System Alam Rahasia Terlarang

System Alam Rahasia Terlarang
CH 27


__ADS_3

Kemudian dia menenangkan dirinya dan mulai memikirkan rencana lain, namun 6 kali percobaan selalu gagal. System yang melihat Bai Luo selalu gagal mulai menertawakannya dengan keras, Bai Luo tambah marah mendengar tawa system.


" Kali ini! Percobaan ke 7 kali ini harus berhasil! " Ucap marah Bai Luo.


[ Kenapa kau tidak memberikannya yang sudah mati saja? Yang sudah mati juga bisa untuk mereka ] Tanya system.


" Tidak. Aku tidak ingin memberinya dengan yang sudah mati, menurut mereka rasanya akan tidak enak " Jawab Bai Luo.


[ Kau berkata seperti itu hanya ingin membalas dendam bukan, karena rencanamu selalu digagalkan? ] Tanya system.


Bai Luo tidak menjawab system, dia tau kalau yang mati juga bisa diberikan. Tapi dia tidak ingin, karena beberapa hartanya diambil dengan mudah.


Awalnya Bai Luo ingin mempermainkan mereka tapi mereka malah mempermainkan balik.


[ Huh~ Orang bod*h. Terserah kau ingin melakukan apa yang kau suka, aku hanya akan memperhatikan dan menanti apa yang terjadi selanjutnya ] Ucap system setelah itu dia menjadi diam.


Bai Luo lanjut melaksanakan aksinya, dan kali ini dia berhasil. Mereka memakan pill yang diberikan Bai Luo, Bai Luo kemudian tertawa terbahak-bahak.


Mereka yang melihat Bai Luo tertawa terbahak-bahak menjadi marah dan merasa tertipu, lalu mereka ber5 menyerang Bai Luo secara bersamaan.


Tapi tiba-tiba tubuh mereka berhenti dan membeku, mereka tidak tau apa yang telah terjadi. Kemudian Bai Luo memberitahunya apa yang telah terjadi.


Mereka semua terkejut mengetahui bahwa ada parasit di tubuhnya, ke 5 orang itu menjadi ketakutan.


Bai Luo mulai menggeledah cincin penyimpanan mereka dan mengambil kembali harta miliknya, dia juga mengambil semua harta 5 kultivator itu untuk diberikan ke sekte.


Bai Luo kemudian mengambil 1 Ulat Darah dan meletakannya di tangan kultivator pria sebagai eksperimen untuk melihat hasilnya.


Ternyata Ulat Darah sangat menyukainya dan menghisap dengan rakus esensi darahnya, Bai Luo yang melihat itu menjadi sangat senang kemudian menaruh semua Ulat Darah di tubuh mereka.


5 Kultivator yang sedang dihisap esensi darahnya menjadi ngeri dan ketakutan, mereka bahkan memohon pada Bai Luo.


Bai Luo tidak mempedulikan mereka dan menunggu Ulat Darah memuaskan rasa lapar nya dengan tenang, prosesnya memakan waktu 1 minggu. Selama 1 minggu, jeritan kesakitan terus bergema dan akhirnya perlahan suara jeritan berhenti.


Bai Luo kemudian mengumpulkan lagi semua Ulat Darah miliknya, dan melanjutkan penjelajahan. Meninggalkan tubuh 5 kultivator itu yang tidak ada darah sama sekali seperti batang pohon.


3 tahun terlewati, selama 3 tahun berjelajah. Bai Luo tidak mendapatkan harta apapun, tapi dia mendapat banyak pengalaman bertarung.


Dan telur yang dibawa Bai Luo menjadi lebih besar dari sebelumnya, saat ini dia kesulitan membawanya. Bai Luo kemudian mencari lebih banyak kain untuk menggendong di belakangnya.


Di rasa dia tidak menemukan apapun, akhirnya dia memutuskan untu kembali. Saat di perjalanan kembali, dia menemukan sebuah kuil yang mana didalam kuil diterangi oleh cahaya putih yang berkobar.


Bai Luo penasaran dengan cahaya itu lalu menghampirinya. Setelah memasuki kuil, dia terkejut melihat ada api putih yang menyala mengambang diatas altar.

__ADS_1


Bai Luo terheran dengan api itu lalu terlintas dipikirannya tentang 5 Api Primordial. Ada 5 Api Primordial yaitu warna Merah, Hijau, Biru, Hitam, dan Putih.


Api Primordial Putih adalah yang paling kuat dari api lainnya seperti dalam urutan. Dan juga jika ingin memiliki Api Primordial Putih taruhannya adalah nyawa, bisa saja seseorang langsung hangus saat proses pengambilan.


Bai Luo saat ini bingung, di sisi lain dia menginginkan api itu dan di sisi lainnya dia takut mati dengan sia-sia saat mulai melakukan pengambilan.


5 Api Primordial bisa dikatakan sebagai leluhur semua api yang ada di Celestial World, jadi kekuatannya bukan sebuah lelucon dan harus dianggap serius.


Tapi berbeda dengan Api Putih, dia seperti leluhurnya Api Primordial lain. Jelas kekuatannya sangat kuat, bahkan orang-orang kuat yang ada di Celestial World tidak berani gegabah. Jika Api Primordial Putih di ketahui oleh orang-orang tanah kudus, mereka akan mengambilnya bagaimanapun caranya.


Bai Luo memutuskan untuk mengambil sebagian kecil saja Api Primordial Putih, dia mengambil sekitar seukuran telapak tangan. Tidak lupa, dia juga meletakkan semua barang-barangnya termasuk telur yang sedang dia gendong.


Saat dia mengambil sebagian kecil dari api itu, seluruh tubuhnya langsung terbakar. Dia kemudian berteriak sangat kencang sambil menahan rasa sakit karena terbakar.


2 Bulan terlewati, Bai Luo masih berteriak selama 2 bulan dan masih menanggung siksaan terbakar oleh Api Primordial. Setelah beberapa saat, api mulai menyusut ketubuhnya.


Saat api mulai memasuki tubuh Bai Luo, Tubuhnya mulai terlihat tidak seperti sebelumnya yang hanya menunjukan seperti bayangan terbakar.


Bai Luo seperti mayat, tubuhnya hitam legam, banyak semua kulitnya mengelupas, rambutnya tidak ada, dan mengeluarkan bau gosong seperti menggoreng sesuatu terlalu lama.


Bai Luo kemudian jatuh ketanah tidak sadarkan diri tapi tidak mati, bisa dibilang dia sekarat.


[ Hah~... Betapa bod*hnya, tuan yang satu ini sangat merepotkan. Hm? ] Keluh system melihat Bai Luo lalu membantunya dengan memberikan sedikit Qi dan dia merasakan sesuatu.


Dia tidak bisa melihat keadaan sekitar karena terlalu gelap, tiba-tiba dia melihat sedikit cahaya di depan.


Bai Luo menghampiri cahaya itu tapi cahaya itu menjauh saat Bai Luo mendekatinya, dia kesal dan terus mengejar cahaya tersebut tidak tau berapa lama.


Setelah mengerjar terlalu lama, Bai Luo akhirnya mencapai cahaya itu lalu cahaya itu tiba-tiba menjadi silau.


Bai Luo memejamkan matanya dan menutupi wajahnya dengan tangan, cahaya itu pun meredup dan Bai Luo perlahan membuka matanya.


Dia terkejut mendapati dirinya kembali ke bumi dan kembali kemasa kecilnya, saat ini dia berada dikamarnya.


" Luo'er kemarilah cepat, makanannya hampir dingin! Jangan lupa untuk membasuh wajahmu terlebih dahulu " Teriak (??) memanggil Bai Luo.


Bai Luo terkejut lagi mendengar suara itu, dia langsung menghampiri sumber suara tersebut. Dia kenal suara wanita yang memanggilnya.


Setelah melihatnya dia ingin menangis tapi ditahan.


" Cuci muka dulu sana sebelum makan, setelah selesai makan pergi mandi lalu berangkat ke sekolah " Ucap (??) sambil mencuci piring.


Bai Luo pun mengikuti apa yang diucapkan wanita itu dan melaksanakan apa yang di ucapkannya.

__ADS_1


Tidak tau berapa lama, Bai Luo kemudian teringat dengan system dan Celestial World.


" Aku harus bangun dari mimpi ini, aku harus kembali ke kenyataan " Ucap tegas Bai Luo.


Kemudian Bai Luo mendatangi wanita tersebut dan memeluknya.


" Ibu, aku akan kembali " Ucap Bai Luo dengan lembut.


[ Bagus! Kukira kau akan selamanya berada disini ] Ucap system yang menyamar jadi ibu Bai Luo.


" B*jing*n, ternyata itu kau!? " Ucap Bai Luo terkejut.


[ Tentu saja. Aku hanya ingin membantumu dari belenggu pikiran dan meng-ikhlaskannya ] Ucap system.


Bai Luo mengerti apa yang dimaksud system, kemudian dia meminta system untuk kembali seperti ibunya. System pun menyetujui dan Bai Luo mengucapkan perpisahan untuk yang terakhir kalinya.


Bai Luo kemudian bangun dari mimpinya dan kembali ke Celestial World. Dia kesakitan merasakan tubuhnya lalu melihat keadaan.


Bai Luo terkejut melihat tubuhnya yang masih gosong dan dipenuhi luka bakar, rambut dan pakaiannya juga tidak ada.


Dia meminta baju ke system namun system tidak memberikan baju seperti sebelumnya, Bai Luo merasa jengkel dengan system namun dia tidak marah. System masih menjadi system yang dia kenal.


Tidak punya pilihan lagi, dia mulai memulihkan diri. 2 minggu terlewat, kini Bai Luo sudah kembali seperti semula namun rambutnya berubah putih dan menjadi panjang.


Setelah memulihkan diri, Bai Luo keluar kuil dalam keadaan telanj*ng bulat. Tidak lupa dia juga membawa barang-barangnya.


Bai Luo yang terkena sinar matahari terlihat menakjubkan dengan tubuh six-pack, wajah yang tampan dan kulit yang putih.


Di saat yang sama, ada seorang wanita yang melihat Bai Luo dan dia berteriak. Bai Luo menjadi panik dan langsung pergi meninggalkan wanita itu, tapi wanita itu mengejar Bai Luo dan ingin membunuhnya.


Tidak punya pilihan, Bai Luo langsung membunuh wanita itu dan mengambil cincin penyimpanannya.


Bai Luo tidak langsung kembali ke sekte Nether dalam keadaan telanj*ng, dia mencari kultivator lain terlebih dahulu untuk mengambil bajunya.


Setelah mencari beberapa saat, Bai Luo menemukannya dan langsung membunuh kultivator itu lalu mengambil bajunya sekaligus cincin penyimpanannya.


Sesudah mengambil baju dan memakainya, system memberitahu untuk segera mengkontrak telur itu disaat dia masih dalam keadaan sebuah telur.


Bai Luo pun melakukan kontrak dengan telur itu menggunakan esensi darah. Setelah meneteskan darah di atas telur, telur itu bersinar dan terbang ke udara beberapa saat sebelum akhirnya menyentuh tanah lagi, lalu terdengar suara retakan dari telur itu.


Telur itu menetas, Bai Luo yang melihat isi telur menjadi terkejut karena berbeda dengan burung api dan itu malah menjadi makhluk yang berbeda.


Bai Luo tidak tau harus berkata dan berbuat apa, system di kepalanya hanya tertawa sangat keras melihat itu.

__ADS_1


~Selesai Juga Akhirnya


__ADS_2