
" Hahaha... Aku kaya, jadi seperti ini rasanya mendapat banyak poin, tidak heran MC MC di dalam komik begitu senang " Ucap Bai Luo sambil tertawa seperti orang gila.
" Oke oke tenang, system buka status " Ucap Bai Luo menenangkan dirinya dan memerintahkan system untuk membuka statusnya.
[STATUS]
[ Nama : Bai Luo ]
[ Kultivasi : Qi Gathering tahap 7 ]
[ Harta Karun : Pohon Beringin Ilahi ]
[ Bawahan Permanen : 20 Penunggang kuda Foundation Etablishment tahap puncak ]
[ Item Sekali Pakai : - ]
[ Item Spesial : - ]
[ Teknik Kultivasi : Sutra Kaisar Abadi ]
[ Teknik Skill : - ]
[ Level Alam Rahasia : Level 1 (0/1000) ]
[ Makam Pedang : Terbuka saat level 3 ]
[ Area Binatang Spiritual : Terbuka saat level 5 ]
[ Poin : 173 ]
" Hm... Aku mendapatkan fitur baru ya, aku tidak mengetahui fitur baru ini jika aku tidak melihat statusku " Ucap Bai Luo dengan terkejut karena mendapatkan fitur baru.
" Aku membutuhkan beberapa poin lagi jika seperti ini " Ucap Bai Luo.
Setelah berkata begitu tiba-tiba muncul pemberitauan system.
[Ding! 2 penyusup terdeteksi ]
[Nama : Mo Qian ]
[ Kultivasi : Foundation Etablishment tahap 2 ]
__ADS_1
[ Nama : Ai Shan ]
[ Kultivasi : Foundation Etablishment tahap 5 ]
Bai Luo yang melihat itu tercengang dan berkata.
" Hahaha.... Pucuk dicinta poin pun tiba " Ucap Bai Luo sambil tertawa dan kemudian dia memberikan perintah kepada 2 penunggang kuda yang sama.
\=\=\=\=Diluar Alam Rahasia
Terlihat ada dua gadis sedang berjalan-jalan di kaki gunung Buzhou, yang satu memiliki wajah yang cantik dan kulit yang putih dan yang satunya memiliki wajah yang cantik, kulit putih sedikit warna kuning dan tubuh yang ideal.
"Nona, lihat keatas, ada alam rahasia yang muncul di atas gunung Buzhou " Ucap gadis itu yang tidak lain adalah Ai Shan.
Mo Qian pun melihat keatas gunung dan dia benar-benar melihat alam rahasia yang ada diatas gunung dan dia pun berkata.
" ShanShan, ayo kita lihat lebih dekat " Ucap Mo Qian sambil memegang tangan Ai Shan.
Mereka berdua pun mendekati alam rahasia itu, setelah sampai diatas mereka tidak langsung masuk dan mengamati pintu alam rahasia dan mereka berdua melihat tulisan di pintu masuk alam rahasia.
" Hm... 'Peninggalan Kaisar Bai'? ShanShan, siapa Kaisar Bai itu, tidak mungkin kau tidak tau kan? Bukankah kau selalu membaca buku-buku kuno? " Mo Qian bertanya kepada Ai Shan.
" Ya sudah, kalau begitu ayo kita masuk " Ucap Mo Qian menarik tangan Ai Shan.
Setelah memasuki alam rahasia, mereka berdua terpana dengan pemandangan yang sangat indah, lalu mereka berdua menjelajahi alam rahasia, dan setelah beberapa saat kemudian mereka menemukan sebuah mansion.
" ShanShan lihat, banyak sekali harta langit dan bumi disini " Ucap Mo Qian dengan wajah gembira.
" Benar nona, disini banyak sekali harta langit dan bumi, terlebih lagi mereka semua harta yang langka " Ucap Ai Shan yang sama gembiranya dengan Mo Qian.
" ShanShan, ayo kita kesana " Ucap Mo Qian yang tidak sabar dan meninggalkan Ai Shan.
Mereka berdua pun mendekati mansion tua itu, setelah mereka sampai di pintu gerbang mansion, mereka berdua merasakan perasaan dingin yang menyelimuti tubuh dua gadis itu dan suara berat terdengar dari dalam.
" Pencuri, matilah! " Ucap suara yang berat itu.
Lalu sebuah cahaya melesat keluar dari dalam mansion dengan kecepatan yang cepat.
"Nona, awas " Ucap Ai Shan yang menarik Mo Qian kesamping dan terjatuh ketanah.
Mo Qian yang ditarik Ai Shan menjadi pucat karena hampir terbunuh oleh cahaya tersebut, jika bukan karena Ai Shan yang yang mempelajari teknik 'Fast Move', mungkin Mo Qian sudah terbunuh.
__ADS_1
Kemudian terlihat 2 penunggang kuda yang berjalan keluar untuk menemui kedua gadis itu.
" Beraninya kau! Apakah kau tidak tau kalau nona Mo Qian adalah anak tetua agung dari sekte lima warna! " Ucap Ai Shan dengan marah.
" Aku tidak peduli, mereka yang ingin mencuri peninggalan Kaisar Bai akan dibunuh tanpa terkecuali " Ucap salah satu penunggang kuda dengan tegas.
" Maka aku akan memebunuh mu " Ucap Ai Shan.
Lalu pertarungan pun dimulai, Ai Shan mengeluarkan pedang dari sarungnya dan bergerak menuju penunggang kuda yang berbicara tadi.
Dan penunggang kuda itu pun juga bergerak menuju Ai Shan dengan tombak di tangannya.
Ai Shan menggunakan teknik 'Fast Move' untuk menghindari tombak penunggang kuda itu dan mulai mengincar titik buta penunggang kuda.
Penunggang kuda yang di incar titik butanya menghindar dengan cepat dan memukul perut Ai Shan dengan gagang tombaknya.
Ai Shan pun terpental kesamping Mo Qian dan memuntahkan darah, lalu Ai Shan melihat penunggang kuda itu dengan pandangan ketakutan.
Ai Shan terkejut bahwa penunggang kuda itu bisa menghindari serangan Ai Shan yang di arahkan pada titik butanya.
Faktanya Ai Shan tidak terkalahkan di alam yang sama dan dia juga bisa menang melawan kultivator di alam Penempaan Tulang tahap 3 tanpa terluka.
" Tidak mungkin! bagaimana kau bisa menghindari seranganku " Ucap Ai Shan dengan tidak percaya.
" Serangan seperti anak kecil itu terlihat sangat jelas bagiku " Ucap penunggang kuda dengan senyum yang menghina Ai Shan.
" Kau pasti berada di alam Penempaan Tulang tahap puncak, kau hanya menekan kultivasi mu hingga alam Foundation Etablishment tahap puncak" Ucap Ai Shan dengan ketakutan.
" Entahlah, siapa yang tau, kalau begitu matilah " Ucap penunggang kuda itu lalu menyerang Ai Shan.
Ai Shan yang panik buru-buru menghindar dan menarik tangan Mo Qian untuk melarikan diri dengan sekuat tenaga yang tersisa.
Setelah mereka berdua keluar dari alam rahasia itu mengelap keringet dingin di jidatnya dan menghela nafas lega.
" Nona, ayo kita laporkan kepada ayah anda tentang penemuan kita " Ucap Ai Shan yang menopang tubuh gemetar Mo Qian.
" Ya, Ya, ayo kita laporkan pada ayah " Ucap Mo Qian dengan gemetar.
Mereka berdua pergi menuju sekte lima warna untuk menemui ayahnya Mo Qian yang bernama Mo Liu.
~Selesai Juga Akhirnya
__ADS_1