System Alam Rahasia Terlarang

System Alam Rahasia Terlarang
CH 33


__ADS_3

Para murid yang dibawa Bai Luo ketakutan dan Bai Luo menenangkan mereka, lalu mengajak mereka semua untuk menghampiri kera tersebut dan Bai Qian.


Semua murid yang dibawa Bai Luo menolak ajakan Bai Luo dan mereka memilih untuk tidak pergi kesana. Bai Luo tidak punya pilihan lain dan langsung pergi menuju Bai Qian dan kera itu berada.


Setelah sampai, Bai Luo mengucapkan salam dengan sopan. Dia melakukan itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.


Bai Qian lari ke arah Bai Luo dan memeluknya, setelah itu Bai Luo dan kera besar itu berbincang-bincang.


Meskipun Bai Luo melakukan hal yang sopan, kera besar yang melihat kecantikan Bai Luo menjadi terpesona.


Kemudian dia mengirimkan transmisi suara ke Bai Luo dengan penuh nafsu < Akan kuberikan semua yang kau butuhkan jika kau mau bermain denganku >


' Ah.. Mampus gua, semua ini gara-gara kau! System bangs*t! ' Maki Bai Luo ke system dalam benaknya.


System yang dimaki-maki oleh Bai Luo tidak marah melainkan tertawa dengan keras di kepalanya.


Bai Luo membalas transmisi suara kera itu dengan menolak kebaikannya, Bai Luo merasa sangat jijik jika harus bermain dengan beast kera yang jorok sepertinya.


Kera itu marah lalu memukul tanah yang hampir mengenai Bai Qian, beruntung Bai Luo dengan cepat menarik Bai Qian kebelakang dengan cepat.


Bai Luo membawa Bai Qian kedalam kelompok murid yang bersembunyi dan menyuruh mereka semua untuk melarikan diri kemanapun mereka bisa lari.


Bai Luo berpisah dengan kelompok murid guna untuk memancing kera tersebut agar mengincar dirinya bukan mengincar para murid.


Benar saja. Kera itu hanya mengincar Bai Luo karena dia dalam masa kawin, kera itu sudah menahan selama ribuan tahun. Masa kawinnya semakin lama semakin besar dari waktu ke waktu, dan saat dia melihat Bai Luo meluaplah rasa ingin berhubungan itu.


Kera besar terus mengejar Bai Luo, Bai Luo yang masih belum memulihkan kekuatannya merasa kesal karena terus-menerus dikejar oleh kera itu.


Bai Luo amat sangat kelelahan karena terus dikejar oleh kera rahan Mahayana, kera itu tau kalau Bai Luo berada di ranah Youthful tahap 5 jadi dia sengaja memperlambat kecepatannya.


Beast kera itu tidak jelas, dia memiliki fetis mempermainkan seseorang hingga kelelahan lalu memangsanya. Dia juga mempermainkan Bai Luo hingga Bai Luo menjadi sangat kelelahan dan ketika saat itu tiba, dia akan mulai memangsanya.


Kera besar yang mendengar nafas terengah-engah Bai Luo menjadi semakin terangsang, dia berpikir semakin lelah Bai Luo semakin merdu desahnya.


Memikirkan hal itu, kera besar itu menjadi semakin terangsang dan rudalnya menegang sangat keras hingga sedikit mengeluarkan cairan.


Bai Luo menoleh kebelakang dan dia terkejut melihat benda besar berwarna pink yang keluar dari celah diantara kedua kakinya. Berbanding terbalik dengan warna bulu di tubuhnya yang berwarna coklat.


Bai Luo sangat panik dan terus melarikan diri, sedangkan system di kepalanya terus tertawa tambah keras.


Bai Luo memarahi system dan memaki-makinya, dia kemudian dengan keras meminta system untuk berbuat sesuatu.

__ADS_1


System merasa kasihan dengan Bai Luo kemudian dia meneleport Bai Luo di tepi ngarai.


Kera besar yang melihat Bai Luo tiba-tiba menghilang dihadapannya menjadi terkejut, lalu dia memperluas pikiran spiritualnya untuk mencari keberadaan Bai Luo namun tidak menemukannya.


Dia menjadi sangat marah dan memukul-mukul tanah sambil berteriak kelangit, setelah itu dia memperluas lagi pikiran spiritualnya untuk mencari keberadaan murid-murid yang dibawa Bai Luo dan hasil juga sama. Dia tidak menemukannya.


Dia tidak tau kalau murid yang dibawa Bai Luo sudah keluar dari alam 'Beast Mountain' lewat portal di bagian utara.


Setelah murid-murid yang dibawa Bai Luo keluar tanpa Bai Luo disisinya, Ling Tong bertanya kepada mereka dan mereka menjawab kalau Bai Luo sedang di kejar oleh beast kera ranah Mahayana.


Master sekte, pihak kerajaan dan sekte lain terkejut lalu menjadi gempar. Segera mereka semua memanggil semua orang yang berada di alam 'Beast Mountain' untuk keluar dari sana melalui giok komunikasi.


Semua orang yang berada di dalam 'Beast Mountain' terkejut, mendengar kalau mereka disuruh keluar. pihak luar memberitau pihak dalam kalau di 'Beast Mountain' kera ranah Mahayana sedang mencari Bai Luo.


Tepat ketika pihak dalam ingin keluar dari 'Beast Mountain' kera itu membunuh mereka semua, sebagian ada yang selamat dan sebagian ada yang mati.


Yang selamat adalah pihak dari sekte Nether, sekte Bulu Biru dan pangeran Yi. Raja kerajaan Hui hendak menutup portal namun di hentikan oleh Ling Tong.


Raja kerajaan Hui mengerutkan kening dengan wajah gelap lalu bertanga ke Ling Tong, Ling Tong menjawab kalau di sana masih ada anggota sekte Nether yang tertinggal.


Pihak kerajaan dan sekte lain memperhatikan anggota sekte Nether lalu mereka tersadar kalau Bai Luo tidak bersama mereka. Lalu mereka dengan enggan menuruti permintaan sekte Nether hanya untuk menjaga reputasinya.


Saat dia sedang mencari-cari portal, dia ditemukan oleh kera itu lagi.


" Kekeke... Aku menemukanmu! " Ucapnya seperti hewan yang terkena rabies, memang seperti terkena rabies. Ada air liur di mulutnya yang keluar dan matanya memerah sedikit berkedut.


Bai Luo terkejut bukan main karena kera itu muncul dari belakangnya sedang terlengkup(tengkurep) menatap Bai Luo saat dia menoleh kebelakang untuk mencari sumber suara.


Bulu kuduk Bai Luo menegang, dan dia berlari dengan cepat namun masih bisa tertangkap oleh kera itu. Bai Luo menggunakan mata ilahinya saat 'benda' itu akan menyentuh tubuhnya.


Dia terus menggunakan mata ilahinya hingga mengeluarkan darah hanya untuk mencari sebuah portal untuk kembali.


Dan setelah sekian lama, akhirnya Bai Luo menemukan portal kembali. Saat Bai Luo hendak memasuki portal, dia melihat dari kejauhan kalau kera itu masih mengejarnya.


Bai Luo menjadi sangat panik dan langsung melopat kedalam portal begitu saja, setelah keluar dari 'Beast Mountain' dia berteriak untuk segera menutup portal itu.


Lalu pihak kerajaan langsung menutupnya dan Bai Luo selamat dari kejaran kera itu, tapi semua orang menatapnya dan Bai Luo merasa aneh dengan tatapan semua orang.


Lalu dia melihat dirinya dan mendapati kalau dia sedang berada dalam gendongan Ling Tong dengan posisi seperti tuan putri.


Bai Luo memerah karena malu dan buru-buru turun dari gendongan Ling Tong. Sedangkan di pihak lain yang melihat Ling Tong menggendong Bai Luo seperti itu merasa sangat iri.

__ADS_1


Bai Qian kemudian berteriak memanggil Bai Luo lalu melompat ke pelukan Bai Luo. Pihak lain dibuat terkejut lagi dengan Bai Qian karena dia memanggil Bai Luo dengan sebutan ibu.


" Ibu sangat keren, melompat kepelukan paman master sekte. Apakah itu artinya paman master sekte akan menjadi ayahku dimasa depan? " Tanya Bai Qian dengan polosnya.


Master sekte tersipu dengan pertanyaan yang di lontarkan Bai Qian.


" Tidak akan!! " Tolak tegas Bai Luo sambil membentuk silang di tangan dan menggelengkan kepala.


Ling Tong merasa sedih saat Bai Luo mengatakan itu dan berperilaku sangat menolak dirinya.


Pihak kerajaan dan sekte lain merasa tenang saat Bai Luo sangat menentang ucapan Bai Qian, tapi mereka masih sangat penasaran dengan suami asli Bai Luo.


Hanya pihak sekte Nether yang tau kalau Bai Luo adalah laki-laki, tapi mereka juga penasaran siapa istri Bai Luo.


Setelah itu. Raja mengumumkan kalau kompetisi kali ini di batalkan, dan semua sekte setuju dengan keputusan raja.


Lalu raja bertanya ke Bai Luo " Penatua Bai, apakah anda tidak ingin mencari suami baru? Bukankah kasihan melihat gadis kecil itu tidak mempunyai ayah? "


' Basa-basi anj*ng apa ini? Aku ayahnya, hanya saja gadis kecil ini terlahir dari telur burung api. Lagipula aku adalah laki-laki, raja tol*l ' Pikir Bai Luo.


Tapi Bai Luo mengatakan hal yang berbeda dari yang dia pikirkan " Tidak apa-apa, aku bisa merawatnya sendiri "


Raja merasa kesal dengan penolakan Bai Luo dan dia sangat marah karena niat baiknya ditolak mentah-mentah. Namun dia masih menjaga sikap dan eskpresinya, agar tidak ketahuan.


Semua sekte terkejut karena mendengar penolakan yang di ajukan oleh raja kerajaan Hui, mereka semua baru pertama kalinya mendengar ada orang yang berani menolak raja.


Suasana di arena menjadi sunyi dan canggung, lalu Bai Qian memecahkan kecanggungan dan berkata dengan sedih " Ibu, aku tidak ingin memiliki ayah baru. Aku masih sayang dengan ayah "


Mata Bai Luo berbinar melihat akting Bai Qian dan berkata dengan semangat dalam benaknya ' Haha.. Putri kecilku sangat pintar, pelajaran yang ku ajarkan sebelumnya masuk dengan cepat '


Bai Luo memeluk Bai Qian dan mengelus kepalanya lalu berkata ke raja dengan akting sedih " Maaf Yang Mulia, gadis kecil ini masih menyayangi ayahnya dan tidak ingin memiliki ayah baru "


Raja kerajaan Hui mengirimkan transmisi suara ke pengawalnya untuk mencari ayah dari Bai Qian dan memerintahkan untuk membunuhnya jika menemukan ayah Bai Qian.


Setelah itu, raja kerajaan Hui mengumumkan kalau kompetisi berakhir dan akan di undur seratus tahun kedepan. Lalu mereka semua yang hadir mengucapkan salam perpisahan dan pergi meninggalkan arena kompetisi.


Dalam perjalan pulang Chi Fuyun tertawa dengan kejadian yang ada di arena kompetisi begitu juga dengan semua anggota sekte Nether lainnya.


Bai Luo merasa risih dengan suara tawa di sekitarnya lalu menyuruh mereka semua untuk berhenti tertawa namun hanga Chi Fuyun yang tetap tertawa dan berkata sambil tertawa " Haha... Bocah, bahkan gadis kecilmu tidak berbeda jauh denganmu. Haha... "


~Selesai Juga Akhirnya

__ADS_1


__ADS_2