
Bai Luo gemetar kakinya dan terjatuh tidak bisa menopang tubuhnya. Raja Yan puas melihat Bai Luo terjatuh ketakutan lalu dia tertawa.
Bai Luo kesal dengan perlakuan raja Yan yang sangat menyebalkan, kemudian raja Yan mengeluarkan botol dari saku bajunya dan menantang Bai Luo untuk merebut botol itu dari tangannya.
Melihat kesempatan untuk membalas dendam atas perlakuan raja Yan, Bai Luo menggunakan mata ilahinya untuk mengambil botol itu namun dia tidak berhasil tapi itu membuat raja Yan terkejut.
Alasan Bai Luo tidak berhasil adalah kultivasinya yang berada di langkah pertama sedangkan raja Yan sudah di langkah kedua.
" Untuk seseorang yang berada di ranah Teenage Soul tahap 1 kau lumayan cepat " Puji raja Yan dengan tulus dan memberikan tepuk tangan.
" Raja Yan memuji, aku masihlah junior dihadapan raja Yan " Jawab Bai Luo merendah.
Raja Yan tertawa dan memberikan botol yang berisi madu dan berbincang-bincang, ketika Bai Luo hendak berpamitan raja Yan menghentikannya.
Bai Luo terheran dengan tindakkan raja Yan dan dia menyimpulkan kalau raja Yan ingin meminta sesuatu darinya, Bai Luo tidak ingin mengeluarkan barang-barangnya lagipula saat ini dia tidak membawa apapun.
Raja Yan berkata " Jika kau menemukan seseorang yang bernama Tu Zheng, cepat hubungi aku " Setelah mengatakan itu raja Yan memberikan giok komunikasi pada Bai Luo.
Bai Luo merasa lega karena raja Yan tidak meminta barangnya tapi meminta Bai Luo untuk melaporkan seseorang kalau dia menemukan orang yang di cari oleh raja Yan.
Bai Luo menerima giok itu dan langsung berpamitan lalu pergi dari sana, dia kembali ketempat awal dan meminta system bagaimana cara kembali ke Celestial World.
System pun memberitahunya dan Bai Luo mempraktikkannya. Setelah membuka mata, dia kembali ke kamarnya.
Bai Luo melihat-lihat botol yang sebelumnya dia masukkan kedalam penyimpanan system, membuka tutupnya dan langsung meminum madu tersebut. Madu itu tidak sampai memenuhui seluruh botol, hanya setengah dari botol. Botol itu berukuran hanya 10ml.
Setelah Bai Luo meminumnya, dia mengedarkan Qi yang ada di madu untuk memperkuat dantian dan inti kultivasinya sambil menutup mata. Dantian dan inti kultivasi Bai Luo di perluas dan sekarang dia bisa menampung lebih banyak Qi. Tapi setelah diperluas, dia juga membutuhkan waktu lebih lama untuk menerobos ranah.
Dia tidak khawatir dengan masalah itu karena dia memiliki teknik yang bisa menyerap kultivasi dan vitalitas musuh. Dia juga memiliki bakat tingkat dewa yang memungkinkannya dengan cepat mengumpulkan Qi.
Bai Luo membuka matanya dan dia merasa sangat di penuhi oleh Qi, dia berkultivasi untuk menaikkan tahapnya dari tahap 1 hingga tahap 4 dan hanya membutuhkan waktu sekitar seminggu.
Setelah naik tahap ke tahap 4, dia mengkonsolidasikan Qi-nya agar stabil. Bai Luo merasa bosan lagi dan mengeluh ke system.
System memarahinya karena cepat bosan dan tidak mau menjawabnya lagi.
Bai Luo kemudian keluar dari kamarnya lalu menemui master sekte dan mengatakan kalau dia sedang bosan, master sekte mengizinkan Bai Luo untuk keluar.
Bai Luo pergi keluar sekte tanpa tujuan yang jelas, akhirny memutuskan untuk pergi menemui Long Zi.
Setelah sampai di tempat Long Zi, Bai Luo memanggil Long Zi namun tidak ada jawaban.
__ADS_1
Tidak tau siapa lagi yang harus ditemui, Bai Luo menyerah dan memutuskan untuk pulang. Tepat saat dia ingin pergi tiba-tiba ada yang memanggilnya " Oi brengs*k, tunggu "
Bai Luo menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang memanggilnya dengan kasar dan ingin membunuhnya, saat tatapan mata Bai Luo tertuju pada orang yang memanggilnya dengan kasar, dia menjadi terkejut.
" Kenapa kau diam saja saat aku memanggilmu tadi? " Tanya kesal Bai Luo.
" Aku sedang dihubungi keluargaku tadi " Ucap orang itu yang tidak lain adalah Long Zi.
" Apakah terjadi sesuatu pada keluargamu? " Tanya Bai Luo dengan penasaran.
" Ya, sedang terjadi sesuatu " Ucap Long Zi lalu dia memperhatikan basis kultivasi Bai Luo dan dia terkejut " Hanya beberapa tahun tidak bertemu, kau sudah di ranah Teenage Soul tahap 4 sial*n " Lanjut Long Zi.
" Banyak hal yang sudah terjadi " Jawab singkat Bai Luo.
" Seperti biasa, kau selalu mengatakan itu jika aku ingin mengetahuinya " Ujar Long Zi yang sudah terbiasa dengan jawaban Bai Luo.
" Jadi.. Ada apa kau menemuiku? " Tanya Long Zi dengan gerak-gerik yang aneh.
Bai Luo yang melihat dia dengan gerak-gerik yang aneh menjadi penasaran namun dia tidak menanyakan itu dan berkata " Tidak apa-apa, ku pikir kau tidak sibuk jadi aku ingin mengajakmu bermain "
" Daripada bermain, lebih baik kau ikut aku ke istana naga " Ajak Long Zi.
" Yaah... Lebih tepatnya sedang diadakan kompetisi dengan istana naga lain " Jawab Long Zi meluruskan.
Bai Luo langsung melesat dan memukul wajah Long Zi hingga membuat dia terpental jauh.
Long Zi membalas pukulan Bai Luo dan mereka berdua berkelahi namun pertarungan di menangkan oleh Bai Luo. Bai Luo menduduki tubuh belakang Long Zi dan berkata dengan marah " Jawab saja jika ada kompetisi, jangan membuat gerak-gerik aneh brengs*k. Itu membuatku salah mengartikan dasar kadal air tawar!! "
" Apa?!! Kau berani memanggilku kadal air tawar?!! " Tanya marah Long Zi lalu dia berontak dan menghajar wajah tampan Bai Luo hingga tercebur ke danau di dekatnya.
Alasan Bai Luo memanggilnya begitu karena Long Zi tinggal di sungai tempat dimana Lotus Api tumbuh, Bai Luo tidak tau apa alasan Long Zi tinggal di sungai.
Bai Luo yan tercebur ke danau langsung melesat keluar dan memukul Long Zi lagi hingga bertabrakan dengan batu besar.
Sudah cukup lama keduanya berkelahi, akhirnya mereka berdua berdamai. Long Zi mengajak Bai Luo pergi ke istana naga, istana naga terletak di barat laut.
Setelah tiba di pesisir, Long Zi menggunakan Qi-nya untuk melapisi Bai Luo dengan gelembung. Tapi gelembung itu bukan gelembung yang berbentuk bulat namun seperti pakaian yang menutupi seluruh anggota tubuh Bai Luo dari kepala hingga kaki.
Lalu Long Zi berubah menjadi naga dan meyuruh Bai Luo untuk naik di punggungnya. Saat memasuki lautan, Bai Luo melihat keindahan lautan dalam.
Tiba-tiba ada yang menyilaukan matanya di dekat terumbu karang, Bai Luo menyuruh Long Zi untuk berhenti. Meskipun Long Zi kebingungan, dia tetap berhenti.
__ADS_1
Bai Luo mempertajam penglihatannya dan dia terkejut menemukan 'Kristal Susu' yang tergeletak di dekat terumbu karang.
'Kristal Susu' berwarna putih namun bukan putih bening melainkan putih pekat seperti susu, 'Kristal Susu' kegunaannya bisa untuk meningkatkan bakat seseorang jika di konsumsi. Jika ingin mengkonsumsi 'Kristal Susu' harus diolah terlebih dahulu bukan di makan secara langsung dan satu-satunya cara adalah menjadikan 'Kristal Susu' menjadi elixir.
Bai Luo menyuruh Long Zi untuk mendekat ke terumbu karang di dekatnya. Setelah mendekat ke terumbu karang, Bai Luo turun dari punggung Long Zi dan mengambil 4 'Kristal Susu'. Dia berencana untuk memberikannya ke Chi Fuyun, Cao Cao, Dian Wei dan Ling Tong untuk meningkatkan bakat mereka.
Long Zi yang melihat Bai Luo mengambil 'Kristal Susu' tidak bisa tidak berkomentar dengan aneh " Buat apa kau mengambil sampah itu? "
Bai Luo mengerutkan kening dan malah bertanya balik " Apa maksudmu? "
" Maksudku adalah, kenapa kau mengambil sampah itu? Kristal itu tidak berguna sama sekali, hanya hiasan. Buktinya tidak ada aura apapun di kristal itu, bahkan tidak ada Qi yang terkandung di kristal itu " Jelas Long Zi.
Bai Luo tidak terkejut dengan perkataan Long Zi. Jika Bai Luo tidak diberitahu Bai Jun, mungkin dia juga akan mengabaikannya. Tapi karena dia sudah diberitahu semuanya, dia tidak bisa mengabaikan kristal ini begitu saja.
" Yaah.. Aku hanya tertarik dengan kristal ini, mungkin ini akan bagus jika aku mengoleksi nya " Ujar Bai Luo lalu dia menaiki punggung Long Zi dan melanjutkan " Oh.. Ngomong-ngomong, apa kau ingat dengan telur burung api? "
" Ya aku ingat. Kau yang mengambilnya dan memberikan 1 kepada ku, kenapa? " Tanya Long Zi sambil terus melanjutkan perjalanan.
Bai Luo menceritakan semuanya dan Long Zi yang mendengar cerita Bai Luo merasa aneh. Dia tidak percaya dengan Bai Luo dan cerita itu sangat sulit untuk di terima oleh akal sehat, Bai Luo juga mengatakan kalau itu memang sulit di terima oleh akal sehat tapi memang seperti itu kenyataannya.
Tidak tau harus berkata apa lagi, Long Zi tertawa dan menanyakan nama serta usia gadis kecil yang di ceritakan oleh Bai Luo.
" Bai Qian, dia baru berusia 10 tahun " Jawab Bai Luo.
" Kau menamainya dengan nama keluarga Bai, apakah kau mempunyai hubungan dengan pemilik alam rahasia yang ada di gunung Buzhou? Kau juga memiliki nama Bai " Tanya Long Zi penasaran.
Bai Luo terkejut di dalam tapi masih menunjukkan sikap tenang di luar dan berkata dalam batinnya ' Sial..'
" Oohh.. Apakah istana itu adalah milikmu? " Tanya Bai Luo mengalihkan pembicaraan dan menunjuk istana yang besar di depannya.
" Itu benar.. Aku akan memperkenalkan mu dengan semua yang ada disana " Jawab Long Zi dengan nada yang sangat senang dan bersemangat.
Long Zi mempercepat gerakannya untuk mendekati gerbang istana. Sesampainya di depan gerbang istana, Long Zi berubah menjadi manusia dan menemui penjaga gerbang.
Penjaga gerbang melihat Long Zi dan memberikan salam, Long Zi hanya menangguk dan memerintahkan mereka untuk membuka gerbang, mereka pun melaksanakan perintah Long Zi.
Setelah itu, Long Zi memasuki istana bersama Bai Luo untuk bertemu dengan keluarga Long Zi. Ketika bertemu dengan keluarga Long Zi, Bai Luo membungkuk dan mengucapkan salam dengan sopan.
Keluarga Long Zi terdiri dari ayah, ibu, kakak, adik, 2 kakek, 2 nenek dan masih banyak lagi termasuk paman dan bibi nya.
~Selesai Juga Akhirnya
__ADS_1