System Alam Rahasia Terlarang

System Alam Rahasia Terlarang
CH 25


__ADS_3

Setelah menyerap Shu Li, Bai Luo pergi dari tempatnya menuju Long Zi dan Hei Ting yang sedang bertarung.


Saat dia ingin menuju Long Zi dan Hei Ting yang sedang bertarung, dia teringat dengan telur yang disimpan oleh Hei Ting kemudian mengambil telur yang disembunyikan oleh Hei Ting dan Shu Li di tanah. Lalu Bai Luo pergi menuju mereka.


Setelah Bai Luo sampai, terus memperhatikan pertempuran mereka berdua, dan akhirnya pertempuran dimenangkan oleh Hei Ting.


Long Zi memang seekor naga, Hei Ting sudah mengetahuinya saat bertarung bersama. Dia tau dari teknik yang digunakan oleh Long Zi.


" Kau tidak bisa mengalahkanku naga kecil, ranah Mature Soul tahap 3 ingin menang melawan Soul Wandering tahap 2? Mimpi! " Ucap Hei Ting sombong.


" Memang benar usia naga mencapai masa remaja adalah 10.000 tahun, jadi kau hanya berbeda usia dari temanmu. Jika dalam hal pengalaman, kau tidak berbeda dari seorang bocah " Lanjut Hei Ting mengejeknya.


Bai Luo yang mendengar Hei Ting terkejut bukan main, dia berpikir Long Zi sudah sangat tua. Tapi dia tidak menyangka kalau Long Zi sama sepertinya, sama-sama masih muda.


Bai Luo mengingat kejadian sebelumnya, dia merasa malu dan marah. Dia juga mendengar system tertawa di kepalanya, dan itu membuatnya tambah marah.


Tapi dia menahan amarahnya, mau bagaimana pun mereka sudah menjadi teman. Dan itu hal yang wajar jika teman selalu beromong kosong.


Bai Luo kemudian mendekati mereka berdua, Hei Ting yang melihat Bai Luo menjadi terkejut. Dia bertanya dimana muridnya, Bai Luo menjawab pertanyaan Hei Ting dengan mengejek dan menghina muridnya.


Dia mengatakan kalau Shu Li sangat lemah, bahkan lebih lemah dari bayi. Hei Ting yang mendengar cacian dan kata-kata menghina yang keluar dari mulutnya menjadi marah dan menghajar Bai Luo.


Bai Luo yang di hajar tidak lagi terpental karena Hei Ting memukulnya diperut lalu mendorongnya keatas, Bai Luo yang dipukul diperutnya memuntahkan darah merah segar.


Pukulan itu hampir menghancurkan inti energinya, jika bukan karena pasir gangga yang mengganti daging dan otot, mungkin inti energinya akan pecah.


" Oohh?... Bocah, pertahananmu bagus untuk seseorang yang berada diranah Nascent Soul tahap 3 menahan pukulan seseorang yang berada di ranah Soul Wandering " Ucapnya dengan kagum.


Hei Ting tidak tau tentang manfaat pasir gangga, pasir gangga bisa untuk memperkuat tubuh dan prosesnya sangat menyakitkan. Tapi kebanyakan dari mereka hanya tau untuk memperbaiki atau memperkuat artefak.


Bulan lalu Bai Luo juga mengalami hal tersebut, memang sangat mustahil untuk bisa bertahan dari serangan yang kuat apalagi dari ranah yang lebih tinggi. Tapi siapa Bai Luo? Dia adalah seorang transmigrasi dari bumi, tentu saja system tidak ingin Bai Luo mati dengan mudah. Jadi dia membantu Bai Luo saat melawan beruang beberapa bulan lalu.

__ADS_1


Tapi sekarang karena Bai Luo sudah bisa mandiri dan bekerja keras untuk mencari sesuatu yang dia ketahui, jadi system lepas tangan dan tidak membantunya lagi seperti melawan beruang beberapa bulan lalu.


Bai Luo masih tetap terluka parah meskipun sudah memperkuat tubuhnya dengan pasir gangga, dan tidak mungkin penggabungan dengan pasir gangga memiliki pertahanan absolut. Pasir gangga juga bisa memperkuat tulang agar serangan yang di berikan bisa menyakiti lawan.


" Haha.... Pak tua, bulan lalu aku juga mendengar kalimat itu. Dia adalah beast spiritual, dia menyerangku sama seperti kau menyerangku saat ini. Tapi dia mati dengan mengenaskan setelah mengatakan itu " Ucap Bai Luo menahan rasa sakit dan terkekeh.


" Mungkin beast spiritual itu bod*h, tapi tidak denganku " Ucap Hei Ting dengan bangga.


" Benar. Dia memang bod*h, tapi tidak sebod*h dirimu, haha... " Ucap Bai Luo tiba-tiba membawa Long Zi pergi dengan kemampuan mata ilahinya. Mereka pergi meninggalkan Hei Ting saat dia berbicara dengan membanggakan dirinya.


" 2 Bocah sial*n, aku bersumpah akan membunuh kalian berdua saat kita bertemu lagi! " Teriak marah Hei Ting dengan keras menyebabkan tanah bergetar ringan.


Bai Luo membawa pergi Long Zi keluar dari lembah kematian, mereka berdua terluka parah. Namun yang lebih parah adalah Bai Luo karena ranahnya masih di Nascent Soul tahap 3, Bai Luo sangat marah karena Hei Ting memukulnya diperut dan hampir menghancurkan inti energinya.


Setelah keluar dari lembah kematian, Bai Luo menemukan sebuah gubuk dan langsung memasukinya, ruang didalam gubuk tidak besar. Bisa dikatakan sama dengan kontrakan Bai Luo sewaktu dibumi.


Bai Luo mengatakan pada Long Zi kalau dia ingin memulihkan kekuatannya dan memperbaiki inti energinya.


Setelah memulihkan kekuatan mereka selama 3 minggu, akhirnya keduanya membuka mata mereka.


Bai Luo yang melihat sikap aneh Long Zi mengatakan dia tidak peduli dengan apa yang diucapkan Hei Ting.


Long Zi tersentuh dengan ucapan Bai Luo kemudian memeluknya sambil menangis, Bai Luo merasa jijik dengan tindakan Long Zi lalu memukulnya.


Long Zi yang dipukul hanya bisa memegangi pipinya dengan cemberut, Lalu dia memanggil Bai Luo dan menceritakan pengalamannya hingga selesai.


" Jadi. Kau tau darimana tentang lembah kematian dan telur burung api? " Tanya Bai Luo mengubah topik.


" Dari kakakku. Dia selalu menceritakan perjalanannya ketika dia sudah dirumah, waktu itu aku masih kecil dan selalu mendengarkan ceritanya " Ucap Long Zi.


" Tapi aku masih terkejut. Kau bisa mencapai ranah Mature Soul tanpa harus bertarung dan selalu berdiam diri, bagaimana caranya? " Tanya Bai Luo dengan penasaran.

__ADS_1


" Aku selalu mencuri sumber daya di istana naga " Jawab Long Zi dengan santai dan tenang.


Bai Luo hanya mengedutkan mata mendengar jawaban Long Zi.


Disaat mereka sedang berbincang-bincang, kemudian Long Zi teringat dengan telur burung api lalu mengatakannya pada Bai Luo.


Bai Luo dengan santai mengeluarkan 2 telur burung api yang dia ambil, Long Zi terkejut melihat telur burung api. Lalu dia memintanya pada Bai Luo dan Bai Luo pun memberikannya.


Ukuran telur itu kecil seperti ukuran telur burung puyuh, lalu Long Zi langsung memakan telur itu beserta cangkang-cangkangnya kemudian berkultivasi.


Bai Luo tidak memakannya melainkan melihat Long Zi terlebih dahulu, dirasa sangat lama Bai Luo memutuskan untuk melihat keadaan ulat darah. Saat Bai Luo melihat ulat darah, dia mulai memberinya makan menggunakan esensi darahnya. Setelah menerima esensi darah Bai Luo, ulat itu menggeliat menandakan dia senang dan menyukainya.


Bai Luo menunggu Long Zi yang sedang berkultivasi merasa bosan, kemudian dia teringat dengan teknik Seribu Pedang Terbang. Selama ini dia hanya menggunakan teknik Asal Mula Pedang, kali ini dia ingin menggunakan teknik Seribu Pedang Terbang.


Kemudian dia mulai mempelajari teknik Seribu Pedang Terbang, 3 bulan terlewati. Bai Luo sudah memahami sepenuhnya teknik Seribu Pedang Terbang, 3 bulan bisa memahami sebuah teknik sepenuhnya bisa dianggap sangat jenius.


Bai Luo kemudian membuka matanya dan dia masih melihat Long Zi yang sedang berkultivasi, Bai Luo kemudian melihat telur yang ada di tangannya, dan merasa aneh. Telur itu membesar, yang tadinya seukuran telur burung puyuh sekarang sudah seukuran telur ayam.


' Ini benar-benar tidak masuk akal, bagaimana bisa dia cepat membesar? apakah telur burung api memang seperti ini? ' Pikir Bai Luo sambil melihat telur.


Bai Luo tidak ambil pusing dan mempedulikannya, kemudian dia merobek kain yang ada di dalam gubuk dan membungkus telur tersebut lalu digantung di pinggangnya.


Setelah itu Long Zi membuka matanya, aura dan energi yang terpancar dari Long Zi kini berbeda dari sebelumnya.


dia pun bertanya kepada Bai Luo sudah berapa lama dia berkultivasi, dan Bai Luo pun memberitahunya.


" Hahaha... Hanya 3 bulan aku sudah memahami sepenuhnya tentang teknik Cakar Naga " Ucap Long Zi yang senang dan tertawa.


" Ya itu bagus untukmu " Ucap Bai Luo dengan singkat.


' Aku tanpa memakan telur itu sudah dapat memahami teknik dengan cepat ' Pikir Bai Luo mengejek Long Zi.

__ADS_1


~Selesai Juga Akhirnya


__ADS_2