siapa diantara kalian yang bernama sukma kelana?" Jawab !!" Bentak lagi sang penunggang kuda hitam."Bagaimana jika kami tidak menyerahkan Sukma kelana?" jawab kakek.Sambil mendekati sukma kelana dan berbisik."Sukma kelana,kamu masuk ke dalam rumah nanti aku susul biar aku yang akan hadapi mereka".bisik sang kakek.Sukma kelana berlari cepat melesat masuk ke dalam rumah tanpa bisa dilihat mereka karena begitu cepatnya sukma kelana berlari.

__ADS_1


"Akulah sukma kelana!"bentak sang kakek."ikut kami,kau kami tangkap!" teriak sang penunggang kuda hitam.


"Apa salah sukma kelana? kalian tangkap? tanya sang kakek sambil menghela nafas menarik udara sekitarnya."Tidak usah banyak tanya!" sahut sang penunggang kuda hitam.Ada penunggang kuda hitam yang lain mendekati penunggang kuda yang ada di depan lalu berbisik."Tuan,dia bukan sukma kelana, tapi kakeknya." sambil berbisik.Sebelum diserang oleh penunggang kuda hitam, kakek itu melompat mundur lima langkah dan melayang terbang tinggi,sang penunggang kuda hitam melempar pedang kearah sang kakek namun sebelum sampai ke tempat kakek pedang sudah pecah lebih dulu.Empat penunggang kuda hitam melompat tinggi langsung menyerang kakek,disusul dengan penunggang kuda hitam yang lain ikut melompat melesat melakukan penyerangan terhadap sang kakek.Beberapa saat masih mampu mengatasi sejumlah pasukan berkuda namun semakin banyak pasukan berkuda menyerang dari berbagai arah hingga sang kakek jatuh tak berdaya diserang oleh pasukan berkuda dari berbagai arah.


Kelima bentuk sukma kelana saling mendekat dan menyatu hingga berubah jadi satu Sukma kelana.

__ADS_1


Sukma kelana duduk bersila, kedua matanya dipejamkan, kedua tangannya menyentuh tanah, hingga tanah berasap lalu muncul sang kakek.dari balik asap tebal itu."Aku pesan jaga kekuatanmu sebagai kesabaranmu" pesan sang kakek.Lalu menghilang bersama asap hitam yang lenyap tersapu angin.Keempat pasukan berkuda yang masih tersisa dalam keadaan yang lemas,menyatu dan berubah jadi satu kuda hitam namun hanya kedua kaki depannya berwarna putih sedangkan lain berwarna hitam.Medekati sukma kelana.Sukma kelana melompat menaiki kuda itu dan seketika kuda yang dinaiki berubah warna tubuhnya,berubah putih bersih.Dengan sekali tarik kuda langsung memacu larinya kencang sekali, semakin kencang larinya semakin tumbuh sayap di kanan dan kiri badan kuda itu.Lalu terbang melesat tinggi dilangit


Terbang tinggi di langit biru,melewati awan hitam.Jauh perjalanan yang dilalui oleh sukma kelana naik kuda putih terbang, hingga sampai di depan ada pintu raksasa berbentuk ukiran masa lalu.Dan pintu terbuka ada jam dinding raksasa berdetak keras.Mereka terbentur oleh waktu yang berputar dan jatuh kemasa lalu jaman kerajaan masa kerajaan apa, entahlah, namun ada raja dholim, berkuasa untuk selamanya.Tapi saat sukma kelana melihat dari dekat kerajaan itu jadi kecil dan hilang lenyap disapu oleh waktu.Kemudian pergi lagi terbang melihat raksasa berjalan merusak semua yang dilewati, bahkan rumah besar kecil diinjak hingga rata dengan tanah.Sukma kelana mencoba turun mendekati seketika raksasa itu lenyap hilang entah kemana."Kenapa setiap aku lihat dari atas nampak terlihat jelas, namun saat turun kudekati lenyap hilang?". Gumam sukma kelana.


Disaat sukma kelana terbang ke masa lalu tiba-tiba ada ribuan anak panah berterbangan melintasi sukma kelana dan hampir mengenainya.Sukma kelana coba menghindar namun ada satu anak panah melesat mengenai kuda yang ditungganginya tepat di kepala kuda putih seketika lemas melayang jatuh bersama sukma kelana,tangan sukma kelana menarik anak panah yang menancap di kepala kuda putih.Usai melepaskan anak panah yang menancap di kepala kuda putih seketika itu kuda putih lenyap hilang entah kemana.Sukma kelana jatuh dari ketinggian 100 meter, menukik turun kebawah jatuh dipadang rumput dengan kerasnya benturan itu hingga bumi ikut berguncang karena benturan itu.Sukma kelana pecah hancur lebur langsung lenyap menembus bumi,dipeluk bumi dengan erat-erat hingga tak ada suara lagi sunyi sepi membasuh waktu yang berjalan.

__ADS_1


__ADS_2