System Alam Rahasia Terlarang

System Alam Rahasia Terlarang
CH 17


__ADS_3

Begitu aroma pill memenuhi kamar Bai Luo, dia mulai mengipasi menggunakan pakaiannya, setelah dirasa aromanya telah menghilang, kemudian Bai Luo mengeluarkan semua pill dan menghitungnya dan totalnya ada 10 pill yang berwarna biru muda.


Kemudian Bai Luo memasukkan lagi pill tersebut kedalam botol lalu menyimpannya di ruang penyimpanan system.


Sesudah menyimpannya, Bai Luo mulai mempelajari teknik 'Penguasa Langit Malam', teknik ini diciptkan oleh seorang kultivator jahat dimasa lalu yang berada di ranah Heavenly Tribulation, teknik ini bisa menyerap kultivasi dan vitalitas musuh.


Bai Luo terkejut dengan fakta itu, saat dia sedang mempelajarinya, aura hitam dan warna merah yang samar menyelimuti tubuhnya.


Kecepatan Bai Luo dalam mengumpulkan Qi sangat cepat hingga seperti tornado kecil menyelimuti tubuhnya, meskipun begitu, itu tidak menimbulkan kekacauan di luar asrama atau di dalam asrama.


Setelah berlatih selama 5 jam, Bai Luo berhasil menembus tahap 6 yang jika diketahui publik, maka akan sangat mustahil untuk mempercayainya, dan dia mulai menstabilkan Qi-nya.


Bai Luo belum sepenuhnya memahami teknik tersebut tidak seperti 'Sutra Kaisar Abadi', walaupun dia mengandalkan Beringin Ilahi untuk mempelajarinya, kali ini dia ingin memahaminya dengan usahanya sendiri dan tidak mengandalkan Beringin Ilahi.


Pemahaman Bai Luo juga tidak buruk, dan dia memiliki pemahaman dari kehidupan sebelumnya sebelum ber-transmigrasi ke Celestial World.


Penampilan Bai Luo sekarang terlihat menakjubkan dengan mata vertikal berwarna merah, setelah memahami setengah dari teknik 'Penguasa Langit Malam'.


Sesudah menstabilkan Qi, Bai Luo keluar dari kamarnya dan pergi menuju ruangan Chi Fuyun atau yang kita sebut sebagai tetua agung.


Tidak lupa Bai Luo juga menekan kultivasinya seperti sebelumnya sebelum menemui Chi Fuyun.


Sesudah sampai di depan ruangan Chi Fuyun, Bai Luo kemudian mengetuk pintunya sambil membungkuk dan meminta izin kepada Chi Fuyun bahwa dirinya ingin pergi keluar dan mencari pengalaman, pintu tidak terbuka namun sebuah suara terdengar dari dalam.


" Berapa lama? " Tanya Chi Fuyun.


" 2 bulan, guru " Jawab Bai Luo.


" Baiklah, oh ya, jika memungkinkan sekalian cari Lotus Api di bagian barat " Tambah Chi Fuyun.


" Mustahil guru, tempat itu pasti berbahaya, kau saja tidak bisa mendapatkannya apalagi aku " Bantah Bai Luo menggelengkan kepalanya meskipun pintu itu tertutup.


" Tentu saja berbahaya dasar beg*, kau bilang ingin mencari pengalaman bukan? maka cari disana, bahan itu untuk membuat pill dan pill-nya akan kuberikan kepadamu, manfaat dari Lotus Api adalah memperkuat fisik dan jiwa " Ucap Chi Fuyun dengan marah.


" Kenapa kau tidak bilang dari tadi jika itu untukku, baiklah aku akan mencarinya " Ucap Bai Luo dengan senang dan melupakan bahaya yang ada.


" Tidak jadi! Kau baj*ng*n tengik, aku akan menghukummu bocah! " Ucap Chi Fuyun yang kesal kemudian bangkit dari keadaan meditasi lalu menghampiri pintu dan membukanya.


Setelah membukanya, Chi Fuyun tidak melihat Bai Luo dikarenakan dia sudah melarikan diri dan Chi Fuyun hanya bisa menahan rasa marah dan geram.

__ADS_1


Bai Luo saat ini sudah berada di luar sekte Nether, kemudian dia pergi kearah barat dari sekte Nether, dalam perjalanan dia bertemu dengan kultivator pengembara yang berada di ranah Penempaan Tulang tahap 4.


Saat kultivator pengembara itu melihat Bai Luo, dia mulai waspada terhadap Bai Luo dan memilih untuk menghindarinya.


Sepanjang jalan, Bai Luo juga memikirkan cara untuk dapat menyempurnakan pemahamnnya tentang 'Penguasa Langit Malam' dia sangat menginginkan itu dan tiba-tiba sebuah kata terlintas dipikirannya.


' Hidup bukan tentang mendapatkan apa yang kamu inginkan, tetapi tentang menghargai apa yang kamu miliki, dan sabar menanti yang akan menghampiri ' Pikir Bai Luo.


Kemudian Bai Luo mendapat pencerahan dan merasa bahwa dirinya bisa memahami sepenuhnya teknik ' Penguasa Langit Malam', dan dia pun mencari tempat yang aman dari gangguan orang lain, setelah beberapa menit mencari tempat untuk memasuki keadaan kultivasi, dia pun menemukannya.


Tempat itu adalah sebuah Gua dan dia pun memasuki Gua tersebut, setelah mencapai kedalaman Gua, Bai Luo mencari tempat yang nyaman untuk di duduki, sesudah menemukannya dia mulai berkultivasi.


Setelah 4 hari berlalu, Bai Luo membuka matanya lalu menghela nafas untuk mengeluarkan udara kotor, matanya yang berwarna merah menjadi lebih merah dan bersinar, kultivasinya juga melonjak, sekarang dia berada di tahap 8 dari ranah Penempaan Tulang.


Lalu Bai Luo berjalan keluar dari gua tersebut dan sinar matahari mengenai dirinya, sekilas dia terlihat seperti iblis kuno yang terbangun dari tidurnya ratusan ribu tahun yang lalu.


Kemudian Bai Luo melanjutkan perjalanannya menuju barat untuk mengambil Lotus Api, dalam perjalanan, dia melihat 2 kultivator sedang melawan beruang coklat yang berada di ranah Nascent Soul tahap 4.


Bai Luo tidak mendekati mereka terlalu dekat, dan posisi Bai Luo saat ini berada diatas pohon sambil menonton cara bertarung.


2 Kultivator itu, yang satu berada di ranah Penempaan Tulang tahap 6, satunya lagi di tahap 4, mereka berdua adalah pria dan Bai Luo mendengarkan percakapan mereka menggunakan indra spiritualnya.


" Kau benar, untungnya dia belum memiliki kecerdasan, jika dia sudah memiliki kecerdasan dan melihat kondisiku yang seperti ini, mungkin dia akan mengincarku " Ucap sang kakak yang terluka sambil menahan darah yang keluar dari bekas cakaran di dadanya, dan sang kakak berada di tahap 4.


Kemudian sang kakak mengambil pedang miliknya lalu berjalan perlahan menuju sang adik dan menusuk bagian belakang sang adik, Bai Luo yang melihat itu dari atas pohon menjadi terkejut.


" Kakak, kenapa kau menusukku? Memangnya apa salahku? " Tanya sang adik sambil gemetar.


" Kau tidak punya salah, hanya saja aku merasa iri terhadapmu, kau mempunyai bakat unggul dan orang-orang dalam keluarga selalu memanjakanmu, sedangkan aku yang hanya memiliki bakat biasa diperlakukan sebaliknya " Jawab sang kakak dengan marah.


" Oh benar, sebenarnya beruang ini berada di ranah Youthful tahap 2, sudah memiliki kecerdasan dan juga sudah bisa berbicara, aku membuat kesepakatan dengannya dan dia menyetujui " Lanjut sang kakak.


Sang adik yang mendengar ucapan sang kakak terkejut dan tidak mempercayai ucapannya, dia tidak menyangka bahwa selama ini kakaknya berencana untuk membunuh dirinya, dan dia pun mati.


" Kau sudah bersembunyi terlalu lama, keluarlah! " Ucap beruang yang tiba-tiba mengagetkan sang kakak tersebut.


Bai Luo yang bersembunyi di atas pohon dikejutkan dengan ucapan beruang, mau tidak mau dia menunjukan dirinya dan mengampiri mereka bertiga.


" Kultivator jalan iblis! Dan sudah mencapai ranah Penempaan Tulang tahap 8! " Ucap sang kakak yang terkejut lalu menarik pedang yang tertancap di tubuh adiknya, dan mengacungkan pedang pada Bai Luo.

__ADS_1


" Cih... Hanya Penempaan Tulang tahap 8, kukira sangat kuat ternyata hanya serangga menyebalkan " Ucap beruang dengan sombong.


Bai Luo tidak membalas perkataan mereka namun pandangannya tertuju kepada orang yang ditusuk hingga mati, dan dia ingin menjadikannya kelinci percobaan untuk menge-test tekniknya, namun dia menghilangkan pemikiran tersebut, karena menurut dia tekniknya hanya bisa menyerap yang sekarat atau yang hidup.


" Oi... kenapa kau diam saja, apa kau takut? Haha " Tanya beruang dengan sombong lalu tertawa, dan sang kakak pun juga ikut tertawa.


Itu benar bahwa Bai Luo takut, dia belum pernah bertemu dengan beast spiritual yang mencapai ranah Youthful.


' Apa yang harus ku lakukan, benar! Akting, harus ber-akting ' Pikir Bai Luo.


" Oh tidak, aku hanya sedang berpikir cara apa yang bagus untuk membunuh kalian berdua " Ucap Bai Luo sambil menatap mereka dan sedikit tersenyum.


Merekapun menghentikan tawa mereka dan raut wajah mereka berubah menjadi serius, lalu beruang itu menyuruh sang kakak untuk menyerang Bai Luo, namun dia tidak berani.


Lalu beruang itu mengancamnya dan dia pun memaksakan diri untuk menyerang Bai Luo, dia melesat kearah Bai Luo lalu mengayunkan pedangnya namun berhasil di hindari oleh Bai Luo.


Kemudian Bai Luo menangkap kepalanya dan menyerap kultivasinya beserta vitalitas miliknya dengan cepat yang terlihat oleh mata dan tubuhnya dengan cepat menjadi layu.


Beruang yang melihat teknik aneh milik Bai Luo menjadi sedikit menggigil dan ketakutan, tapi dia tetap menyerang Bai Luo sebelum dia mengkonsolidasikan kultivasinya.


Bai Luo yang diserang tiba-tiba oleh beruang, terkena cakarnya membuat dia terpental dan menabrak batu.


Darah mengalir di kepalanya, bagian dada tercetak cakar beruang dan dia memuntahkan darah dari mulutnya.


Kemudian dia menyeimbangkan dirinya untuk berdiri, dan pikiran dia saat ini adalah melarikan diri.


' Huh... Memangnya kemana aku bisa melarikan diri ' Pikir Bai Luo.


Bai Luo pun mengeluarkan pedang kekacauan yang dia simpan selama ini.


" Senjata spiritual tingkat Roh!? Bocah, kau memiliki harta yang bagus di sakumu " Ucap beruang dengan mata serakah.


' Tingkat Roh? System apa itu benar? ' Tanya Bai Luo dalam benaknya.


[ Semua yang kuberikan itu berada di tingkat Dewa atau yang diatasnya, kecuali untuk pemula sepertimu, sampah apa itu tingkat Roh? ] Jawab system dengan nada sombong dan membanggakan dirinya.


Bai Luo menghiraukan systemnya, dan melanjutkan bertarung dengan beruang itu.


~Selesai Juga Akhirnya

__ADS_1


__ADS_2