
Setelah kami kembali ke luar aku membuka mataku dan melihat ibuku yang terlihat marah.
"Kamu tau itu tadi sangat berbahanya, kyubi bisa saja menyerangmu" kata ibu memarahiku.
"Aku..." sebelum aku menyelesaikan kata kataku ibu terlebih dulu memelukku sambil menangis.
"Ibu tidak punya siapa siapa lagi selain kamu, ibu tidak mau kamu kenapa napa" kata ibu memelukku.
"Maaf ibu" kataku.
"Baiklah, tapi jangan lakukan hal berbahaya lagi ya" kata ibu melepas pelukannya.
Aku tau ibu sangat khawatir padaku karna aku adalah satu satunya keluarganya.
"Hiromi, yuki kalian di panggil tuan hokage" kata anbu yang tiba tiba muncul.
"Apakah ada masalah" kata ibu.
"Saya tidak mengetahuinya, lebih baik anda tanyakan langsung pada tuan hokage" kata anbu langsung menghilang.
Ibu menatap ke arahku yang ku balas dengan senyuman.
"Kami di panggil tuan hokage, kalan begitu kami permisi" kata ibu pada kushina dan minato.
"Aku akan ikut, ada sesuatu yang harus aku bicarakan pada tuan hokage" kata kushina menyusul kami meninggalkan minato dan juga kakashi.
Aku, ibu dan kushina pergi ke kantor hokage, aku rasa ada beberapa anbu yang bertugas mengawasi kami, mungkin untuk jaga jaga jika kami membuat masalah yang akan membahayakan desa konoha.
__ADS_1
"Kak kushina, kapan kakak akan menikah dengan tuan minato" kataku membuat aku dan kushina terkejut.
Kushina yang mendengar itu mukanya langsung memerah saat aku menyebut menikah dengan minato.
"Ba... bagaimana kamu bisa tau itu" kata kushina malu malu.
"Maaf kushina, aku sudah menceritakan bagaina aku bertemu dengan ayahnya dan juga kita sepasang kekasih, oleh karna itu yuki tau hal seperti itu" kata ibu menjelaskan.
"Kamu tau nona hiromi, yuki masih kecil bagaimana bisa kamu menceritakan hal seperti itu" kata kushina.
"Maaf maaf aku terlanjur menceritakan hal itu" kata ibu sambil menggoda kushina.
_________________________________
Kami sampai di depan gedung hokage, kami masuk ke dalam dan berjalan ke arah kantor hokage.
"Kushina kenapa kau datang kesini" kata hokage melihat kushina masuk bersama kami.
"Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan" kata kushina.
"Baiklah" kata hokage ke tiga.
Aku ibu dan kushina berdiri dihadapan mereka ber tiga.
"Tuan hokage, apakah ada sesuatu yang ingin anda bicarakan?" kata ibu.
"Soal itu, apa yang kalian bicarakan dengan kyubi? Kata salah satu anbu yang ku tugaskan untuk mengawasi kalian, dia berkata bahwa kalian berbicara dengan kyubi" kata hokage dengan serius karna ini menyangkut biju terkuat yang bisa menghancurkan desanya.
__ADS_1
"Itu benar, anak saya berbicara dengan kyubi" kata ibu.
"Apa yang kalian bicarakan" kata hokage dengan serius.
"Kyubi ingin bermain denganku" kataku blak blakan.
"Hahh.... apa kau bercanda" sentak danzo kesal.
"Itu benar, aku tidak berbohong" kataku membalah perkataan danzo.
Memang benar, siapa yang akan percaya kyubi ingin bermain dengan seseorang sedangkan di mata semua orang kyubi adalah sesuatu yang mengerikan.
Sedangkan di tempat lain kushina sedang berbicara pada kyubi.
"Kushina biarkan aku mengambil alih tubuhmu sebentar" kata kyubi.
"Apa yang ingin kau lakukan" kata kushina karna tidak biasanya kyubi meminta sesuatu yang aneh apa lagi ingin mengambil alih tubuhnya.
"Aku ingin memberikan pelajaran pada orang yang berani membentak gadis kecilku" kata kyubi.
Kushina yang mendengar hal itu entah mengapa malah tertawa.
"Tidak, aku hanya penasaran apa kamu menyukai yuki atau memang kamu menyukai gadis kecil/loli" kata kushina menggoda kyubi.
"Bukan itu maksudku sialan" kata kurama marah.
"Baiklah baiklah, aku tidak keberatan" kata kushina.
__ADS_1