System Alam Rahasia Terlarang

System Alam Rahasia Terlarang
CH 23


__ADS_3

Lalu Bai Luo menggunakan mata ilahinya lagi berpindah kebelakang Xu Huang.


" Sekarang kau melihat kearah mana lagi pak tua? Bukankah tidak sopan membelakangi seseorang? " Tanya Bai Luo sambil tersenyum.


Kemudian Xu Huang menoleh lagi kebelakang dan melihat Bai Luo ada di belakangnya.


Xu Huang terkejut dan ketakutan, seluruh badannya gemetar lalu ambruk ketanah dengan mata melebar.


Bai Luo yang melihat itu tertawa terbahak-bahak, dia benar-benar menikmati rasa takut yang di tunjukan oleh Xu Huang.


" Kau harus menghiburku lagi pak tua, jangan mati terlalu cepat karena ketakuan " Ucap Bai Luo sambil tersenyum hangat.


Meskipun Bai Luo tersenyum hangat tapi dalam penglihatan Xu Huang, dia tersenyum menyeramkan seperti iblis yang melihat makanan.


Xu Huang tetap tergeletak di tanah selama beberapa saat, kemudian dia berlutut dan memohon ampun pada Bai Luo.


Bai Luo tidak peduli dengan Xu Huang dan langsung membunuhnya lalu menghancurkan jiwanya.


" Ck... Tidak menyenangkan sama sekali " Ucap Bai Luo dengan sedih dan menggelengkan kepalanya lalu mengambil senjata spiritual milik Xu Huang dan cincin penyimpanannya.


Kemudian Bai Luo pergi menuju sekte Nether, dia terkejut melihat mayat dan darah yang berceceran di tanah. Perang ini banyak memakan korban dari pihak sekte Nether.


Sekte Nether yang tadinya berjumlah 500 menjadi 50, dan dari sekte Sembilan Neraka awalnya berjumlah 2000 saat ini berjumlah 1800. Sekte Nether hanya berhasil membunuh 200 anggota sekte Sembilan Neraka.


Bai Luo yang mengetahui itu menjadi sangat marah dan mulai menghabisi semua anggota sekte Sembilan Neraka. Bai Luo melesat dengan cepat, dan saking cepatnya hingga tidak dapat dilihat.


Pihak sekte Sembilan Neraka menjadi panik karena satu per satu anggotanya terjatuh ke tanah dengan kepala yang tidak ada. Setelah membunuh semua murid sekte Sembilan Neraka, Bai Luo hanya menyisakan 2 tetua lalu menunjukan dirinya.


Di pihak sekte Nether, mereka melihat anggota sekte Sembilan Neraka terjatuh ke tanah dengan kepala yang hilang menjadi ketakutan. Lalu mereka semua mengalihkan pandangannya dan melihat Bai Luo sedang berhadapan dengan 2 tetua dari sekte Sembilan Neraka.


" Ka-Kau... Apa yang sudah kau lakukan!? " Tanya tetua 1 dengan ketakutan dan tubuhnya mengigil.


" Tidakkah kau mengetahui, kami ini dari sekte jalan iblis peringkat ke 3. Jika sekte kami mengetahui ini, mereka akan memburumu dan membunuhmu! " Bentak tetua 2 yang ketakutan.


" Siapa yang peduli? " Ucap singkat Bai Luo kemudian dia membunuh keduanya dan menghancurkan jiwanya, tidak lupa dia juga mengambil cincin penyimpanan milik mereka.


Sekte Nether kemudian bersorak atas kemenangan mereka, mereka semua menangis bahagia. Kemudian mereka semua membersihkan bekas medan pertempuran, dan mengumpulkan mayat-mayat anggota sekte Nether untuk di kuburkan.


Bai Luo juga ikut membantu membersihkan medan pertempuran, saat dia sedang membersihkan medan pertempuran tatapan melihat Diao Chan dan Yuan Shao yang terbunuh. Bai Luo kemudian meneteskan air mata karena kakak laki-laki dan perempuannya terbunuh.


Mengingat beberapa bulan lalu, mereka berdua pernah bertanya kepada Bai Luo bagaimana cara mendapatkan Lotus Api. Dan keduanya juga baik kepada Bai Luo, mereka selalu menghabiskan waktu bersama.


Bai Luo menghapus air matanya dan membawa keduanya ke sekte untuk di kuburkan dengan layak.

__ADS_1


\=\=\=\=\=Di sekte Sembilan Neraka\=\=\=\=\=


Saat master sekte dan 4 tetua agung sedang berbicara di aula, tiba-tiba giok kehidupan milik tetua yang terbunuh bersinar dan pecah. Mereka semua terkejut, karena 3 tetua itu cukup untuk meratakan 3 sekte tanpa peringkat.


" Xu Huang sudah mati, siapa yan berani membunuhnya!? " Teriak marah tetua agung 1.


" Bukan hanya Xu Huang, Dong Zhuo dan Zuo Ci juga terbunuh! " Ucap tetua agung 2 dengan marah.


" Sekte Nether yang tanpa peringkat itu ternyata sangat kuat? " Tanya tetua agung 3 dengan terkejut.


Tetua agung 4 hanya menutup mata dan diam tidak bersuara.


" Tidak mungkin sekte tanpa peringkat bisa membunuh mereka, ini pasti ulah sekte Bulu Biru dan kerajaan Hui. Sekte Nether berada di perbatasan benua Hongmeng, sedangkan jalan menuju sekte Nether harus melewati kaki gunung sekte Bulu Biru " Ucap master sekte yang tiba-tiba mengejutkan 3 tetua agung yang sedang berdiskusi.


Mereka yang mendengar ucapan master sekte merasa bahwa itu masuk akal, lagipula sekte mereka juga kuat. Meskipun dalam hal ranah kultivasi mereka jauh dibawah, tapi kekuatan mereka bukanlah sesuatu yang bisa di abaikan.


\=\=\=\=\=Sekte Nether\=\=\=\=\=


Setelah selesai bersih-bersih, para murid kembali ke kamarnya masing-masing untuk memulihkan diri. Bai Luo juga kembali ke kamarnya untuk memulihkan kekuatannya yang terkuras banyak.


Setelah memulihkan diri beberapa hari, Bai Luo kemudian keluar dari kamarnya hendak pergi keluar untuk mencari udara. Namun dia dilanggil oleh Ling Tong untuk berkumpul di aula sidang.


Sesampainya di aula sidang, master sekte memberitahunya kalau Bai Luo berniat pergi maka akan dipersilahkan. Namun Bai Luo tersenyum dan menolak untuk pergi, lalu master sekte meminta izin untuk mempublikasikan tentang Bai Luo yang menjadi tetua.


Ling Tong kemudian memanggil semua murid yang tersisa, dan mengumumkan kalau Bai Luo akan menjadi tetua. Para murid terkejut dan bersemangat, mereka tidak menyangka bahwa adik juniornya akan menjadi tetua.


Setelah beberapa hari sesudah pengumuman, para senior Bai Luo akan meledek dan bercanda dengan Bai Luo jika ada kesempatan.


" Oh... Bukankah ini adik junior Bai? " Tanya kakak seniornya sambil bercanda.


" Kau tidak boleh seperti itu. Sekarang dia adalah seorang penatua, kita tidak boleh kurang ajar atau kita akan dihukum " Ucap kakak senior lainnya.


" Kakak, berhentilah mengejekku " Ucap Bai Luo dengan tidak berdaya.


Mereka pun meminta maaf dan mengajaknya pergi ke hutan untuk berburu hewan dan makan bersama.


Bai Luo saat ini sudah 1 tahun tinggal di Celestial World, dan ranahnya tetap di Nascent Soul tahap 3. Dia sengaja tidak meningkatkan kultivasinya, selama ini dia hanya bermalas-malasan tinggal di sekte Nether.


Sekte Nether sekarang memiliki kantin dan jumlah murid yang tadinya tersisa 50 sekarang berjumlah 100. Meskipun hanya 50 murid saja yang bergabung, itu patut di syukuri.


Tidak ada 1 pun murid yang ingin belajar di bawah bimbingannya selama ini dan dia juga tidak berniat untuk mengajar/menangkat seorang murid.


Bai Luo sangat bosan tinggal di sekte Nether selama beberapa bulan dan tidak melakukan apapun, dia hanya rebahan, terkadang pergi ke alam rahasia dan bertarung dengan beast spiritual.

__ADS_1


Saat ini dia memikirkan Long Zi dan berniat untuk menemuinya, dia pun memberitahu master sekte kalau dirinya ingin pergi keluar dengan alasan untuk mendapatkan kesempatan dan pengalaman.


Master sekte pun memberikan izin kepada Bai Luo untuk pergi keluar untuk mendapatkan kesempatan dan pengalaman


' Itu bagus untuknya karena dia masih sangat muda. meskipun ranahnya tinggi, tapi pengalamannya kurang matang ' Pikir Ling Tong, lalu dia melanjutkan kultivasinya untuk mencapai tahap 3 ranah Nascent Soul.


Setelah sampai ditempat Long Zi, Bai Luo langsung memanggilnya.


" Naga brengs*k keluarlah, ini aku! " Teriak Bai Luo.


Sesudah memanggil Long Zi, tiba-tiba air terangkat keatas dan menunjukkan sosok naga emas yang gagah lagi perkasa.


" B*jing*n. Setelah beberapa bulan tidak ketemu, kau menjadi sangat kasar bukan? Tanya marah Long Zi.


Bai Luo hanya tertawa kecil dan mengajak Long Zi untuk berpergian, Long Zi yang mendengar ajakan Bai Luo menjadi senang dan langsung menerimanya. Dia pun merubah wujudnya menjadi manusia dan menghampiri Bai Luo.


" Hm!?... Oi brengs*k, setelah beberapa bulan tidak bertemu jiwamu terasa lumayan kuat " Ucap Long Zi dengan terkejut.


" Banyak hal yang sudah terjadi " Jawab singkat Bai Luo.


" Jadi. Mau pergi kemana kita? " Tanya Long Zi.


" Entahlah. Aku juga bingung, apakah kau memiliki tempat untuk dikunjungi? " Ucap Bai Luo.


Long Zi kemudian berpikir keras selama beberapa menit, lalu dia menemukannya dan mengajak Bai Luo untuk mengikutinya di belakang.


Mereka pergi selama 1 minggu tanpa beristirahat, Bai Luo yang kelelahan mengikuti Long Zi memintanya untuk beristirahat sejenak.


Merekapun beristirahat di kota Huangyao benua Seribu Gunung, mereka ingin mencari penginapan di kota Huangyao untuk tinggal selama beberapa hari sebelum melakukan perjalan lagi.


Long Zi dan Bai Luo tidak tau lokasi penginapan di kota Huangyao, merekapun akhirnya bertanya kepada penduduk setempat. Karena kota Huangyao begitu besar mereka berdua tersesat.


" Nenek tua itu sesat. Dia menunjukan jalan ke gang buntu, jika ini bukan di kota akan aku akhiri hidupnya sekarang juga " Ucap Long Zi dengan marah.


" Sudahlah biarkan saja. Mari tanya pada orang lain " Ucap Bai Luo tidak ambil pusing dan tidak mau hal yang merepotkan terjadi.


Mereka berdua keluar dari gang buntu dan bertanya lagi dengan orang lain, lalu orang itu menunjukannya.


Kali ini mereka menemukan tempat yang tepat, Bai Luo dan Long Zi pun memasuki penginapan. Ketika mereka berdua memasuki penginapan, orang-orang yang berada di tempat penginapan tersebut terpesona dengan ketampanan Long Zi dan Bai Luo.


Bai Luo dan Long Zi tidak mempedulikan semua orang yang menatapnya, Bai Luo langsung menghampiri penjaga penginapan dan mulai memesan kamar.


" Berapa kamar yang ingin anda pesan tuan?, kami juga menyediakan layanan untuk membawakan makanan ke kamar anda jika anda mau " Ucap resepsionis sambil tersenyum dengan ramah dan sopan.

__ADS_1


~Selesai Juga Akhirnya


__ADS_2