System Alam Rahasia Terlarang

System Alam Rahasia Terlarang
CH 28


__ADS_3

Bai Luo masih melongo melihat isi cangkang tersebut dan system masih terus tertawa.


" System, kenapa bisa jadi seperti ini? Bukankah ini awalnya adalah telur burung api? " Tanya Bai Luo terheran.


[ Aku juga tidak tau kenapa, tapi jangan membunuhnya. Siapa tau dia sangat berbakat, dan bisa menjadi keluarga barumu ] Jawab system yang sudah berenti tertawa.


Makhluk itu masih basah karena cairan telur dan masih tersisa sedikit selaput telur di rambutnya.


Tiba-tiba makhluk itu menggeliat dan perlahan membuka matanya, matanya terlihat seperti Bai Luo begitu juga rambut dan kulitnya.


Saat makhluk itu melihat Bai Luo, dia tersenyum indah dan terlihat sangat senang.


" A..yah " Ucap mahluk itu memanggil Bai Luo dengan sedikit jeda.


Bai Luo terkejut dan ingin menolak panggilan itu dan system kembali tertawa.


' Tidak, tidak. Bagaimana aku yang baru berusia 24 tahun bisa memiliki seorang anak!? Lagipula aku masih perjaka dan belum pernah melakukan *Ehem ' Tolak Bai Luo dalam pikirannya.


Makhluk itu berwujud manusia, dia seorang gadis kecil yang berusia 3 tahun, memiliki penampilan seperti Bai Luo.


Gadis kecil itu mulai menggerakkan cangkang telur lalu terbalik dan menangis.


Bai Luo tidak punya pilihan lalu membantunya, ke posisi semula namun dia malah memegang tangan Bai Luo.


[ Sudah terima saja dia sebagai anakmu, jika kau memang tidak menyukainya beri saja pada orang lain, atau kau bisa memberi makan Ulat Darah dengan gadis kecil itu ] Ucap system tanpa perasaan.


" System bangs*t! Meskipun aku seperti ini, aku tidak sekejam itu " Bentak Bai Luo.


Bai Luo lalu melihat gadis kecil yang baru menetas itu kemudian memakaikan kain yang dia bawa untuk dijadikan pakaian.


Dia menggendong gadis kecil itu lalu menamainya Bai Qian, Bai Qian belum menjadi seorang kultivator, dia masih seperti manusia pada umumnya.


Bai Luo mengajari Bai Qian berjalan dan belajar berbicara terlebih dahulu, meskipun masih terbata-bata dalam berbicara lama-kelamaan akan lancar.


Bai Luo membuat rumah dari didalam hutan dan jauh dari kultivator lain, sudah 1 tahun terlewati. Kini usia Bai Qian sudah 4 tahun, Bai Luo pun memutuskan untuk meninggalkan reruntuhan kuno dan kembali ke sekte Nether.


" Qian'er, ayo ikut ayah ke sekte " Ucap Bai Luo mengajak Bai Qian, saat ini Bai Luo sudah berusia 25 tahun.


" Eh~... Apakah aku akan dimasukkan ke sekte? Aku tidak mau, aku maunya terus bersama ayah " Ucap Bai Qian sambil ngambek di pelukan Bai Luo.


" Maksudku, kita pulang ke sekte. Aku adalah seorang penatua dari sekte " Ucap Bai Luo mengelus kepala Bai Qian.


" Ayah adalah seorang penatua!? Itu artinya ayah sangat kuat? " Tanya Bai Qian dengan terkejut.

__ADS_1


Bai Luo juga sudah mengajari berbagai banyak hal penting tentang Celestial World, dia juga sudah mengajari Bai Qian berkultivasi.


Bai Qian diberikan teknik kultivasi 'Sutra Kaisar Abadi' milik Bai Luo, dan baru membuka Qi Gathering tahap 1.


Tentu saja Bai Luo mengajarinya yang mudah dia pahami dan bakat Bai Qian adalah bakat Saint.


Selama 1 tahun, Bai Luo melakukan kultivasi alkemis. Saat ini dia sudah di tahap sempurna dari tingkat pemula, dia tidak melakukan kultivasi array karena dia merasa kalau itu belum dibutuhkan.


" Tentu saja aku sangat kuat " Ucap Bai Luo dengan bangga.


" Hore... Aku memiliki ayah yang kuat! " Teriak Bai Qian kegirangan.


[ Cih... Tidak tau malu menipu anaknya sendiri ] Ucap system membantah ucapan Bai Luo.


Bai Luo mengabaikan system dan membawa Bai Qian yang masih memakai baju dari kain usang lalu pergi ke sekte.


Beberapa minggu terlewati. Dalam perjalanan menuju sekte Nether, Bai Luo memberitahu semua yang dia ketahui tapi tidak semuanya hanya beberapa bagian yang penting untuk di ketahui.


Setelah sampai di depan gerbang sekte Nether, Bai Luo di tahan oleh penjaga dan diancam.


" Kau dari sekte Awan Putih, ada urusan apa kau dengan sekte kami? Pergilah atau jangan salahkan aku karena membunuhmu dan gadis kecil yang sedang kau gendong " Ucap Penjaga sambil mengancam.


Bai Luo mengerutkan keningnya dan bertanya-tanya dalam pikirannya.


' Apa yang si bod*h ini katakan? Tidakkah dia mengenaliku sebagai seorang penatua? ' Pikir Bai Luo terheran.


2 penjaga itu malah tertawa mendengar ucapan Bai Qian, lalu yang satunya malah mengancam Bai Qian.


Bai Luo yang mendengar ancaman yang di sebutkan oleh salah satu penjaga itu menjadi marah, lalu dia membunuh penjaga yang mengancam putrinya.


Penjaga yang satunya ketakutan dan melarikan diri kedalam lalu melaporkannya pada semua tetua.


Para tetua yang mendengar laporan penjaga gerbang langsung marah dan pergi ke gerbang sekte, saat itu master sekte juga hadir, jadi mereka semua datang ke gerbang sekte bersama-sama


Sesampainya para tetua dan master sekte, mereka semua terkejut. Yang terkejut hanya tetua yang sudah Bai Luo kenali dan master sekte, hanya mereka yang tampak biasa sisanya memasang wajah marah.


Kini para tetua sudah berjumlah 10 yang awalnya hanya ada 3 lalu di tambah Bai Luo jadi ada 4 tetua dan bertambah 6 yang direkrut master sekte.


Sekte Nether sudah memiliki 3000 murid dan sudah bisa pergi mendaftar untuk mendapatkan peringkat.


Sekte bisa mendapatkan peringkat jika ada 10 tetua dan 3000 murid, itu juga hanya peringkat 9. Peringkat sekte dihitung mundur dari angka 9 hingga angka 1. Dan untuk ke peringkat 8, harus memiliki 20 tetua dan 4000 murid begitu seterusnya.


Tetua hanya perlu bertambah 10 dan murid hanya perlu bertambah 1000 jika ingin naik peringkat. Syarat harus terpenuhi, jika syarat tidak terpenuhi maka tidak ada peringkat dan dianggap ilegal. Jika sudah dianggap ilegal, sekte harus menjadi budak sekte lain jika ingin terus ada. Sekte juga bisa menolak untuk menjadi budak sekte lain dengan cara bertahan dari penyerang.

__ADS_1


" Nak! Jika ingin hidup maka bersujud dan berlutut, begitu pula dengan gadis kecil itu " Ucap tetua baru.


Tetua dan master sekte yang sudah kenal dengan Bai Luo terkejut melihat gadis kecil yang sedang di gendong Bai Luo.


" Penjaga itu yang salah. Dia tidak percaya kalau ayahku adalah seorang penatua di sekte ini! Jadi dia dibunuh oleh ayahku, dia juga mengancamku " Ucap Bai Qian sambil menunjuk mayat yang dibunuh Bai Luo.


Tetua baru yang mendengar ucapan Bai Qian menjadi murung dan kesal dengan ucapan Bai Qian. Saat mereka semua terbakar oleh amarah tiba-tiba suara tawa terdengar.


" Bhaha... Bocah, selama 4 tahun menghilang kau akhirnya membawakanku seorang cucu, hahaha... Dan lihat dirimu, rambutmu menjadi putih seperti seorang kakek tua. Hahaha... " Tawa salah satu penatua yang tidak lain adalah Chi Fuyun.


" Hahaha... Itu benar apa yang dikatakan pak tua Chi, penatua Bai sekarang terlihat seperti kakek tua. Gadis kecil, kurasa akan cocok jika kau memanggilnya kakek. Hahaha... " Lanjut penatua Cao Cao sambil melihat Bai Qian dan tertawa.


Master sekte dan Dian Wei juga mengatakan hal yang serupa tapi dengan kalimat yang berbeda, para tetua baru yang hadir mendengar penatua dan master sekte tertawa, mereka semua menjadi bingung.


" Kalian para orang tua tidak ada perubahan selama 4 tahun tidak bertemu. Biar kuperkenalkan, ini anakku dan namanya adalah Bai Qian " Ucap Bai Luo kemudian dia menurunkan Bai Qian dan menyuruhnya untuk mencoba memperkenalkan dirinya sendiri.


" Ha-halo... namaku Bai Qian " Ucap Bai Qian malu-malu dan mengumpat di belakang Bai Luo.


" Qian'er, jika kau memanggilku kakek akanku buatkan pill yang bagus untukmu nanti " Ucap Chi Fuyun menguji Bai Qian, dia ingin melihat apakah sama seperti Bai Luo saat dulu atau berbeda.


" Baik kakek! " Ucap Bai Qian sambil tersenyum senang dan bahagia.


" Sudah kuduga dia akan mengatakan itu, hahaha... Orang tua dan anak tidak jauh berbeda, mau dari karakter ataupun penampilan. Hahaha... " Ucap Chi Fuyun dengan tertawa sangat bahagia dan senang.


Setelah itu mereka semua yang hadir diberitahu master sekte kalau Bai Luo adalah seorang penatua, para murid baru juga diberitahu oleh master sekte. Dia juga tidak lupa memberitahu kalau dimasa depan harus menghormatinya dan harus sopan.


Penjaga yang tadi mulai berkeringat dingin dan ketakutan, dia mulai memohon untuk tidak dibunuh. Bai Luo tidak membunuhnya karena dia adalah penjaga sekte yang tidak berbicara apa-apa dan hanya tertawa saja beberapa saat lalu.


Kemudian Bai Luo dan para tetua lainnya pergi masuk kedalam sekte, master sekte juga ikut masuk dan memberitahu beberapa hal baru yang ada di sekte.


Seperti aula sidang yang sudah di renovasi dan di perluas, begitu juga dengan yang sudah disebutkan di chapter sebelumnya.


Kamar para tetua juga sudah di buatkan, Bai Luo lalu pergi ke kamarnya yang sudah di siapkan oleh master sekte.


Setelah sampai di kamar, Bai Luo meletakkan semua barang-barangnya. Bai Qian tidak bersama Bai Luo, dia di asrama khusus wanita. Dan dia belajar di bawah bimbingan tetua lain yang merupakan seorang wanita.


Setelah meletakkan barang-barangnya, dia pergi ke ruangan master sekte dan memberikan cincin penyimpanan yang dia rampas tahun lalu dari seorang kultivator di reruntuhan kuno.


Master sekte memasukkan kesadarannya kedalam cincin yang diberikan Bai Luo dan melihat isinya. Setelah melihat isinya dia terkejut, dan berkata ke Bai Luo kalau itu milik sekte-sekte peringkat tinggi.


Bai Luo tidak peduli dan hanga mengibaskan tangannya lalu pamit pergi untuk kembali ke kamarnya. Dia juga tidak lupa untuk meminta baju baru karena baju lamanya sudah terbakar tidak tersisa.


Setelah di kamarnya, dia mengeluarkan Api Primordial Putih dan memperhatikannya. Dirasa sudah cukup lama memperhatikan Api Primordial Putih, dia memasukkannya kembali ketubuhnya.

__ADS_1


Sesudah itu, dia mulai berkultivasi untuk meningkatkan tingkat alkemis dan array.


~ Selesai Juga Akhirnya


__ADS_2