
Semua murid di sekte Nether panik, mereka semua tau kalau yang paling lemah saja di sekte Sembilan Neraka berada di ranah Foundation Etablishment dan yang paling Tinggi adalah Golden Core.
Belum lagi memiliki 4 tetua agung ranah Youthful dan master sektenya di ranah Teenage Soul.
Lalu master sekter menenangkan semua murid, setelah semua murid sudah tenang, master sekte memanggil semua tetua termasuk Bai Luo untuk berkumpul.
Mereka sedang membahas apa yang harus dilakukan, apakah harus tunduk dan menyerah atau melawan untuk menang.
Bai Luo juga pura-pura bingung harus melakukan apa, padahal dia sangat tenang menghadapi sekte Sembilan Neraka.
Selama beberapa bulan yang lalu, dia selalu bertemu dengan lawan dan orang yang kuat. Orang paling kuat yang pernah dia temui hanya Long Zi saja yang berada di ranah Mature tahap 3, sisanya dalam beberapa bulan lalu hanya dibawah ranah Mature Soul.
Bai Luo sudah tidak takut lagi seperti dulu, sekarang dia sudah bisa bertarung dengan keren. Mungkin jika seseorang bertarung dengannya, maka akan dianggap sebagai seseorang yang terlahir kembali berjuta-juta tahun lalu.
Namun dia masih jauh dari itu, dia hanya memiliki pengalaman tempur selama 7 bulan dengan meniru banyak gaya seseorang ataupun dari ingatan masa lalunya.
Akhrinya sekte Nether memutuskan untuk melawan sekte Sembilan Neraka, lalu master sekte mengumumkan kepada para murid untuk melawan sekte Sembilan Neraka.
Para murid yang mendengar pengumuman master sekte menjadi riuh dan heboh, dan pada malam hari 500 murid melarikan diri dari sekte Nether.
Aturan sekte Nether adalah membunuh orang yang mengkhianati sekte, master sekte yang mengetahui hal tersebut menjadi sakit kepala dan ingin mengubah keputusannya.
Sekte jahat tanpa peringkat ingin melawan sekte peringkat 3 yang menjadi sebuah lelucon dan mengundang banyak tawa orang-orang, bisa saja menjadi bahan tertawaan 5 benua jika terdengar.
500 Murid sisanya memilih untuk melawan sekte Sembilan Neraka, 500 murid yang melarikan diri adalah murid baru. Dan 500 murid yang bertahan adalah murid senior, mereka sudah menanggap sekte Nether sebagai rumahnya sendiri.
Bai Luo kembali ke alam rahasia dan mengambil beberapa pill dan tanaman spiritual untuk sekte Nether guna untuk meningkatkan kultivasi semua orang.
4 Bulan berlalu dengan cepat, 250 murid berhasil menerobos ranah Penempaan Tulang dan 250 sisanya hanya di ranah Foundation Etablishment.
Chi fuyun sudah mencapai tahap 7 setelah bertahun-tahun terjebak di tahap 6, dia memiliki bakat tingkat Menengah yang sangat buruk, namun itu dianggap luar biasa bagi sekte Nether.
Dian Wei dan Cao Cao sudah di tahap 6 dari ranah Golden Core dan master sekte masih di tahap 2, master sekte butuh waktu lama untuk mencapai tahap 3.
Lalu master sekte atau yang kita panggil Ling Tong memanggil semua tetua ke aula sidang termasuk juga Bai Luo.
" Masih tersisa 1 bulan lagi, aku kesulitan mencapai tahap 3 dari Nascent Soul. Penatua Bai, apakah anda tidak mencapai tahap 4? Atau anda sudah menerobos ranah? " Tanya Ling Tong pada Bai Luo.
__ADS_1
" Tidak. Aku tidak menerobos ataupun mencapai tahap 4 " Ucap Bai Luo singkat.
' Kenapa aku harus bersusah payah dalam berkultivasi jika aku bisa menyerap kultivasi orang lain? ' Pikir Bai Luo dengan santai.
" Kau bocah selalu beromong kosong! tidak mungkin aku percaya dengan ucapanmu! Kau adalah iblis kecil yang sangat licik " Ucap Chi Fuyun dengan marah.
" Aku mengatakan yang sebenarnya pak tua! Aku memang tidak mencapai tahap 4 ataupun menerobos! " Balas Bai Luo dengan marah.
Keduanya pun melemparkan kata-kata kasar, 2 tetua dan master sekte yang melihat mereka seperti itu sudah terbiasa. Jika ada kesempatan, keduanya pasti akan seperti itu.
Meskipun Chi Fuyun tau kalau Bai Luo adalah seorang tetua, namun dia masih memperlakukannya seperti seorang murid. Bisa dikatakan dia juga memperlakukan Bai Luo seperti anaknya sendiri, saat mereka sedang berkumpul terdengar suara keras dari luar menyuruh semuanya keluar.
Mereka yang sedang di aula sidang mendengar suara keras dari luar menjadi terkejut lalu bergegas keluar, para murid yang berada di kamar mereka juga mendengar suara itu lalu pergi keluar.
Sesampainya di luar, semua orang di sekte Nether terkejut melihat seseorang yang pernah dia temui beberapa bulan lalu, dan saat ini 2000 anggota dari sekte Sembilan Neraka berada di depan sekte Nether.
" Teman! Ini tidak seperti yang di janjikan oleh mu " Teriak Ling Tong.
" Sejak kapan kita seorang kultivator jalan iblis menepati janji? Bukankah kau juga tau itu? " Tanya (??) sambil tersenyum menghina.
" Seharusnya sektemu merasa beruntung menjadi budak sekte peringkat 3, kau berkata seperti itu ingin melarikan diri bukan? atau kau ingin berkultivasi dengan keras untuk melawan kami? " Lanjut (??) dengan nada sombong dan sangat merendahkan sekte Nether.
" Sekte kami tidak akan pernah tunduk kepada siapapun bahkan jika itu adalah langit atau pun orang-orang dari tanah kudus " Ucap Bai Luo dengan lantang.
Semua orang tiba-tiba mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara dan terkejut melihat sosoknya yang tampan dan gagah.
Orang yang sombong tadi menciut karena melihat basis kultivasi Bai Luo yang berada di ranah Nascent Soul tahap 3, tetua yang menemani anggota sekte Nether terkejut melihat basis kultivasi Bai Luo.
" Nak! jadilah murid orang tua ini dan tinggalkan sekte tanpa peringkat ini " Ucapnya dengan penuh minat karena menemukan benih yang bagus dan berbakat.
" Baik. Jika kau membunuh orang itu, aku akan bergabung dengan sektemu. Aku tidak akan bergabung dengan sektemu jika harus bersamanya karena aku tidak menyukai orang itu, lagi pula sekte ini terlalu kecil untukku " Ucap Bai Luo dengan serius.
Semua murid di sekte Nether terkejut dan marah mendengar Bai Luo mengucapkan itu, sikapnya berubah dengan cepat seperti membalikkan telapak tangan.
" Haha... Bagus! kau sangat cerdas nak, aku menyukai kecerdasanmu " Ucap tetua dari sekte Nether sambil tertawa.
Orang yang sombong dari sektenya ketakutan dan memohon agar tidak dibunuh, tapi tetua itu tetap membunuhnya demi mendapatkan benih yang berbakat.
__ADS_1
Orang itu adalah muridnya sendiri, dia dibunuh dengan cara dipenggal kepalanya, tubuh dan jiwanya diledakkan agar tidak bisa memasuki siklus reinkarnasi.
Semua orang yang melihat tindakan tetua itu menjadi ngeri dan keringat dingin membasahi bagian belakang mereka, dia tidak ragu untuk membunuh muridnya sendiri demi mendapatkan benih yang berbakat.
" Aku sudah membunuhnya untukmu. Oh benar, nama orang tua ini Xu Huang. Sekarang berlutut dan sembahlah aku sebagai gurumu " Ucap Xu Huang yang saat ini berada didepan Bai Luo.
" khehehe.... Apa kau bodoh orang tua!? Kau hanya di ranah Nascent Soul tahap 6 apa kau pikir kau layak menjadi guruku!? Bukankah muridmu yang mengatakan bahwa kami kultivator jalan iblis memangnya harus menepati janji kami!? " Ucap Bai Luo yang menipu Xu Huang dengan cara merendahkan harga dirinya dan terkekeh.
Xu Huang yang ditipu menjadi sangat marah dan memukul Bai Luo hingga terpental jauh, lalu memerintahkan murid-muridnya untuk menyerang. Begitu juga dengan sekte Nether, Ling Tong memerintahkan para murid untuk menyerang juga.
Para murid awalnya salah paham dengan Bai Luo, mereka mengira Bai Luo juga mengkhianati sekte Nether. Para tetua tau kalau Bai Luo sengaja mengatakan itu, karena Bai Luo sudah mengatakannya akan membunuh bocah sombong itu dengan tangan dari anggotanya sendiri yang datang beberapa bulan lalu ke sekte Nether.
Awalnya para tetua dan master sekte tidak mempercayai ucapan Bai Luo, tapi sekarang mereka percaya karena melihat dengan mata kepalanya sendiri, saat ini dipikiran mereka adalah : Iblis kecil ini sangat licik.
Perang pun berkecamuk, darah berceceran dimana-mana, mayat dari kedua belah pihak juga berserakan di tanah.
Bai Luo yang di pukul Xu Huang kemudian bangkit dari tanah dan membersihkan bajunya yang tertutupi tanah.
' Orang tua itu sangat pemarah, apakah menjadi tua emosinya jadi tidak terkontrol? ' Pikir Bai Luo sambil terus merapikan bajunya.
Ketika dia sedang merapikan bajunya, Xu Huang datang menghampiri dirinya.
" Nak! kau harus mati ditanganku agar kematian muridku terbalaskan " Ucapnya dengan marah dan mengeluarkan niat membunuh.
" Oi oji-san. Bukankah kau yang membunuh muridmu sendiri? Kenapa aku yang bersalah disini? " Tanya Bai Luo dengan main-main dan tersenyum.
Xu Huang yang mendengar itu tambah marah, urat dikepalanya terlihat dengan jelas menandakan dia benar-benar marah dan kesal.
" Mati! Dasar iblis kecil " Teriak Xu Huang, lalu dia mengeluarkan senjata spiritual tingkat Menengah level rendah dari cincin penyimpanan dan menyerang Bai Luo.
Senjata itu adalah cakram dengan pola aneh, cakram itu diselimuti aura berwarna hitam kemerahan. Senjata spiritual sangat sulit untuk didapatkan di Celestial World, senjata spiritual dapat ditemukan di alam rahasia dan reruntuhan kuno itu pun kalau beruntung.
Xu Huang langsung melesat menuju tempat Bai Luo berada dengan cepat, Bai Luo yang melihat itu hanya berdiam diri tidak bergerak. Dia ingin mempermainkan Xu Huang terlebih dahulu hingga puas, saat jarak mereka sudah sangat dekat, Xu Huang mengayunkan senjatanya ke arah Bai Luo.
Lalu Bai Luo menukar dirinya dengan batu yang ada di dekatnya dan pindah kebelakang Xu Huang. Xu Huang mengira Bai Luo ketakutan dan dia berhasil membunuhnya, tiba-tiba suara terdengar dibelakangnya.
" Pak tua. Kau menyerang kearah mana? Apakah sudah tua menjadikan matamu rabun? Haha... " Ejek Bai Luo kemudian dia tertawa.
__ADS_1
" Kau... Bagaimana mungkin!? " Ucap Xu Huang lalu menoleh kebelakang dengan terkejut dan tidak percaya.
~ Selesai Juga Akhirnya