
Perlakuan keluarga Long Zi terhadap Bai Luo sangat dingin, hanya ibu, adik dan kakak nya Long Zi saja yang memperlakukan Bai Luo dengan hangat.
Kemudian Long Zi memperkenalkan interior yang ada di dalam semua ruangan kepada Bai Luo termasuk halaman. Interior istana naga sangat unik, begitu juga dengan dekorasi nya.
Setelah Long Zi memperkenalkan semuanya, dia mengajak Bai Luo untuk makan bersama. Tepat ketika ingin makan bersama, sepupu Long Zi mengambil mutiara jiwa naga di gudang harta milik keluarga Long Zi dan menaruh nya di saku Bai Luo. Dia menaruh nya dengan tindakan classic yaitu dengan cara menabrak Bai Luo.
Bai Luo menyadari keanehan yang di lakukan sepupunya Long Zi dan menahan Long Zi untuk tidak segera pergi ke ruang makan, Long Zi yang ditahan Bai Luo menjadi heran dan Bai Luo menjelaskannya.
Mendengar penjelasan Bai Luo, Long Zi sangat geram dengan perlakuan sepupunya. Dia meminta maaf ke Bai Luo atas tindakan kurang ajar sepupunya, Bai Luo tidak memusingkannya dan langsung menyerahkan mutiara jiwa naga ke Long Zi.
Long Zi yang menerima mutiara jiwa naga dari Bai Luo menjadi marah karena tindakan sepupunya yang menyebalkan terhadap temannya yaitu Bai Luo. Segera saja dia mengembalikan mutiara jiwa naga ke gudang harta dan meletakkan nya kembali.
Setelah selesai meletakkan mutiara jiwa naga, Long Zi dan Bai Luo pergi ke ruang makan. Setelah sampai di ruang makan tepat ketika Bai Luo dan Long Zi ingin menyantap makanan yang di sajikan, sepupunya berteriak keras dan menuduh Bai Luo sebagai pencuri.
Long Zi juga tidak terkecuali, dia juga di tuduh ber sekongkol dengan Bai Luo karena membawa pencuri memasuki istana naga.
Semua orang yang hadir mengeluarkan aura mereka dan menatap tajam kearah Bai Luo dan Long Zi kemudian memeriksa mereka berdua tapi setelah di periksa, mereka tidak menemukan apapun.
Ayah dari sepupu Long Zi menjadi sangat marah dan menampar putranya karena bertindak memalukan di depan keluarga, sepupu Long Zi yang ditampar oleh ayahnya menjadi sangat kesal dengan Bai Luo dan Long Zi.
Setelah makan malam selesai, kakak Long Zi mengajak Long Zi dan Bai Luo untuk keluar. Long Zi dan Bai Luo mengikuti ajakan kakak Long Zi, dan pergi ke kamar kakaknya.
" Teman kecil, aku minta maaf atas perlakuan sepupuku saat di ruang makan tadi " Ucap kakak Long Zi meminta maaf dengan tulus karena tindakan sepupunya yang kurang ajar.
Bai Luo hanya mengatakan kalau itu tidak masalah, dia juga tidak ingin mengambil masalah itu terlalu jauh.
Setelah itu kakaknya Long Zi menanyakan apa saja yang mereka berdua alami dan bagaimana cara mereka berteman. Long Zi dan Bai Luo menceritakan pengalaman nya secara bergiliran.
Kakak nya Long Zi tertawa mendengar kalau Long Zi kalah bertarung dengan Hei Ting, lalu kakak nya Long Zi mengajak Long Zi dan Bai Luo berlatih bersama.
Long Zi dan Bai Luo setuju lalu kakak nya Long Zi mengajak mereka berdua pergi ke arena pelatihan. Sesampainya di sana Long Zi, kakaknya dan Bai Luo melihat sepupunya Long Zi sedang melampiaskan amarahnya.
Sepupu Long Zi kemudian menoleh dan melihat mereka bertiga menjadi tambah marah dan berkata tanpa memperhatikan Bai Luo " Wah, wah.. Bukankan ini sepupu dan kakak. Apa yang sedang kalian berdua lakukan disini? "
" Kami ini bertiga. Sepupu, apakah matamu kemasukan debu? " Ujar Long Zi dengan sopan dan sedikit menghina.
Sepupu Long Zi menjadi semakin marah mendengar hinaan yang di bungkus rapi dalam kesopanan dan berkata " Benar.. Mataku kelilipan sehingga tidak menyadari ada nya semut lemah di samping mu "
__ADS_1
Bai Luo marah karena dirinya di sebut sebagai 'semut' oleh sepupunya dan dia ingin segera membunuh sepupunya Long Zi. Sepupunya Long Zi berada di ranah Mature Soul tahap puncak, Bai Luo bisa membunuhnya jika dia ingin.
Tapi dia lebih memilih untuk tidak membunuh sepupu Long Zi untuk menjaga ikatannya sebagai teman, lalu Bai Luo menimpali ucapan sepupu nya Long Zi dan berkata " Semut memang lemah, tapi cacing air asin lebih lemah dan hanya bisa menggeliat saja saat di gigit semut "
Long Zi dan kakaknya tertawa meskipun mereka merasa tersindir, sepupu Long Zi menjadi sangat marah dan langsung menyerang Bai Luo dengan tekniknya.
Kakaknya Long Zi menyadari bahwa sepupunya menargetkan Bai Luo dan langsung menahan serangan sepupunya.
Kakaknya Long Zi berada di ranah Mahayana tahap 3 dengan fondasinya yang sangat kokoh begitu juga dengan pengalaman bertarung yang sangat melimpah.
Sepupunya Long Zi menjadi lebih marah hingga urat di kepalanya terlihat, dan berkata " Long Tian, kenapa kau menghalangiku hanya untuk semut ini? " Dia memanggil kakaknya Long Zi tanpa kesopanan kali ini.
Long Tian atau yang biasa kita panggil kakaknya Long Zi mengerutkan keningnya karena sepupunya memanggil dia dengan namanya dan berkata " Long Qiu, jangan bertindak konyol di depan tamu "
Tiba-tiba pintu terbuka dan menampakkan sesosok sedang berjalan kearah mereka. Ya, itu adalah ayah Long Qiu paman ke 2 dari Long Zi dan Long Tian.
Ayah Long Qiu melihat mereka semua dengan tatapan dingin, lalu dia menatap Bai Luo dengan tatapan ingin membunuhnya dan berkata " Kau menghina putraku dengan mengatakan 'Cacing Air Asin', apa kau memiliki kemampuan untuk berhadapan dengan dia? "
Bai Luo tidak menjawab dan hanya tersenyum. Ayah Long Qiu menghina Bai Luo dan mengatakan " Seekor semut tetaplah semut, jangan berpikir untuk mengungguli naga! "
Mendengar itu, Bai Luo tertawa dan berkata dengan menghina juga " Hahaha.. Cacing tua! Naga berawal dari seekor ikan koi yang bod*h lalu diberi ujian untuk berenang di sungai Huang Ho dari muara hingga ujung hulu. Setelah mereka menyelesaikan ujian, mereka mendapat hadiah dan berubah menjadi naga! "
Ayah Long Qiu, Long Qiu, Long Tian dan Long Zi terkejut karena Bai Luo mengetahui sejarah ras naga. Ayah Long Qiu tertawa dan berkata " Bocah.. Kau cukup berpengetahuan luas, padahal tidak ada 1 orangpun di zaman ini yang mengetahui sejarah ras naga " Setelah mengatakan itu dia berkata dengan marah " Aku tidak tau siapa gurumu tapi kau harus mati karena menghina leluhur ras naga "
Lalu ayah Long Qiu mengeluarkan auranya dan terungkaplah bahwa dia berada di ranah Void Amalgamation tahap 2. Bai Luo mengedutkan matanya dan berkata dalam benaknya ' Sial.. Sepertinya aku memprovokasi orang yang salah. Tapi tenang, aku mempunyai 'Api Primordial' putih bersamaku, dia juga bukan raja Yan jadi santai saja '
Saat ayah Long Qiu ingin mengeluarkan tekniknya, tiba-tiba ada tekanan yang menekan semua orang di arena pelatihan. Benar saja, ada yang datang dari pintu masuk arena dan ternyata itu adalah ayahnya Long Zi.
" Long Su. Biarkan para junior ini bermain " Ucap ayah Long Zi dan dia menatap Bai Luo lalu bertanya " Nak... Kau sangat berpengetahuan, siapa gurumu? "
" Penguasa Langit Malam Tanah Kudus " Jawab Bai Luo yang membuat orang terkejut dan bertanya-tanya dalam pikiran mereka.
' Yaah.. Sebenarnya itu adalah nama teknik skill-ku, aku hanya menambahkannya sedikit. Jika mereka mencari-cari nama itu, sudah dipastikan tidak akan menemukannya. Haha... ' Batin Bai Luo sambil tertawa didalam namun terlihat biasa diluar.
" Gurumu pasti orang yang sangat luar biasa " Ucap ayahnya Long Zi dengan tulus tanpa ada kemunafikan.
" Eem.. "
__ADS_1
" Long Ao "
" Tuan Long Ao memuji " Jawab Bai Luo sedikit berlutut dengan rendah hati.
Setelah kejadian itu, mereka semua meninggalkan arena pelatihan termasuk Long Tian, Long Zi dan Bai Luo.
Keesokan harinya, kompetisi antar istana keluarga Long Zi dan istana keluarga lain dimulai.
Bai Luo di ajak oleh Long Tian untuk ikut berkompetisi dan Bai Luo menolaknya mengatakan " Bagaimana mungkin aku bisa mengikuti kompetisi, aku hanya orang luar "
" Tidak apa-apa. keluarga istana lain juga pernah melakukan hal yang sama " Ujar Long Tian dengan santai.
Bai Luo ingin menolak sekali lagi tapi dia di desak oleh Long Tian dan Long Zi. Tidak punya alasan lain, dia menerimanya dengan terpaksa.
Setelah Bai Luo menerima ajakan Long Tian, Long Tian langsung pergi untuk mendaftarkan Bai Luo sebagai peserta.
Keluarga Long Zi terkejut mengetahui kalau Long Tian mendaftarkan Bai Luo orang luar dari istana sebagai peserta, begitu juga dengan keluarga istana naga lain.
" Raja Ao mendaftarkan orang luar sebagai peserta? Apakah raja Ao bercanda? " Cemooh raja istana naga lain.
" Yang benar saja? Orang itu adalah manusia? Hahaha... Raja Ao memang ahli nya dalam membuat lelucon "
Long Ao mengerutkan keningnya dan bertanya pada Long Tian dengan kesal " Tian'er. Apa yang sedang kau lakukan? "
" Ayah.. Percayalah padaku, kali ini kita akan menang " Ucap Long Tian meyakinkan Long Ao.
Keluarga kerajaan Long Ao memang yang paling rendah statusnya dalam peringkat, mereka selalu mendapat hinaan jika melakukan sesuatu yang aneh.
" Long Zi.. Kakakmu cukup cerdik, dia memang berada di ranah Mahayana tapi dia tidak akan melakukan sesuatu yang tidak bisa dia lakukan " Bisik Bai Luo.
" Kurasa, setelah dia melihat sikapmu.. Jadi dia ingin memanfaatkannya " Balas Long Zi dengan canggung dan tidak jelas.
Lalu terdengar suara langkah kaki yang sedang berlari. Ya, itu adalah Long Tian dan dia berkata sambil berlari menuju Bai Luo dan Long Zi " Saudara Bai.. Sebentar lagi kompetisi akan dimulai, Long Zi kau juga bersiaplah "
Bai Luo dan Long Zi mengedutkan mata mereka secara bersamaan melihat kelakuan Long Tian.
Setelah sampai di hadapan Bai Luo dan Long Zi, Long Tian menepuk bahu mereka berdua dan berkata dengan semangat " Ayo kita berjuang bersama, kali ini istana naga kita harus menang! "
__ADS_1
Lalu mereka bertiga pergi menuju arena kompetisi dan moderator mengumumkan babak pertamanya adalah pembuatan pill.
~Selesai Juga Akhirnya